Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Rutinitas Skincare Kulit Kering Menurut Dermatolog, Banyak Orang Ternyata Masih Salah Urutan

AdminBTV • Jumat, 15 Mei 2026 | 21:27 WIB
Rutinitas skincare kulit kering bantu wajah tetap lembap, nyaman, sehat, dan terhidrasi sepanjang aktivitas harian. (BTV/AI)
Rutinitas skincare kulit kering bantu wajah tetap lembap, nyaman, sehat, dan terhidrasi sepanjang aktivitas harian. (BTV/AI)

Topik: Rutinitas skincare kulit kering yang disarankan dermatolog agar wajah tetap nyaman dan terhidrasi
Durasi Baca: 4 menit

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kulit kering ternyata kada cukup ditangani cuma pakai pelembap tebal. Dermatolog dalam ulasan Byrdie menekankan rutinitas skincare yang tepat justru dimulai dari cara membersihkan wajah sampai urutan produk yang dipakai setiap hari. Banyak orang merasa kulit makin ketarik, kusam, bahkan gampang iritasi karena langkah dasarnya masih keliru.

Masalahnya, kulit kering sering dianggap sepele padahal dampaknya terasa cepat di wajah. Nah, kalau bubuhan ikam masih bingung kenapa skincare mahal terasa kada bekerja maksimal, artikel ini menarik disimak sampai habis Ces!.

Baca Juga: Cara Merawat Kaki Mulus di Cuaca Panas, 7 Langkah Simpel Bikin Tumit Halus Lagi

Kenapa kulit kering sering terasa makin kasar meski sudah pakai skincare?

Kulit kering biasanya kehilangan kemampuan menjaga kelembapan alami. Dermatolog menjelaskan kondisi ini membuat lapisan pelindung kulit lebih gampang terganggu. Akibatnya wajah terasa ketarik, tampak pecah halus, bahkan muncul rasa perih setelah cuci muka.

Kesalahan yang sering terjadi ada pada produk pembersih terlalu keras atau penggunaan bahan aktif berlebihan. Kulit akhirnya kehilangan minyak alami yang sebenarnya penting menjaga hidrasi. Jadi masalahnya kada selalu di pelembap pang, Ces.

Apa langkah skincare dasar yang dianggap paling penting dermatolog?

Rutinitas skincare kulit kering dimulai dari cleanser lembut yang kada membuat wajah terasa kesat setelah dipakai. Setelah itu, penggunaan serum hidrasi dan pelembap jadi tahapan utama agar kadar air di kulit tetap terjaga.

Dermatolog juga menyarankan memilih produk dengan kandungan pendukung kelembapan seperti hyaluronic acid, ceramide, dan glycerin. Kandungan ini membantu mempertahankan hidrasi sekaligus memperkuat skin barrier. Kadada gunanya skincare berlapis kalau dasar hidrasi masih berantakan, Ces.

Kenapa pelembap jadi produk yang kada boleh dilewatkan?

Pelembap bekerja menjaga air tetap “terkunci” di kulit. Itu sebabnya produk ini dianggap penting untuk pemilik kulit kering, terutama setelah mencuci wajah atau memakai serum. Saat kulit kehilangan kelembapan terlalu cepat, tampilan kusam biasanya langsung muncul.

Dermatolog dalam artikel Byrdie juga menyoroti pentingnya tekstur pelembap yang nyaman dipakai rutin. Produk terlalu berat kadang terasa lengket, sementara yang terlalu ringan sering kurang membantu kulit kering. Jadi memilih formula yang pas memang perlu dicocokkan pelan sesuai kondisi kulit, nah itu sudah.

Apakah eksfoliasi masih aman untuk kulit kering?

Eksfoliasi tetap bisa dilakukan, tapi frekuensinya harus dijaga. Dermatolog mengingatkan kulit kering kada cocok mendapat pengelupasan terlalu sering karena bisa membuat iritasi makin terasa.

Pilihan eksfoliator yang lembut dinilai lebih aman dibanding scrub kasar. Fokus utamanya bukan membuat wajah terasa licin instan, melainkan membantu sel kulit mati terangkat tanpa merusak lapisan pelindung kulit. Kadang orang terlalu semangat coba banyak produk, hasilnya kulit malah rewel pang, Ces.

Kenapa sunscreen tetap penting meski lebih sering di dalam ruangan?

Kulit kering ternyata juga bisa makin sensitif terhadap paparan sinar matahari. Karena itu sunscreen tetap disarankan dipakai setiap hari untuk membantu menjaga kondisi skin barrier tetap stabil.

Dermatolog menyebut perlindungan kulit bukan cuma soal aktivitas luar ruangan. Paparan cahaya harian tetap berpengaruh terhadap kondisi kulit dalam jangka panjang. Jadi skincare pagi kada lengkap tanpa sunscreen, Ces.

Baca Juga: Gaya Hoodie Kekinian di Cuaca Tropis, Dari Oversized Sampai Smart-Casual Makin Dilirik Anak Muda

Poin Penting:

  1. Kulit kering perlu rutinitas skincare yang fokus menjaga hidrasi.
  2. Cleanser lembut membantu menjaga minyak alami kulit.
  3. Ceramide, glycerin, dan hyaluronic acid sering direkomendasikan dermatolog.
  4. Eksfoliasi tetap boleh dilakukan asal kada berlebihan.
  5. Sunscreen penting dipakai setiap hari untuk menjaga skin barrier.

Insight: Rutinitas skincare kulit kering sering gagal bukan karena produknya murah atau mahal, tapi karena terlalu banyak langkah yang kada cocok dipakai bersamaan. Banyak orang mengejar hasil cepat sampai lupa kulit juga perlu waktu beradaptasi. Di Balikpapan yang cuacanya panas bercampur ruangan ber-AC, kondisi kulit gampang berubah. Jadi memilih skincare itu kada harus ramai produknya pang. Yang penting konsisten dan nyaman dipakai harian.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam yang masih sering merasa wajah ketarik meski skincare-an tiap malam.

Mau tahu tren skincare lain yang lagi ramai dibahas anak muda? Pantau terus Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ:

  1. Apa tanda utama kulit kering?
    Kulit terasa ketarik, kusam, mudah mengelupas, dan kadang muncul rasa perih setelah mencuci wajah.
  2. Apakah kulit kering perlu serum?
    Perlu, terutama serum hidrasi yang membantu menjaga kelembapan kulit tetap stabil.
  3. Berapa kali eksfoliasi aman untuk kulit kering?
    Dermatolog menyarankan dilakukan seperlunya dan kada terlalu sering agar skin barrier tetap aman.
  4. Kenapa sunscreen penting untuk kulit kering?
    Karena paparan sinar matahari bisa membuat kulit makin sensitif dan memperparah kondisi kering.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#sunscreen harian #skincare kulit kering #dermatolog