Topik: Cara Merawat Tumit Pecah-Pecah Supaya Kaki Nyaman dan Halus Lagi
Durasi Baca: 6 menit
Balikpapan TV - Hai Ces! Tumit pecah-pecah sering dianggap sepele padahal bisa bikin aktivitas harian terasa kurang nyaman. Kulit tumit yang kering dan menebal biasanya muncul karena kurang lembap serta kebiasaan memakai alas kaki terbuka terlalu sering.
Kalau dibiarkan terus, permukaan tumit bisa makin kasar dan terasa tidak enak saat dipijak. Nah, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah supaya kondisi kulit kaki kembali nyaman dan terawat. Simak terus pang, Ces!
Baca Juga: Jurnalis Republika di Misi Gaza Jadi Sorotan, Video Permintaan Bantuan Kini Viral
Kenapa tumit pecah-pecah sering muncul tanpa terasa?
Kulit tumit mudah kehilangan kelembapan karena bagian ini sering menerima tekanan saat berjalan. Saat kulit mulai kering, lapisan tebal di tumit perlahan menjadi kasar lalu pecah.
Kebiasaan memakai sandal terbuka terus-menerus juga membuat tumit lebih cepat kering. Ditambah mandi air terlalu panas, kelembapan alami kulit makin berkurang.
Kadada yang langsung sadar saat awal muncul karena biasanya dimulai dari permukaan kulit yang terasa kasar dulu sih.
Bagaimana cara membersihkan tumit agar kulit mati terangkat?
Langkah awal yang paling sering disarankan adalah merendam kaki menggunakan air hangat suam-suam kuku selama sekitar 10 sampai 15 menit.
Air hangat membantu kulit menebal jadi lebih lunak sehingga lebih mudah dibersihkan. Setelah itu, area tumit digosok perlahan memakai batu apung atau sikat kaki.
Gerakannya kada perlu terlalu kuat. Fokusnya membantu mengangkat kulit mati tanpa membuat permukaan tumit iritasi pang.
Kenapa pelembap jadi bagian paling penting dalam perawatan tumit?
Karena kulit tumit yang kering perlu “dikunci” kelembapannya setelah dibersihkan. Pelembap membantu menjaga permukaan kulit tetap lentur dan tidak mudah pecah kembali.
Krim kaki yang mengandung Urea, Asam Salisilat, atau petroleum jelly sering dipakai untuk membantu melembapkan area tumit yang kasar.
Setelah dioleskan, kaki bisa ditutup memakai kaus kaki katun bersih saat tidur supaya kelembapan bekerja lebih maksimal. Nah itu sudah, sederhana tapi sering terlupa.
Apa manfaat memakai kaus kaki setelah menggunakan krim kaki?
Kaus kaki membantu menjaga pelembap tetap menempel lebih lama di kulit. Efeknya, area tumit punya waktu lebih panjang menyerap kelembapan sepanjang malam.
Selain itu, kaus kaki juga membantu melindungi kulit dari gesekan langsung dengan permukaan lantai atau tempat tidur.
Pilih bahan katun yang bersih supaya kaki tetap nyaman saat dipakai tidur, Ces.
Kebiasaan apa yang perlu dihindari supaya tumit kada cepat kering?
Mandi menggunakan air terlalu panas jadi salah satu kebiasaan yang sering membuat kulit cepat kehilangan kelembapan.
Selain itu, penggunaan alas kaki terbuka secara terus-menerus membuat tumit langsung terkena udara dan permukaan kasar. Kondisi ini membuat kulit lebih mudah menebal.
Asupan cairan tubuh juga penting dijaga. Minum air putih minimal delapan gelas sehari membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam.
3. Langkah Simpel Perawatan Tumit di Rumah
- Rendam kaki di air hangat selama 10–15 menit.
- Gosok perlahan tumit memakai batu apung atau sikat kaki.
- Oleskan pelembap tebal lalu gunakan kaus kaki katun saat tidur.
Poin Penting:
- Tumit pecah-pecah sering dipicu kulit kering dan tekanan saat berjalan.
- Rendam kaki membantu melunakkan kulit yang menebal.
- Batu apung digunakan untuk mengangkat kulit mati secara perlahan.
- Pelembap seperti petroleum jelly membantu menjaga kelembapan tumit.
- Kaus kaki katun membantu pelembap bekerja lebih optimal saat malam.
- Hindari mandi air terlalu panas dan alas kaki terbuka terus-menerus.
Baca Juga: Transfer Data Indonesia-AS Jadi Sorotan, Menkomdigi Pastikan Data Kependudukan Aman
Insight: Banyak orang fokus merawat wajah atau tangan, tapi bagian tumit justru sering terlupa padahal menopang aktivitas setiap hari. Di Balikpapan yang cuacanya cenderung panas, kulit kaki gampang kehilangan kelembapan kalau terlalu sering pakai sandal terbuka. Perawatan tumit sebenarnya kada sulit pang. Yang penting rutin dan konsisten. Rendam kaki sebentar malam hari lalu pakai pelembap sudah cukup membantu menjaga kulit tetap nyaman dipijak dan kada cepat kasar lagi.
Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam yang sering mengeluh tumit kasar supaya makin banyak yang mulai rutin merawat kesehatan kaki dari rumah, Ces!
Masih cari tips perawatan simpel yang mudah diterapkan sehari-hari? Update terus hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
- Berapa lama kaki perlu direndam untuk merawat tumit pecah-pecah?
Sekitar 10 sampai 15 menit menggunakan air hangat suam-suam kuku. - Apa fungsi batu apung pada tumit pecah-pecah?
Untuk membantu mengangkat kulit mati yang menebal di area tumit. - Kapan waktu terbaik memakai pelembap kaki?
Malam hari sebelum tidur agar kelembapan bekerja lebih maksimal. - Kenapa tumit mudah kering saat memakai sandal terbuka?
Karena kulit tumit lebih sering terkena udara dan permukaan kasar. - Apakah air putih membantu menjaga kelembapan kulit tumit?
Iya. Cukup cairan membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam tubuh.
my ride-or-die for updates