Wali Kota Bontang Ingatkan Dana Pro RT Jangan Dipakai Bangun Kandang Ayam

Riafandi • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 21:23 WIB
Dana Pro RT Bontang diminta digunakan untuk kegiatan produktif sesuai kebutuhan warga dan kondisi lingkungan perkotaan. (IST)
Dana Pro RT Bontang diminta digunakan untuk kegiatan produktif sesuai kebutuhan warga dan kondisi lingkungan perkotaan. (IST)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Wali Kota Bontang meminta dana Pro RT diarahkan untuk kegiatan produktif yang sesuai kebutuhan warga dan karakter lingkungan perkotaan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Program Pro RT di Kota Bontang dirancang agar anggaran yang sampai ke tingkat lingkungan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Namun, pemanfaatannya tidak bisa dilepaskan dari kondisi wilayah. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta dana Pro RT tidak digunakan untuk membangun kandang ayam di kawasan perkotaan.

Permintaan tersebut menjadi perhatian karena penggunaan anggaran berbasis RT idealnya tidak hanya melihat apakah sebuah kegiatan bisa dilaksanakan, tetapi juga apakah kegiatan itu sesuai dengan lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

Dana Pro RT Diminta Tepat Sasaran

Program Pro RT Plus menjadi salah satu skema yang diarahkan untuk memperkuat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lingkungan.

Dalam pelaksanaan 2026, Bapperida Kota Bontang menekankan bahwa usulan kegiatan harus berangkat dari kebutuhan warga. Pengadaan barang diperbolehkan selama menjadi bagian dari kegiatan dan benar-benar mendukung manfaat yang ingin dicapai.

Artinya, dana Pro RT tidak semestinya dipahami sekadar sebagai anggaran yang bisa digunakan untuk membeli atau membangun sesuatu.

Kegiatan menjadi dasar utama, sedangkan barang atau fasilitas yang dibeli maupun dibangun harus menjadi pendukung.

“Setiap usulan harus berbasis kegiatan. Barang yang diadakan harus mendukung kegiatan tersebut,” jelas Kepala Bidang Pembangunan Manusia, Pemerintahan, Aparatur dan Kesejahteraan Rakyat Bapperida Bontang, Hasman.

Kandang Ayam Jadi Sorotan di Kawasan Perkotaan

Permintaan wali kota untuk tidak mengalokasikan dana Pro RT bagi pembangunan kandang ayam berkaitan dengan karakter wilayah perkotaan yang memiliki kepadatan permukiman serta pertimbangan kenyamanan lingkungan.

Persoalan serupa sebelumnya muncul di Kelurahan Bontang Lestari.

Pada Juni 2026, pemerintah kelurahan memfasilitasi rapat koordinasi dan mediasi setelah warga RT 01, RT 02, dan RT 03 menyampaikan keberatan terhadap rencana pembangunan kandang ayam di kawasan permukiman RT 02.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kekhawatiran mengenai potensi dampak lingkungan, kenyamanan masyarakat, hingga kesesuaian lokasi dengan kondisi permukiman.

Pemerintah kemudian mempertemukan warga, pemilik rencana usaha, serta sejumlah perangkat daerah untuk membahas persoalan tersebut.

Baca Juga: Sepatu Gratis untuk Pelajar Bontang Mulai Dibagikan, Ukuran Tak Cocok Bisa Diganti

Bukan Berarti Usaha Ternak Dilarang

Arahan agar dana Pro RT tidak digunakan untuk pembangunan kandang ayam di perkotaan perlu dibaca dalam konteks pemanfaatan anggaran lingkungan.

Hal ini berbeda dengan larangan terhadap seluruh aktivitas peternakan.

Yang menjadi perhatian adalah kesesuaian kegiatan dengan lokasi, kebutuhan warga, serta fungsi anggaran yang diberikan kepada lingkungan.

Terlebih, penyelesaian persoalan kandang ayam di Bontang Lestari sebelumnya juga ditempuh melalui mekanisme mediasi, dengan melibatkan perangkat daerah terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, DPMPTSP, dan Satpol PP.

Dengan begitu, aspek lingkungan dan tata ruang tetap menjadi bagian penting ketika sebuah kegiatan hendak dilaksanakan di kawasan permukiman.

Pro RT Lebih Ditekankan pada Pemberdayaan

Arah kebijakan Pro RT Plus 2026 menunjukkan adanya penekanan terhadap pemberdayaan masyarakat.

Bapperida Bontang menyebut pembangunan akan lebih berarti ketika warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut menentukan kebutuhan, terlibat dalam pelaksanaan, dan menjaga hasil kegiatan.

Karena itu, kegiatan di tingkat RT diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik.

Program yang membuka ruang usaha warga, meningkatkan keterampilan, memperkuat kegiatan sosial, atau memperbaiki lingkungan dapat menjadi bagian dari pendekatan pemberdayaan apabila sesuai dengan ketentuan program.

Lingkungan Perkotaan Punya Pertimbangan Berbeda

Kandang ayam di kawasan perkotaan memiliki persoalan yang berbeda dibandingkan kegiatan peternakan di wilayah yang lebih jauh dari permukiman.

Kepadatan rumah, jarak antarbangunan, lalu lintas warga, pengelolaan limbah, bau, kebersihan, serta potensi gangguan lingkungan menjadi hal yang perlu diperhitungkan.

Dalam konteks Bontang, keberatan warga di Bontang Lestari menunjukkan bahwa persoalan lokasi dapat menjadi bagian penting dalam pembahasan sebuah rencana usaha.

Pemerintah kelurahan sendiri menyatakan penyelesaian persoalan tersebut perlu memperhatikan lingkungan, ketertiban, kepentingan masyarakat, serta ketentuan yang berlaku.

Anggaran RT Harus Memberi Manfaat yang Jelas

Dana yang dikelola melalui mekanisme Pro RT pada dasarnya harus memberikan dampak yang bisa dirasakan warga.

Dalam dokumen perencanaan daerah, Program Pro RT juga ditempatkan dalam konteks pembangunan sarana dan prasarana di kelurahan, sekaligus penguatan ekonomi rakyat dan peningkatan kualitas lingkungan.

Karena itu, ketika muncul usulan kegiatan tertentu, pertanyaan yang penting bukan hanya “bisa dibangun atau tidak”.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah kegiatan tersebut sesuai dengan tujuan program, apakah lokasinya tepat, dan apakah manfaatnya sebanding dengan potensi dampaknya bagi lingkungan sekitar.

Warga Perlu Dilibatkan Sejak Awal

Keterlibatan warga menjadi penting karena program berbasis RT berada paling dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Bila sebuah kegiatan berpotensi menimbulkan keberatan, pembahasannya idealnya dilakukan sebelum anggaran dan pelaksanaan berjalan terlalu jauh.

Kasus di Bontang Lestari memperlihatkan pentingnya komunikasi tersebut. Warga menyampaikan keberatan, pemerintah memfasilitasi pertemuan, sementara pihak yang memiliki rencana usaha juga diberi ruang untuk memberikan penjelasan.

Pola seperti ini dapat membantu mengurangi potensi konflik sekaligus memastikan kegiatan yang dipilih benar-benar sesuai dengan kondisi lingkungan.

Baca Juga: Kampung Tihi-Tihi dan Selangan Bontang, Permukiman Terapung di Tengah Laut

Jangan Sampai Anggaran Tepat, Lokasinya Tidak Tepat

Persoalan pemanfaatan dana Pro RT untuk kandang ayam memperlihatkan satu hal penting: ketepatan anggaran tidak cukup hanya dilihat dari sisi administrasi.

Lokasi dan dampak kegiatan juga perlu diperhitungkan.

Program yang secara ekonomi terlihat produktif belum tentu cocok ditempatkan di kawasan padat penduduk. Sebaliknya, kegiatan yang sederhana tetapi sesuai kebutuhan lingkungan bisa memberikan manfaat lebih besar dalam jangka panjang.

Karena itu, arahan wali kota dapat menjadi pengingat agar setiap usulan Pro RT tidak hanya mengejar realisasi anggaran, tetapi juga mempertimbangkan manfaat dan kondisi lingkungan.

Poin Penting

  • Wali Kota Bontang meminta dana Pro RT tidak dialokasikan untuk pembangunan kandang ayam di kawasan perkotaan.
  • Pro RT Plus 2026 menekankan kegiatan berbasis kebutuhan dan pemberdayaan masyarakat.
  • Pengadaan barang tetap dimungkinkan jika menjadi pendukung kegiatan.
  • Rencana kandang ayam di Bontang Lestari sebelumnya mendapat keberatan dari sejumlah warga.
  • Pemerintah kelurahan telah memfasilitasi mediasi antara warga, pemilik rencana usaha, dan perangkat daerah.
  • Kesesuaian lokasi, lingkungan, ketertiban, dan kenyamanan warga menjadi pertimbangan penting.

Insight Redaksi

Pemanfaatan dana Pro RT menunjukkan bahwa anggaran lingkungan harus membaca kondisi nyata warga, bukan sekadar mengejar serapan. Lokasi menentukan manfaat. Kegiatan produktif tetap perlu disesuaikan dengan karakter permukiman, lingkungan, dan kebutuhan masyarakat agar anggaran publik tidak justru memunculkan persoalan baru di tingkat RT.

Kalau ikam punya usulan kegiatan RT, pastikan manfaatnya jelas, lokasinya sesuai, dan bubuhan warga ikut dilibatkan sejak awal.

Bagikan informasi ini ke bubuhan RT atau warga Bontang yang perlu tahu bagaimana arah pemanfaatan dana Pro RT.

Dana Pro RT bukan cuma soal apa yang bisa dibangun, tapi apa yang benar-benar cocok untuk warga dan lingkungannya. Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu Pro RT Plus di Bontang?

Pro RT Plus merupakan program pemerintah yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lingkungan.

2. Apakah dana Pro RT hanya boleh digunakan untuk pembangunan fisik?

Tidak. Pelaksanaan Pro RT Plus 2026 menekankan kegiatan sebagai dasar program. Pengadaan barang dapat dilakukan apabila menjadi pendukung kegiatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

3. Mengapa pembangunan kandang ayam di perkotaan menjadi perhatian?

Karena kawasan perkotaan memiliki permukiman yang lebih padat sehingga aspek kenyamanan, lingkungan, kebersihan, dan kesesuaian lokasi perlu diperhitungkan.

4. Apakah usaha peternakan dilarang di Bontang?

Berita yang menjadi dasar artikel ini tidak menyatakan adanya larangan umum terhadap seluruh usaha peternakan. Fokusnya adalah pemanfaatan dana Pro RT dan kesesuaian pembangunan kandang ayam di kawasan perkotaan.

5. Apakah warga dilibatkan dalam pembahasan rencana kandang ayam?

Ya. Di Bontang Lestari, pemerintah kelurahan memfasilitasi pertemuan setelah warga RT 01, RT 02, dan RT 03 menyampaikan keberatan terhadap rencana kandang ayam di kawasan permukiman.

6. Apa prinsip utama Pro RT Plus 2026?

Program tersebut menekankan agar kegiatan berangkat dari kebutuhan masyarakat dan barang yang diadakan menjadi pendukung kegiatan, bukan menjadi tujuan utama.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Kaltim Post" Berjudul"Wali Kota Minta Dana Pro-RT Tidak Dialokasikan untuk Pembangunan Kandang Ayam di Perkotaan",oleh penulis Adhiel kundhara. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post
Pro RT Pro RT Plus bontang Neni Moerniaeni