Topik: Inovasi UMKM kuliner melalui pemanfaatan ruang publik menjadi usaha kreatif
Ikhtisar: Coffee Ho menghadirkan konsep coffee shop unik dengan memanfaatkan ruang kosong terminal, membuka peluang ekonomi, dan menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat.
Balikpapan TV - Hai Ces! Coffee Ho resmi hadir di Terminal Batu Ampar, Balikpapan, dengan konsep berbeda karena mengubah ruang tunggu yang sebelumnya tidak digunakan menjadi coffee shop modern, nyaman, dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Konsepnya unik pang lah, tempat ngopi kali ini hadir bukan di pinggir jalan biasa, tapi di area terminal yang disulap jadi spot nongkrong baru. Penasaran bagaimana ruang kosong bisa berubah jadi tempat favorit? Simak terus sampai habis Ces!
Baca Juga: Stand Dimsum Moon di Batu Ampar Tawarkan Dimsum Homemade, Harga Mulai Rp30 Ribu
Bagaimana Coffee Ho mengubah ruang kosong Terminal Batu Ampar menjadi cafe modern?
Coffee Ho menjadi salah satu usaha kuliner baru di Balikpapan yang menawarkan pengalaman berbeda bagi pecinta kopi. Lokasinya berada di kawasan Terminal Batu Ampar, tempat yang selama ini dikenal sebagai area aktivitas transportasi masyarakat.
Berbeda dari coffee shop pada umumnya, Coffee Ho memanfaatkan ruang tunggu kosong yang belum digunakan secara maksimal. Area tersebut kemudian ditata menjadi tempat usaha dengan suasana modern dan elegan.
Pendiri Coffee Ho, Ilham Alfarisi, melihat adanya peluang dari ruang yang sebelumnya kurang memiliki fungsi ekonomi. Melalui konsep tersebut, area terminal mendapatkan wajah baru yang lebih hidup.
Kehadiran Coffee Ho menunjukkan bahwa sebuah ruang tidak selalu harus memiliki fungsi awal yang sama. Dengan kreativitas, area yang kurang dimanfaatkan dapat menjadi tempat usaha yang memberikan manfaat baru.
Bagi masyarakat Balikpapan, konsep seperti ini memberikan pilihan alternatif untuk menikmati kopi tanpa harus selalu mencari tempat di pusat perbelanjaan atau kawasan komersial.
Mengapa konsep Coffee Ho menjadi menarik bagi perkembangan UMKM Balikpapan?
Coffee Ho membawa cerita tentang bagaimana pelaku usaha lokal mencoba melihat peluang dari lingkungan sekitar. Ruang kosong yang sebelumnya hanya menjadi area tunggu kini memiliki aktivitas baru melalui bisnis kopi.
Perubahan fungsi ruang tersebut memberikan dampak terhadap kawasan Terminal Batu Ampar. Selain menghadirkan tempat berkumpul, Coffee Ho juga berpotensi membuka peluang pekerjaan bagi tenaga kerja lokal.
Dalam operasional awalnya, Coffee Ho melibatkan barista dan karyawan untuk melayani pelanggan. Aktivitas membuat kopi, melayani pesanan, hingga interaksi dengan pengunjung menjadi bagian dari suasana baru di terminal tersebut.
Barista Coffee Ho, Rafly, mengatakan tantangan terbesar saat ini adalah menghadapi jam ramai karena jumlah tenaga kerja masih terbatas.
"Karena cafe ini baru buka dan barista serta kasir hanya saya sendiri, saat membuat pencatatan pesanan bisa saja bingung dan salah, tetapi kami tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik," ujar Rafly.
Situasi tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi sebuah usaha baru. Coffee Ho masih membangun sistem pelayanan sambil mengenalkan konsepnya kepada masyarakat.
Baca Juga: Peternakan Telur Bebek Lokal Balikpapan Tumbuh Lewat Kualitas Produksi
Menu apa yang menjadi favorit pelanggan Coffee Ho saat ini?
Sebagai coffee shop baru, Coffee Ho menghadirkan beberapa pilihan minuman kopi yang mudah diterima berbagai kalangan. Menu kopi aren dan kopi susu menjadi pilihan yang paling banyak dipesan pelanggan.
Menurut Rafly, rekomendasi menu diberikan dengan melihat selera pelanggan terlebih dahulu. Barista akan membantu memilih minuman berdasarkan rasa yang ingin dicoba pengunjung.
Bagi pelanggan yang baru ingin mengenal kopi, kopi aren menjadi salah satu pilihan yang disarankan karena memiliki cita rasa yang familiar.
Pendekatan pelayanan tersebut membuat pengalaman menikmati kopi terasa lebih personal. Pengunjung tidak hanya datang membeli minuman, tetapi juga mendapatkan rekomendasi sesuai preferensi rasa.
Tips menikmati pengalaman ngopi di Coffee Ho:
- Tanyakan rekomendasi barista untuk menemukan menu yang sesuai dengan selera.
- Coba menu favorit pelanggan seperti kopi aren dan kopi susu bagi pengunjung pertama kali.
- Nikmati suasana tempat yang menawarkan konsep berbeda karena berada di area terminal.
- Datang di waktu nyaman agar dapat menikmati pelayanan dengan lebih santai.
Apa tantangan Coffee Ho sebagai usaha kopi baru di Balikpapan?
Memulai bisnis coffee shop di lokasi yang tidak biasa tentu memiliki tantangan tersendiri. Coffee Ho perlu membangun kebiasaan baru bagi masyarakat agar terminal juga dikenal sebagai tempat menikmati kopi.
Selain mengenalkan konsep, pengelolaan operasional menjadi perhatian utama. Saat ini Coffee Ho masih dalam tahap berkembang dengan jumlah tenaga kerja yang terbatas.
Rafly menjelaskan bahwa pelayanan tetap menjadi prioritas meski harus menghadapi kondisi ramai dengan tim yang masih kecil.
Dari sisi bahan baku, Coffee Ho saat ini masih mendapatkan pasokan biji kopi melalui pembelian online maupun toko biji kopi. Kerja sama langsung dengan petani kopi lokal belum dilakukan.
Meski begitu, kehadiran Coffee Ho menjadi contoh bagaimana kreativitas dapat membuka peluang baru dalam dunia usaha kuliner. Tempat yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini memiliki aktivitas ekonomi yang menarik perhatian.
Fenomena ini menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu membutuhkan lokasi besar. Kadang, ide sederhana dari melihat ruang sekitar justru dapat menciptakan sesuatu yang berbeda.
Poin Penting:
- Coffee Ho hadir di Terminal Batu Ampar, Balikpapan dengan konsep coffee shop unik.
- Ruang tunggu kosong terminal diubah menjadi cafe modern dan nyaman.
- Coffee Ho didirikan oleh Ilham Alfarisi sebagai usaha kreatif bidang kuliner.
- Kopi aren dan kopi susu menjadi menu yang banyak dipesan pelanggan.
- Rafly menyebut tantangan awal adalah keterbatasan tenaga kerja saat jam ramai.
- Coffee Ho membuka peluang ekonomi baru bagi kawasan terminal.
Insight Redaksi: Coffee Ho menunjukkan bahwa ruang publik di Balikpapan masih memiliki potensi ekonomi yang besar jika dilihat dari sudut berbeda. Mengubah area terminal menjadi tempat ngopi bukan sekadar soal bisnis, tapi tentang menciptakan fungsi baru dari ruang yang ada. Langkah seperti ini patut diperhatikan bubuhan pelaku UMKM lain. Kadang ide sederhana pang bisa membawa perubahan besar, asal berani mencoba.
Bagi pelaku usaha lokal, konsep seperti Coffee Ho bisa menjadi inspirasi untuk melihat lokasi sekitar dengan cara baru. Kada semua tempat harus berada di kawasan ramai untuk punya nilai jual. Yang penting adalah bagaimana usaha menghadirkan pengalaman yang membuat masyarakat nyaman.
Bagikan artikel ini ke kawalan ikam agar semakin banyak yang tahu ada inovasi unik dari Balikpapan yang memadukan ruang terminal dan budaya ngopi Ces.
Penasaran dengan cerita usaha unik lain di Balikpapan? Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa yang membuat Coffee Ho berbeda dari coffee shop lain?
Coffee Ho berada di Terminal Batu Ampar dan memanfaatkan ruang tunggu kosong menjadi cafe modern.
2. Siapa pendiri Coffee Ho?
Coffee Ho didirikan oleh Ilham Alfarisi.
3. Di mana lokasi Coffee Ho?
Coffee Ho berlokasi di Terminal Batu Ampar, Balikpapan.
4. Apa menu yang banyak dipesan pelanggan Coffee Ho?
Menu yang banyak dipesan adalah kopi aren dan kopi susu.
5. Apa tantangan Coffee Ho saat awal beroperasi?
Tantangannya adalah menghadapi jam ramai dengan jumlah tenaga kerja yang masih terbatas.