Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar: Pemadaman bergilir di Bontang dipertanyakan DPRD, termasuk optimalisasi pembangkit dan potensi backup listrik dari sumber energi yang tersedia.
Balikpapan TV – Hai Ces! Pemadaman listrik yang terjadi berulang di Kota Bontang kembali menjadi perhatian DPRD. Kondisi tersebut dinilai tidak cukup hanya diselesaikan dengan pengaturan jadwal pemadaman.Anggota DPRD Bontang Rustam mempertanyakan kemampuan sistem kelistrikan setempat dalam memanfaatkan sumber pembangkit yang tersedia ketika terjadi gangguan.
Menurutnya, kondisi pemadaman tidak selalu terjadi secara menyeluruh. Karena itu, masih ada kemungkinan sebagian sistem yang tetap menyala dapat dimanfaatkan untuk membantu memasok wilayah lain.
Kutipan Komentar: “Pemadaman dari atas kan tidak selalu mati. Masih ada yang hidup. Kenapa enggak bisa di-backup dengan GPK? Kenapa enggak bisa di-backup dengan PLTD kita?” ucapnya.
GPK dan PLTD Dipertanyakan Bisa Jadi Backup
Pertanyaan mengenai GPK dan PLTD menjadi salah satu poin yang akan dibawa DPRD dalam pembahasan bersama PLN.
Rustam ingin mengetahui apakah pembangkit yang berada di Bontang sudah dimanfaatkan secara optimal ketika terjadi gangguan pada sistem kelistrikan.
Bagi DPRD, kemampuan melakukan backup menjadi penting karena listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat sekaligus penopang aktivitas ekonomi kota.
Baca Juga: Sejumlah Pembangkit Terganggu, Puluhan Kawasan Bontang Berpotensi Padam
Pemadaman Berulang Bisa Ganggu Dunia Usaha
Bontang dikenal sebagai salah satu kota industri di Kalimantan Timur. Karena itu, keandalan listrik tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga.
Pemadaman berulang berpotensi mengganggu kegiatan usaha, pelayanan UMKM, aktivitas industri hingga berbagai kegiatan masyarakat.
Rustam menilai kondisi tersebut perlu dibahas lebih jauh agar penanganan gangguan listrik tidak berhenti pada pembagian jadwal pemadaman.
DPRD Dorong Potensi Kerja Sama dengan Perusahaan
Selain mengoptimalkan pembangkit yang sudah tersedia, DPRD juga membuka opsi kerja sama dengan perusahaan yang memiliki sumber pembangkitan listrik di Bontang.
Dua perusahaan yang disebut adalah PT Badak NGL dan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).
Namun, kerja sama tersebut tentunya perlu melihat aspek teknis dan regulasi. Jika memungkinkan, pasokan dari sumber pembangkitan perusahaan dapat menjadi salah satu alternatif untuk menjaga keandalan listrik di Bontang.
Kutipan Komentar: “Kalau memang bisa kerja sama, kerja sama dengan PT Badak, ambil juga listriknya sebagian. Pupuk Kaltim juga. Supaya di Kota Bontang ini tidak terjadi gelap,” tutur dia.
Menurut Rustam, potensi sumber energi yang ada di Bontang perlu dipetakan sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghadapi kondisi darurat maupun gangguan pembangkit.
Baca Juga: Hadapi Era AI, Wali Kota Bontang Minta Pelajar Kuasai Bahasa Asing
DPRD Panggil PLN untuk Bahas Penyebab Pemadaman
DPRD Bontang dijadwalkan memanggil PLN dalam rapat dengar pendapat atau RDP.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjelaskan penyebab pemadaman, kondisi daya yang tersedia, serta kemampuan pembangkit di Bontang untuk menjadi sumber cadangan.
DPRD juga ingin mendapatkan gambaran mengenai solusi teknis yang dapat dilakukan ketika salah satu sumber listrik mengalami gangguan atau masuk masa pemeliharaan.
Kutipan Komentar: “Ini akan kita pertanyakan nanti kepada PLN di saat RDP. Kita ingin tahu solusi-solusi apa yang harus kita ambil,” pungkas Rustam.
Bagi masyarakat, persoalan utamanya bukan sekadar kapan listrik dipadamkan, tetapi seberapa siap sistem kelistrikan menyediakan alternatif ketika gangguan terjadi.
Jika sumber pembangkit yang tersedia bisa dioptimalkan sesuai kemampuan teknis dan regulasi, opsi tersebut berpotensi menjadi bagian dari strategi meningkatkan keandalan listrik Bontang.
Poin Penting
-
Pemadaman listrik bergilir di Bontang menjadi perhatian DPRD.
-
Rustam mempertanyakan optimalisasi GPK dan PLTD sebagai sumber backup.
-
DPRD menilai listrik sangat penting bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi.
-
PT Badak NGL dan Pupuk Kaltim disebut sebagai pihak yang berpotensi diajak berdiskusi.
-
Kerja sama tetap harus mempertimbangkan aspek teknis dan regulasi.
-
DPRD Bontang akan memanggil PLN melalui RDP.
-
Penyebab pemadaman, ketersediaan daya, dan kemampuan backup akan dipertanyakan.
Insight Redaksi
Pemadaman bergilir sebenarnya bukan hanya persoalan kenyamanan masyarakat. Bagi kota industri seperti Bontang, keandalan pasokan listrik berkaitan langsung dengan keberlangsungan aktivitas ekonomi.
Karena itu, pembahasan mengenai backup listrik menjadi penting. Bukan berarti seluruh pembangkit otomatis bisa digunakan kapan saja, tetapi kapasitas dan kemungkinan teknisnya perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik.
RDP DPRD bersama PLN diharapkan tidak berhenti pada penjelasan penyebab gangguan, tetapi menghasilkan gambaran solusi yang konkret dan realistis.
Bagikan informasi ini kepada kawalan dan bubuhan di Bontang yang terdampak pemadaman listrik.
Ikuti info terbaru soal listrik dan layanan publik hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Mengapa pemadaman listrik di Bontang dipertanyakan DPRD?
Karena pemadaman terjadi berulang dan dinilai dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta dunia usaha.
2. Apa yang dipertanyakan Rustam kepada PLN?
Rustam ingin mengetahui penyebab pemadaman, kondisi daya yang tersedia, serta kemampuan pembangkit di Bontang untuk menjadi sumber backup.
3. Pembangkit apa yang disebut sebagai opsi backup?
Rustam mempertanyakan kemungkinan pemanfaatan GPK dan PLTD sebagai sumber backup ketika terjadi gangguan.
4. Perusahaan apa yang disebut berpotensi diajak bekerja sama?
Rustam menyebut PT Badak NGL dan PT Pupuk Kalimantan Timur sebagai pihak yang dapat diajak berdiskusi jika memungkinkan secara teknis dan regulasi.
5. Mengapa backup listrik penting bagi Bontang?
Backup dapat menjadi salah satu opsi untuk menjaga pasokan ketika sumber utama mengalami gangguan atau pemeliharaan, sepanjang memungkinkan secara teknis.
6. Apa dampak pemadaman berulang?
Pemadaman dapat mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan usaha, UMKM, dan kegiatan ekonomi lainnya.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Kaltim Post" Berjudul"Pemadaman Bergilir Tiap Hari, DPRD Bontang Panggil PLN dan Pertanyakan Backup GPK-PLTD",oleh penulis Adhiel kundhara. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post