ASUS ROG Edition 20, PC Gaming Rp260 Juta dengan RTX 5090 Berlayar AMOLED

Riafandi • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:29 WIB
ASUS ROG Edition 20 rayakan dua dekade ROG dengan RTX 5090, layar AMOLED, dan PSU 3.000 watt (BTV/AI)
ASUS ROG Edition 20 rayakan dua dekade ROG dengan RTX 5090, layar AMOLED, dan PSU 3.000 watt (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: ASUS ROG Edition 20 merayakan 20 tahun Republic of Gamers lewat PC ekstrem dengan RTX 5090, layar AMOLED, sasis terbuka, dan catu daya 3.000 watt.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kalau PC gaming biasanya dirakit untuk mengejar performa, ASUS ROG Edition 20 membawa pendekatan yang berbeda. Komputer ini tidak hanya menonjolkan kemampuan perangkat keras, tetapi juga menjadikan desain sebagai daya tarik utama.

Dalam video yang menjadi sumber artikel ini, sebuah kanal teknologi memperlihatkan rakitan PC khusus untuk merayakan 20 tahun Republic of Gamers (ROG) sepanjang 2026. Sistem tersebut menggabungkan sasis terbuka, kartu grafis dengan layar AMOLED melengkung, motherboard edisi khusus, sistem pendingin berukuran besar, dan catu daya berkapasitas 3.000 watt.

Harganya pun tidak main-main. Pembuat video memperkirakan keseluruhan rakitan mencapai sekitar 16.000 dolar AS atau setara Rp260 jutaan, bergantung pada nilai tukar. Bobotnya disebut mendekati 30 kilogram.

ASUS ROG Edition 20, Ketika PC Gaming Menjadi Karya Desain

Perangkat dalam rakitan ini bukan sekadar komponen yang dipilih untuk menghasilkan komputer bertenaga tinggi. ASUS ROG menampilkan rangkaian perangkat dengan pendekatan visual yang saling melengkapi.

Salah satu bagian utamanya adalah ROG GR20 Edition 20, sebuah sasis dengan desain terbuka dan rangka aluminium. Bentuknya menyerupai panggung pajangan yang membuat komponen di dalamnya menjadi pusat perhatian.

Sasis tersebut juga dilengkapi kipas cross-flow yang dapat disesuaikan untuk membantu mengalirkan udara ke area SSD dan bagian internal di sekitarnya. Desain terbuka memberikan ruang visual yang lebih luas untuk memperlihatkan komponen, sekaligus menjadi pendekatan berbeda dibandingkan casing PC konvensional.

Namun, tampilan terbuka seperti ini juga memiliki pertimbangan tersendiri. Pengguna perlu memperhatikan debu, potensi sentuhan langsung terhadap komponen, serta penempatan komputer agar tetap aman dan mudah dirawat.

Baca Juga: PC Gaming Rp4,5 Juta Pakai i7-3770 dan GTX 1650, Seberapa Kencang?

RTX 5090 Edition 20 Punya Layar AMOLED Melengkung

Salah satu komponen paling mencolok adalah ASUS ROG Astral RTX 5090 Edition 20. Kartu grafis ini memiliki layar AMOLED melengkung yang terintegrasi pada bagian bodinya.

Layar tersebut menjadi elemen visual utama pada kartu grafis yang memang sudah memiliki ukuran dan tampilan besar. Dalam video, pembuatnya juga memperlihatkan bagian belakang transparan yang memungkinkan desain kartu terlihat dari sisi lain.

Selain tampilannya, kartu grafis ini disebut membawa vapor chamber untuk membantu proses pendinginan. Perangkat tersebut juga disebut siap dengan ekosistem BTF, istilah yang digunakan ASUS untuk pendekatan koneksi komponen dengan pengelolaan kabel yang lebih tersembunyi pada perangkat yang kompatibel.

Meski begitu, video lebih banyak menyoroti desain dan penampilan perangkat daripada pengujian performa secara terperinci. Karena itu, belum ada dasar dari materi tersebut untuk menyimpulkan seberapa besar peningkatan performanya dibandingkan varian RTX 5090 lain.

Motherboard ROG Crosshair X870E Dilengkapi Layar 7 Inci

Komponen berikutnya adalah motherboard ASUS ROG Crosshair X870E Edition 20 yang ditampilkan bersama sistem pendingin khusus.

Bagian yang paling menarik perhatian adalah layar AMOLED melengkung berukuran sekitar 7 inci. Layarnya menjadi bagian dari kombinasi desain motherboard dan pendingin, sehingga keseluruhan komponen terlihat seperti instalasi teknologi, bukan sekadar perangkat untuk dipasang di dalam casing.

Video juga menampilkan radiator dengan ketebalan sekitar 40 milimeter. Perpaduan layar besar, radiator, dan desain khusus membuat motherboard tersebut menjadi salah satu pusat perhatian dalam rakitan.

Akan tetapi, materi video tidak memberikan rincian lengkap mengenai seluruh spesifikasi motherboard, konfigurasi prosesor, atau hasil pengujian suhu sistem secara menyeluruh. Informasi tersebut perlu dibedakan dari hal-hal yang memang terlihat dan dijelaskan dalam tayangan.

ASUS ROG Edition 20 memakai PSU Titanium III 3.000 watt untuk menopang rakitan gaming ekstrem (BTV/AI)
ASUS ROG Edition 20 memakai PSU Titanium III 3.000 watt untuk menopang rakitan gaming ekstrem (BTV/AI)

Catu Daya 3.000 Watt Jadi Bagian dari Rakitan Ekstrem

Untuk menyuplai daya, rakitan ini menggunakan ROG Thor 3.000W Titanium III. Kapasitas 3.000 watt menjadi salah satu angka paling mencolok dalam daftar perangkat yang diperlihatkan.

Kendati demikian, kapasitas maksimum catu daya tidak berarti PC akan terus-menerus menggunakan listrik sebesar itu. Konsumsi aktual bergantung pada komponen, beban kerja, dan efisiensi sistem.

Dalam video, pembuatnya bahkan melontarkan candaan tentang perlunya berkoordinasi dengan jaringan listrik nasional hanya untuk menyalakan Roblox. Lelucon tersebut menggambarkan betapa berlebihannya kapasitas daya yang ditampilkan untuk penggunaan gaming biasa.

Untuk PC rumahan, pemilihan PSU seharusnya tetap didasarkan pada kebutuhan nyata sistem, kualitas unit, konektor, serta rekomendasi daya komponen. Catu daya berkapasitas sangat besar bukan otomatis menjadi pilihan terbaik bagi setiap pengguna.

Keyboard, Mouse, dan Monitor Melengkapi Tema Edition 20

Konsep Edition 20 tidak berhenti pada komponen utama PC. Video tersebut juga memperlihatkan perangkat pendukung yang dirancang untuk menyatu dengan tema visual keseluruhan.

Di antaranya adalah keyboard ROG Azoth Extreme dan mouse ROG Harpe Ace Extreme. Pembuat video menilai keduanya memiliki desain yang cocok untuk meja kerja berorientasi profesional maupun pengaturan gaming premium.

Monitor yang ditampilkan turut mendapat perhatian karena detail desainnya. Namun, pembuat video menyebut waktu mereka bersama seluruh lini Edition 20 tidak cukup panjang untuk menguji semua perangkat secara menyeluruh.

Karena itu, apresiasi terhadap desain perlu dibedakan dari penilaian performa, daya tahan, kenyamanan penggunaan, dan nilai ekonomis yang membutuhkan pengujian lebih lengkap.

Harga Rp260 Jutaan, Bukan Rakitan untuk Semua Orang

Dengan perkiraan harga sekitar 16.000 dolar AS, ROG Edition 20 jelas berada di segmen PC yang sangat premium. Jika dikonversi secara kasar dengan asumsi kurs Rp16.250 per dolar AS, nilainya mencapai sekitar Rp260 juta.

Angka tersebut merupakan perkiraan dari video, bukan harga resmi dalam rupiah yang telah dikonfirmasi. Harga aktual dapat berbeda karena kurs, pajak, ketersediaan produk, dan biaya distribusi.

Bobot sistem yang disebut mendekati 30 kilogram juga menunjukkan bahwa rakitan ini tidak dirancang semata-mata untuk kemudahan dipindahkan. Sasis terbuka dan komponen berukuran besar lebih menonjolkan fungsi pajangan serta identitas desain.

Pembuat video berharap pendekatan sasis terbuka tersebut kelak dapat menginspirasi versi yang lebih terjangkau dan mudah dijangkau pengguna umum. Harapan itu menjadi salah satu poin menarik dari proyek ini: desain ekstrem tidak harus selalu berhenti sebagai produk khusus yang hanya bisa dinikmati segelintir orang.

Baca Juga: Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup 26 Edition Bawa Core Ultra 9 dan OLED 240 Hz

ROG Edition 20 Lebih dari Sekadar Mengejar FPS

ROG Edition 20 memperlihatkan bagaimana perangkat PC gaming dapat diposisikan sebagai gabungan performa, desain industri, dan koleksi teknologi. Layar AMOLED pada kartu grafis dan motherboard, sasis terbuka, serta catu daya berkapasitas besar membuatnya berbeda dari rakitan gaming yang berfokus pada rasio harga dan performa.

Namun, video ini belum menyediakan pengujian menyeluruh untuk membandingkan performa seluruh komponen atau mengukur keunggulan sistem secara objektif. Daya tarik utamanya justru berada pada cara ASUS ROG menyatukan berbagai perangkat edisi khusus dalam satu rakitan.

Bagi kebanyakan pengguna, PC dengan harga setinggi itu tentu bukan kebutuhan. Tetapi bagi penggemar desain PC dan perangkat keras premium, Edition 20 menjadi contoh bagaimana komputer dapat berfungsi sebagai mesin gaming sekaligus karya pajangan teknologi.

Poin Penting

Insight Redaksi

ROG Edition 20 memperlihatkan bahwa PC premium tidak selalu dibangun hanya untuk mengejar FPS tertinggi. Desain, material, dan cara komponen dipamerkan juga menjadi bagian dari pengalaman. Meski begitu, harga ekstrem dan minimnya pengujian menyeluruh dalam video membuat rakitan ini lebih tepat dipandang sebagai karya teknologi khusus daripada acuan PC gaming yang rasional untuk kebanyakan pengguna.

Ces, sebelum merakit PC, utamakan kebutuhan gaming, kompatibilitas komponen, kualitas pendinginan, dan anggaran daripada sekadar mengejar tampilan ekstrem.

Kalau menurut ikam rakitan seperti ini menarik, bagikan artikel ini ke bubuhan yang suka modifikasi PC. Siapa tahu jadi inspirasi rakitan berikutnya, bukan sekadar pajangan impian!

FAQ

1. Apa itu ASUS ROG Edition 20?

ASUS ROG Edition 20 adalah rakitan PC khusus yang ditampilkan untuk merayakan 20 tahun Republic of Gamers pada 2026, dengan penekanan pada desain dan perangkat keras premium.

2. Berapa harga PC ASUS ROG Edition 20?

Dalam video, harga keseluruhan diperkirakan sekitar 16.000 dolar AS. Dengan asumsi kurs Rp16.250 per dolar AS, nilainya setara sekitar Rp260 juta. Angka ini bukan harga resmi dalam rupiah.

3. Kartu grafis apa yang digunakan?

Rakitan tersebut menggunakan ASUS ROG Astral RTX 5090 Edition 20, yang ditampilkan dengan layar AMOLED melengkung dan bagian belakang transparan.

4. Apa yang membuat casing ROG GR20 Edition 20 berbeda?

Sasis ini memakai desain terbuka dengan rangka aluminium. Tampilannya dibuat untuk memamerkan komponen, serta memiliki kipas cross-flow yang dapat disesuaikan untuk membantu aliran udara di area internal tertentu.

5. Apakah catu daya 3.000 watt berarti PC selalu menggunakan listrik sebesar itu?

Tidak. Angka 3.000 watt menunjukkan kapasitas daya maksimum PSU, bukan konsumsi listrik konstan. Pemakaian aktual bergantung pada beban dan konfigurasi komponen.

6. Apakah video membuktikan performa PC ini paling kencang?

Belum. Video lebih berfokus pada desain dan penampilan perangkat. Materi tersebut tidak menyajikan pengujian menyeluruh yang cukup untuk menetapkan bahwa rakitan ini merupakan PC tercepat.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
ASUS ROG ROG Edition 20 PC Gaming RTX 5090