Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar: Pemkot Bontang mengejar kepastian hibah lahan untuk pembangunan Jembatan SMPN 5 yang ditargetkan masuk program pembangunan 2027.
Balikpapan TV – Hai Ces! Rencana pembangunan Jembatan SMP Negeri 5 Bontang mulai mendapat titik terang. Pemerintah Kota Bontang kini fokus mengejar kepastian lahan yang menjadi salah satu syarat utama sebelum pembangunan infrastruktur tersebut dapat dilanjutkan ke tahap teknis.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris bersama jajaran pemerintah daerah melakukan koordinasi dengan perusahaan pemilik lahan, yakni PT Kaltim Industrial Estate (KIE) dan PT Kaltim Nusa Etika (KNE), pada Rabu (9/9/2026).
Pembahasan tersebut berfokus pada rencana hibah lahan untuk akses menuju SMPN 5 Bontang. Kepastian status dan legalitas lahan dinilai penting agar pembangunan jembatan nantinya memiliki dasar yang jelas.
Baca Juga: Sepatu Gratis untuk Pelajar Bontang Mulai Dibagikan, Ukuran Tak Cocok Bisa Diganti
Akses untuk Ratusan Siswa dan Warga
Jembatan ini bukan sekadar proyek penghubung antarkawasan. Akses tersebut nantinya akan digunakan sekitar 600 siswa SMPN 5 Bontang.
Selain pelajar, jalur menuju kawasan sekolah juga dimanfaatkan sekitar 500 warga di kawasan Senggeh.
Dengan jumlah pengguna yang cukup besar, keberadaan akses yang aman dan nyaman menjadi kebutuhan penting, khususnya bagi siswa dan tenaga pendidik yang setiap hari beraktivitas menuju sekolah.
Pemkot Bontang pun terus mencari jalan keluar agar kebutuhan akses tersebut dapat segera diwujudkan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan terharu mendapat respons yang positif. Mudah-mudahan apa yang menjadi kesepakatan hari ini benar-benar dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” kata Agus Haris.
PT KIE Respons Positif, PT KNE Masih Dibahas
Dalam koordinasi dengan PT KIE, rencana hibah lahan telah mendapat respons positif. Selanjutnya, proses tersebut akan berjalan melalui mekanisme internal perusahaan.
Sementara itu, pembahasan dengan PT KNE masih dilakukan untuk memperoleh kepastian mengenai lahan yang dibutuhkan.
Pemkot Bontang menyatakan siap melanjutkan komunikasi apabila proses hibah membutuhkan persetujuan lebih lanjut dari jajaran perusahaan.
Agus Haris menegaskan, kepentingan masyarakat dan pendidikan menjadi dasar pemerintah dalam memperjuangkan pembangunan akses tersebut.
“Yang kami bawa ini adalah kepentingan masyarakat dan pendidikan. Mudah-mudahan apa yang kita perjuangkan bersama dapat menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ucapnya.
Kepastian Lahan Jadi Pintu Masuk Tahap Teknis
Setelah urusan lahan mendapatkan kepastian, pekerjaan berikutnya berada pada tahapan teknis pembangunan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang M. Cholis Edy Prabowo menjelaskan, kepastian lahan merupakan fondasi sebelum perencanaan pembangunan dapat disiapkan secara lebih matang.
“Kepastian lahan menjadi bagian penting sebelum kita masuk ke tahapan teknis pembangunan. Kami dari PUPR siap menindaklanjuti sesuai kewenangan, sehingga apabila proses hibah sudah memiliki kepastian, perencanaan dan tahapan pembangunan jembatan dapat segera dipersiapkan secara lebih matang,” tutur dia.
Artinya, penyelesaian persoalan lahan menjadi langkah yang cukup menentukan. Pemerintah belum bisa bergerak penuh ke perencanaan teknis dan penganggaran sebelum status lahan memiliki kejelasan.
Baca Juga: Wali Kota Bontang Ingatkan Dana Pro RT Jangan Dipakai Bangun Kandang Ayamw
Ditarget Masuk Program 2027
Jika proses hibah dapat diselesaikan sesuai tahapan yang diperlukan, pembangunan Jembatan SMPN 5 Bontang diharapkan dapat diprogramkan pada 2027.
Target tersebut membuat penyelesaian urusan lahan menjadi pekerjaan yang perlu dikawal sejak sekarang.
Setelah status lahan jelas, Pemkot Bontang dapat bergerak menuju tahapan berikutnya, mulai dari perencanaan teknis sampai penganggaran pembangunan.
Bagi PUPR Bontang, jembatan nantinya juga diharapkan tidak hanya menjadi penghubung wilayah.
Infrastruktur tersebut ditujukan untuk memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi siswa, tenaga pendidik, serta masyarakat yang selama ini menggunakan jalur tersebut.
Bukan Sekadar Jembatan, tapi Akses Pendidikan
Rencana pembangunan ini memperlihatkan bahwa kebutuhan infrastruktur pendidikan tidak selalu berhenti pada gedung sekolah.
Akses menuju sekolah juga menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas belajar dan mobilitas masyarakat.
Dengan sekitar 600 siswa dan 500 warga yang disebut menggunakan jalur tersebut, pembangunan jembatan berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas dibanding hanya untuk kepentingan lingkungan sekolah.
Kini, tantangan utamanya tinggal memastikan proses hibah lahan berjalan hingga tuntas. Kalau urusan lahan sudah clear, barulah tahapan teknis dan penganggaran bisa dikejar menuju target pembangunan 2027.
Poin Penting
-
Pemkot Bontang mengejar kepastian hibah lahan untuk pembangunan Jembatan SMPN 5.
-
Koordinasi dilakukan dengan PT KIE dan PT KNE pada 9 September 2026.
-
PT KIE memberikan respons positif terhadap rencana hibah dan akan memprosesnya secara internal.
-
Pembahasan dengan PT KNE masih berlangsung untuk memperoleh kepastian lahan.
-
Jembatan akan mendukung akses sekitar 600 siswa SMPN 5 Bontang dan sekitar 500 warga kawasan Senggeh.
-
Kepastian lahan menjadi dasar sebelum PUPR masuk ke perencanaan teknis.
-
Pembangunan jembatan ditargetkan dapat diprogramkan pada 2027.
Insight Redaksi
Jembatan SMPN 5 Bontang memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan juga membutuhkan kepastian akses dan legalitas lahan.
Target 2027 memang masih cukup jauh, tetapi tahapan pentingnya justru dimulai dari sekarang. Jika hibah lahan dapat diselesaikan, pemerintah memiliki pijakan yang lebih jelas untuk masuk ke perencanaan teknis dan penganggaran.
Yang menarik, manfaat jembatan ini tidak hanya dirasakan lingkungan sekolah. Ratusan warga juga disebut menggunakan jalur tersebut. Jadi, pembangunan nantinya berpotensi menjadi akses publik yang sekaligus memperkuat konektivitas menuju fasilitas pendidikan.
Kalau menurut ikam, seberapa penting pembangunan akses seperti Jembatan SMPN 5 Bontang untuk mendukung aktivitas siswa dan warga? Bagikan informasi ini ke bubuhan yang berkepentingan dan ikuti terus kabar pembangunan daerah bersama Balikpapan TV.
Ikuti info pembangunan dan fasilitas publik Bontang hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Kapan Jembatan SMPN 5 Bontang ditargetkan dibangun?
Pembangunan Jembatan SMPN 5 Bontang diharapkan dapat diprogramkan pada 2027.
2. Apa yang sedang dikejar Pemkot Bontang?
Pemkot Bontang sedang mengejar kepastian hibah lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan akses jembatan.
3. Dengan siapa Pemkot Bontang berkoordinasi?
Pemkot berkoordinasi dengan PT Kaltim Industrial Estate (KIE) dan PT Kaltim Nusa Etika (KNE), sebagai pihak perusahaan yang berkaitan dengan lahan.
4. Berapa banyak siswa yang akan terbantu?
Akses tersebut nantinya akan digunakan sekitar 600 siswa SMPN 5 Bontang.
5. Apakah warga juga menggunakan akses tersebut?
Ya. Jalur tersebut juga dimanfaatkan sekitar 500 warga di kawasan Senggeh.
6. Mengapa kepastian lahan penting?
Kepastian lahan menjadi dasar sebelum pemerintah dapat melanjutkan ke perencanaan teknis dan tahapan pembangunan.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Kaltim Post" Berjudul"Sepatu Sekolah Gratis Bontang Mulai Didistribusikan, Ukuran Tak Pas Bisa Diganti",oleh penulis Adhiel kundhara. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post