Ekonom Ungkap Jurus Jitu Perkuat Rantai Pasok Industri Dalam Negeri

Revan Prasetya Irwansyah Putra • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Penguatan rantai pasok domestik mendorong industri Kaltim lebih mandiri, kompetitif, dan terintegrasi dengan IKN [BTV:AI]
Penguatan rantai pasok domestik mendorong industri Kaltim lebih mandiri, kompetitif, dan terintegrasi dengan IKN [BTV:AI]

Durasi Baca: 8 menit

Ikhtisar: Penguatan rantai pasok domestik dinilai penting untuk mengurangi impor, memperdalam industri, dan membuka peluang usaha lokal baru.Rantai Pasok Industri Dalam Negeri Perlu Diperdalam, Ini Dampaknya bagi Kaltim

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet mendorong pemerintah memperdalam rantai pasok industri nasional dari hulu hingga hilir, langkah yang juga relevan bagi Kalimantan Timur di tengah pengembangan IKN.

Masalahnya ternyata bukan cuma soal banyaknya barang impor. Yang lebih menentukan adalah seberapa kuat industri lokal memasok kebutuhan produksi dari satu tahap ke tahap berikutnya.

Ketergantungan bahan baku masih menjadi persoalan industri

Banyak industri nasional masih membutuhkan bahan baku dan barang penolong dari luar negeri. Berdasarkan keterangan Yusuf yang dikutip Bisnis.com, sekitar 70% impor Indonesia berasal dari dua kelompok tersebut.

Bahan baku juga disebut menyumbang sekitar 55% biaya produksi manufaktur. Kondisi seperti ini membuat perubahan nilai tukar dan gangguan pasokan global mudah terasa sampai ke biaya produksi dalam negeri.

Ketergantungan tersebut terutama terlihat pada bahan kimia dasar, komponen elektronik, mesin, serta bahan baku farmasi. Kelompok tersebut disebut mencakup sekitar 74%-76% dari total impor bahan baku.

Karena itu, mengurangi impor tidak cukup dilakukan dengan mengganti produk jadi dari luar negeri. Pemerintah perlu memastikan kebutuhan industri pada setiap tahapan produksi dapat dipenuhi semakin banyak oleh ekosistem domestik.

Ketergantungan bahan baku impor meningkatkan biaya produksi industri nasional dan rentan terhadap gangguan pasokan global [BTV:AI]
Ketergantungan bahan baku impor meningkatkan biaya produksi industri nasional dan rentan terhadap gangguan pasokan global [BTV:AI]

 Baca Juga: Bursa Mineral dan Komoditas 2027: Indonesia Bersiap Bentuk Harga Acuan Sendiri

Hilirisasi perlu bergerak sampai produk bernilai tambah

Hilirisasi selama ini menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam. Namun, Yusuf menilai proses tersebut tidak boleh berhenti pada produk antara.

Industri nikel menjadi salah satu contoh yang disoroti. Indonesia sudah mampu menghasilkan feronikel dan mixed hydroxide precipitate atau MHP, tetapi pengembangan produk akhir bernilai tambah masih perlu diperkuat.

Persoalan serupa dapat terlihat pada industri petrokimia yang masih menghadapi keterbatasan pasokan bahan baku seperti etilena dan propilena.

Artinya, keberhasilan hilirisasi bukan hanya dilihat dari berdirinya fasilitas pengolahan. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa panjang rantai produksi yang berhasil tumbuh setelah bahan mentah diolah.

Hilirisasi nikel dan petrokimia perlu diperluas menuju produk akhir bernilai tambah tinggi [BTV:AI]
Hilirisasi nikel dan petrokimia perlu diperluas menuju produk akhir bernilai tambah tinggi [BTV:AI]

 Lima titik yang menentukan kekuatan rantai pasok

Yusuf mengidentifikasi sedikitnya lima persoalan yang perlu dibenahi pemerintah.

Pertama, kapasitas industri hulu dan industri antara masih terbatas. Kedua, biaya logistik dan energi membuat struktur biaya produksi domestik menghadapi tekanan.

Ketiga, hubungan industri besar dengan industri kecil dan menengah belum cukup kuat. Banyak pelaku usaha kecil belum masuk sebagai pemasok dalam rantai industri utama.

Keempat, aktivitas industri yang terkonsentrasi di Jawa dan Sumatra menciptakan kerentanan ketika terjadi gangguan infrastruktur maupun bencana.

Kelima, biaya produksi domestik yang tinggi dapat membuat produk Indonesia sulit bersaing dengan negara yang memiliki skala produksi dan ekosistem industri lebih kuat.

Persoalan ini menunjukkan bahwa kebijakan industri membutuhkan pendekatan yang saling terhubung. Insentif investasi saja belum tentu menghasilkan rantai pasok domestik yang dalam.

Industri kimia dan komponen menjadi titik penting berikutnya

Pemerintah didorong memberikan perhatian lebih besar kepada industri petrokimia dan kimia dasar. Alasannya sederhana, produk dari sektor tersebut digunakan oleh banyak subsektor manufaktur.

Pengembangan juga diperlukan pada komponen elektronik, mesin presisi, bahan baku farmasi, serta pengolahan logam lanjutan.

Untuk industri nikel, arah pengembangan dapat diperluas menuju komponen baterai, produk stainless steel jadi, dan material maju.

Pergeseran tersebut penting karena nilai tambah terbesar tidak selalu berada pada tahap pertama pengolahan. Semakin banyak tahapan produksi berlangsung di dalam negeri, semakin banyak pula peluang industri pendukung yang terbentuk.

Apa artinya bagi Kalimantan Timur?

Konteks Kalimantan Timur menjadi menarik karena pembangunan IKN mulai menciptakan hubungan ekonomi antara kawasan Nusantara dengan daerah penyangga.

Otorita IKN mencatat pembangunan IKN telah memberikan dampak ekonomi awal bagi Penajam Paser Utara dan Kalimantan Timur. Aktivitas tersebut mulai menciptakan kebutuhan barang, jasa, logistik, transportasi, perdagangan, dan sektor pendukung lainnya.

Dalam strategi pengembangan IKN 2025-2029, kerja sama IKN, Balikpapan, dan Samarinda juga diarahkan untuk memperkuat keterhubungan ekonomi, integrasi tenaga kerja, serta kelancaran rantai pasok. Dokumen tersebut menempatkan Balikpapan sebagai simpul logistik dan energi.

Ini membuka peluang yang cukup konkret. Industri lokal di Kalimantan Timur tidak harus langsung membangun pabrik berskala besar untuk mengambil bagian.

Pelaku usaha dapat masuk melalui penyediaan barang, jasa, logistik, komponen, pengolahan bahan baku, hingga layanan pendukung industri. Namun, peluang tersebut membutuhkan standar kualitas, kapasitas produksi, dan kontinuitas pasokan yang mampu mengikuti kebutuhan industri.

IKN bisa menjadi penguji kemampuan industri lokal

Pembangunan IKN memberikan pasar baru bagi berbagai sektor ekonomi. Tetapi pasar tersebut juga dapat menjadi penguji apakah pelaku usaha daerah mampu naik kelas.

Otorita IKN menyebut dampak pembangunan mulai mengalir ke wilayah sekitar melalui kebutuhan barang dan jasa. Penguatan rantai pasok lokal menjadi salah satu agenda agar manfaat ekonomi tidak berhenti di kawasan inti pembangunan.

Bagi Balikpapan, posisi sebagai simpul logistik memberikan keuntungan strategis. Kota ini dapat berperan sebagai penghubung arus barang antara kawasan industri, pelabuhan, IKN, Samarinda, dan daerah lain.

Samarinda juga memiliki peluang melalui transformasi ekonomi, tenaga kerja, serta sektor pendukung. Sementara Penajam Paser Utara berada lebih dekat dengan pusat aktivitas pembangunan IKN.

Kuncinya bukan sekadar mendatangkan investasi. Investasi harus mampu menciptakan keterhubungan dengan pemasok dan pelaku usaha lokal.

Kaltim punya basis ekonomi, tetapi diversifikasi tetap penting

Data BPS menunjukkan ekonomi Kalimantan Timur pada triwulan I 2026 tumbuh 2,99% secara tahunan dengan PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp229,08 triliun. Kalimantan Timur juga menyumbang 46,48% terhadap pembentukan nilai tambah regional Pulau Kalimantan.

Angka tersebut menunjukkan besarnya posisi ekonomi Kalimantan Timur di kawasan. Namun, kekuatan ekonomi daerah tidak otomatis berarti seluruh kebutuhan industri dapat dipasok dari dalam wilayah.

BPS juga menyediakan data industri manufaktur Kalimantan Timur berdasarkan skala industri besar-sedang maupun mikro-kecil. Data tersebut penting untuk membaca perkembangan kapasitas manufaktur daerah dan peluang integrasi antar pelaku usaha.

Di sinilah penguatan rantai pasok menjadi penting. Pertumbuhan ekonomi perlu diikuti peningkatan kemampuan produksi, pengolahan, distribusi, dan keterhubungan usaha lokal.

IKM jangan hanya menjadi penonton

Salah satu tantangan terbesar adalah menghubungkan industri besar dengan industri kecil dan menengah.

IKM dapat memperoleh peluang lebih besar apabila kebutuhan industri besar diterjemahkan menjadi pasar yang jelas. Misalnya, kebutuhan komponen, kemasan, jasa pemeliharaan, transportasi, makanan, hingga berbagai layanan pendukung.

Namun, integrasi tidak terjadi otomatis. Pelaku IKM membutuhkan peningkatan standar, sertifikasi, kemampuan produksi, pembiayaan, teknologi, dan kepastian permintaan.

Otorita IKN sendiri menyebut penguatan kapasitas usaha dan keterlibatan pelaku usaha daerah sebagai bagian penting agar dampak pembangunan semakin menyebar.

Dengan begitu, rantai pasok lokal bukan sekadar slogan. Ada hubungan bisnis yang nyata antara perusahaan besar, pemasok daerah, pekerja, dan konsumen.

Teknologi dan tenaga kerja menentukan tahap berikutnya

Yusuf juga menekankan pentingnya transfer teknologi serta pengembangan sumber daya manusia. Insentif riset dan pengembangan serta super tax deduction untuk pelatihan teknis dinilai perlu diarahkan agar investasi tidak berhenti pada pembangunan fasilitas produksi.

Bagi Kalimantan Timur, kebutuhan tenaga kerja terampil menjadi semakin penting seiring berkembangnya IKN dan transformasi ekonomi daerah.

Pekerja yang menguasai teknik produksi, pengelolaan kualitas, teknologi industri, logistik, dan pemeliharaan mesin dapat memperbesar kemampuan perusahaan lokal memasuki rantai pasok.

Tanpa peningkatan keterampilan, peluang investasi berisiko hanya menciptakan aktivitas ekonomi terbatas. Sebaliknya, transfer teknologi dapat membuat manfaat investasi bertahan lebih lama di daerah.

Penguatan rantai pasok harus menyebar secara geografis

Yusuf juga menilai komoditas seperti kelapa sawit, kelapa, dan rumput laut dapat dikembangkan untuk membangun rantai pasok yang lebih tersebar.

Pendekatan ini relevan bagi wilayah Indonesia yang memiliki sumber daya tersebar. Industri tidak harus selalu terkonsentrasi di pusat ekonomi yang sama.

Dokumen pengembangan IKN juga telah memuat peluang pengembangan rantai pasok berbasis sumber daya Kalimantan Timur, termasuk keterlibatan pelaku lokal dan transfer keterampilan serta teknologi.

Bagi daerah, penyebaran rantai pasok berarti peluang ekonomi dapat tumbuh lebih dekat dengan sumber bahan baku dan masyarakat.

Poin Penting

Insight Redaksi

Kaltim punya modal besar: IKN, Balikpapan sebagai simpul logistik, serta basis sumber daya. Tantangannya, jangan sampai daerah cuma jadi pasar dan jalur distribusi. Nilai tambah mesti tinggal di sini, supaya investasi benar-benar menghidupkan pemasok lokal, tenaga kerja, dan usaha daerah. Kada cukup cuma bangun pabrik.

Pemerintah daerah perlu memetakan kebutuhan pemasok IKN, lalu bantu IKM memenuhi standar, kapasitas, dan kontrak pasokan yang jelas.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang paham peluang rantai pasok industri di Kaltim.

Perubahan industri nasional sedang bergerak menuju rantai pasok yang semakin terintegrasi. Ikuti perkembangan dan analisis terbarunya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa rantai pasok domestik penting bagi industri Indonesia?

Rantai pasok domestik yang kuat dapat mengurangi kerentanan industri terhadap perubahan nilai tukar dan gangguan pasokan global.

2. Apakah hilirisasi nikel sudah cukup?

Belum menurut analisis Yusuf Rendy Manilet. Pengembangan perlu dilanjutkan dari produk antara menuju produk akhir bernilai tambah lebih tinggi.

3. Apa peluang Kalimantan Timur dari penguatan rantai pasok?

Peluangnya mencakup pemasok barang dan jasa, logistik, komponen, pengolahan, tenaga kerja, serta usaha pendukung pembangunan IKN.

4. Mengapa Balikpapan memiliki posisi strategis?

Dokumen strategis Otorita IKN menempatkan Balikpapan sebagai simpul logistik dan energi dalam keterhubungan IKN-Samarinda-Balikpapan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Rantai Pasok Industri kalimantan timur IKN industri nasional