Kemarau Panjang Tekan Pasokan Air Bontang, Warga Diminta Cek Jadwal

Riafandi • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 14:00 WIB
Distribusi air bersih Bontang Barat dibagi dua zona untuk menjaga pemerataan pasokan pelanggan. (ADIEL KUNDHARA/KP)
Distribusi air bersih Bontang Barat dibagi dua zona untuk menjaga pemerataan pasokan pelanggan. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Kemarau panjang membuat distribusi air Bontang Barat dibagi bergilir berdasarkan zona untuk menjaga pemerataan pasokan pelanggan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kemarau panjang mulai berdampak langsung pada layanan air bersih di Bontang Barat. Perumda Air Minum Tirta Taman Kota Bontang kini menerapkan sistem distribusi bergilir bagi pelanggan di Kelurahan Kanaan dan Gunung Telihan.

Kebijakan tersebut dilakukan setelah sumber air baku mengalami penurunan. Dengan pasokan yang terbatas, aliran air tidak bisa diberikan secara bersamaan ke seluruh wilayah.

Perumda kemudian membagi kawasan terdampak ke dalam dua zona dengan waktu pelayanan berbeda. Jadi, bubuhan warga di Bontang Barat perlu memperhatikan jadwal supaya bisa menyiapkan kebutuhan air saat aliran tersedia.

Baca Juga: Pemkot Bontang Raih Dua Terbaik I, Dana Apresiasi Capai Rp4 Miliar

Kenapa distribusi air harus bergilir?

Direktur Utama Perumda Tirta Taman Bontang, Suramin, menjelaskan pengaturan dilakukan karena pasokan air baku mengalami penurunan akibat kondisi kemarau.

Sistem zona digunakan agar tekanan air dapat diarahkan secara bergantian. Cara ini diharapkan membuat distribusi tetap menjangkau pelanggan, termasuk kawasan yang berada di lokasi lebih tinggi.

“Kalau tidak segera kita sikapi, daerah dataran rendah memang masih bisa mengalir, tetapi yang lebih tinggi bisa menunggu lebih lama karena tekanannya tidak cukup,” kata Suramin.

Artinya, persoalannya bukan hanya jumlah air yang tersedia. Tekanan jaringan juga menentukan apakah air bisa mencapai seluruh pelanggan dengan baik.

Ini jadwal distribusi air Bontang Barat

Perumda Tirta Taman membagi wilayah pelayanan menjadi dua zona.

Zona 1 — Pukul 15.00–21.00 Wita

Wilayah yang masuk Zona 1 meliputi:

Zona 2 — Pukul 07.00–12.00 Wita

Wilayah yang masuk Zona 2 meliputi:

Jadwal ini menjadi acuan pelayanan selama sistem penggiliran masih diterapkan.

Kemarau membuat sumber air semakin terbatas

Pengaturan di Bontang Barat bukan muncul secara tiba-tiba. Sebelumnya, sejumlah fasilitas pengolahan air di Bontang juga telah menghadapi keterbatasan sumber air.

Salah satu laporan pada awal September menyebut WTP Advent di Kelurahan Kanaan dihentikan sementara sejak Agustus karena pasokan air bawah tanah tidak lagi mencukupi untuk diolah.

Akibatnya, sekitar 4 ribu pelanggan di Bontang Barat harus menerima distribusi air secara bergiliran. Sementara itu, sumber air yang masih beroperasi dijadwalkan hanya sekitar enam jam per hari.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemarau tidak hanya berdampak pada satu titik jaringan. Ketika sumber air baku menurun, kemampuan produksi dan tekanan distribusi ikut terdampak.

Sistem bergilir bukan berarti berlaku selamanya

Perumda Tirta Taman menyebut pola penggiliran tersebut bersifat situasional. Perubahan jadwal akan bergantung pada perkembangan cuaca dan kondisi sumber air baku.

Jika pasokan kembali membaik, distribusi diharapkan dapat dikembalikan seperti kondisi normal.

Dengan kata lain, jadwal yang berlaku saat ini bukan jaminan bahwa pola distribusi akan terus sama. Warga perlu mengikuti informasi terbaru dari Perumda apabila terdapat perubahan pelayanan.

Baca Juga: Kampung Tihi-Tihi Bontang, Permukiman Laut dengan Wisata Bahari Berbasis Warga Lokal

Bontang menghadapi persoalan pasokan air yang lebih besar

Masalah distribusi di Bontang Barat juga perlu dilihat dalam konteks kebutuhan air kota secara keseluruhan.

Pada Agustus 2026, Perumda Tirta Taman mencatat distribusi air bersih secara bergilir telah berdampak kepada sekitar 25 ribu pelanggan. Saat itu, perusahaan menyebut penurunan produksi air bawah tanah mencapai sekitar 50 persen pada sejumlah sumber.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan alternatif sumber air. Salah satunya pemanfaatan air dari bekas lubang tambang yang disebut memiliki kapasitas tampung hingga 21 juta meter kubik. Namun, pengoperasiannya masih bergantung pada kewenangan dan kesiapan SPAM Regional.

Ini menunjukkan bahwa persoalan air Bontang bukan sekadar soal mengatur jadwal buka-tutup aliran. Ada kebutuhan untuk memastikan sumber air baku tetap tersedia ketika kondisi kemarau berlangsung lebih panjang.

Poin Penting

Insight Redaksi

Kemarau dan layanan dasar

Pengaturan bergilir menunjukkan tekanan kemarau sudah masuk ke layanan dasar warga. Persoalannya bukan sekadar kapan air mengalir, tetapi bagaimana cadangan dan jaringan disiapkan menghadapi musim kering berkepanjangan. Bontang perlu memastikan langkah darurat berjalan transparan, sementara solusi sumber air jangka panjang tidak berhenti sebagai wacana ketika kebutuhan terus meningkat setiap tahun ke depan.

Yang bisa dilakukan warga sederhana: catat jam aliran sesuai zona, siapkan kebutuhan air seperlunya saat distribusi tersedia, dan pantau pengumuman resmi bila jadwal berubah.

Kalau menurut ikam informasi ini penting, bagikan ke bubuhan warga Bontang Barat supaya kada ada yang kelewatan jadwal air.

Kemarau boleh bikin aliran bergilir, tapi informasi jangan sampai putus. Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Wilayah mana yang terkena distribusi air bergilir?

Pengaturan mencakup pelanggan di Kelurahan Kanaan dan Gunung Telihan, khususnya wilayah yang masuk dalam pembagian Zona 1 dan Zona 2.

2. Kapan air mengalir untuk Zona 1?

Zona 1 mendapatkan pelayanan mulai pukul 15.00 hingga 21.00 Wita.

3. Wilayah apa saja yang masuk Zona 1?

Zona 1 meliputi Jalan Damai, Jalan Pongtiku, Kampung Timur, dan Kampung Rama.

4. Kapan air mengalir untuk Zona 2?

Zona 2 mendapatkan pelayanan mulai pukul 07.00 hingga 12.00 Wita.

5. Wilayah apa saja yang masuk Zona 2?

Zona 2 mencakup Jalan Tarakan, Palembang, Asmawarman, Balikpapan, Pontianak, Bandung 1–5, Soekarno Hatta/Flores dan sekitarnya, S. Parman, serta Kampung Masdarling Bukit Pasir.

6. Mengapa air harus dibagi bergilir?

Karena sumber air baku mengalami penurunan sehingga distribusi perlu diatur berdasarkan zona agar tekanan air dapat dibagi secara bergantian.

7. Apakah jadwal ini akan berlaku selamanya?

Tidak. Perumda akan melihat perkembangan cuaca dan kondisi sumber air baku sebelum menentukan apakah sistem penggiliran dilanjutkan atau dikembalikan seperti semula.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Kaltim Post" Berjudul"Kemarau Panjang Bikin Air Bontang Barat Diatur Bergilir, Cek Jadwal Distribusinya",oleh penulis Adhiel kundhara. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post
air bersih Bontang Barat kemarau perumda tirta taman bontang