Balikpapan TV - Senin, 8 Desember 2025, Hai Cess! Culinary Playland Samarinda (CPS) resmi membuka hajatan kuliner paling dinanti warga Kota Tepian. Festival yang rutin hadir tiap akhir tahun ini kembali menghidupkan suasana Samarinda mulai 8 sampai 14 Desember 2025. Skala acaranya makin gede, makin rapi, dan makin penuh kejutan. Tahun ini, CPS menghadirkan sesuatu yang belum pernah ada di Kaltim: Big Bounce raksasa, wahana trampolin kolosal pertama dan terbesar di wilayah ini. Dari jauh sudah kelihatan mencolok, dari dekat bikin pengunjung langsung pengin nyobain.
Festival ini memang sudah lama bertransformasi menjadi ruang kumpul warga sekaligus ajang wisata rasa. Penyelenggaraan 2024 berhasil menyedot lebih dari 100 ribu pengunjung.
Kini, CPS 2025 datang lebih matang, lebih padat konsep, dan siap memanjakan bubuhan kulineran dari Samarinda, Tenggarong, Balikpapan, sampai Bontang. Kalau ikam baca sampai habis, ikam bakal paham kenapa acara ini selalu jadi "hajatannya warga Samarinda" Cess.
Apa yang membuat CPS 2025 jadi lebih besar dan heboh dibanding tahun sebelumnya
CPS 2025 langsung tancap gas sejak hari pertama. Wahana Big Bounce yang menjulang seperti benteng warna-warni ini jadi magnet utama. Skala wahana ini bukan sekadar besar—tapi kolosal, didesain buat segala umur, dari anak kecil sampai orang dewasa yang mau nostalgia lompat-lompat sambil tertawa lepas. Di tengah euforia akhir tahun, kehadiran Big Bounce membuat CPS terasa seperti taman bermain raksasa yang ditempelkan langsung di jantung kota. Aura excitement-nya kentara, apalagi untuk keluarga yang cari hiburan alternatif di luar mal.
Penyelenggara, Seven Promosindo bersama Project Main, menempatkan wahana ini sebagai ikon baru CPS. Arah festival kini tidak cuma soal makan, tapi juga pengalaman seru yang bisa diingat. Untuk warga Samarinda, hal ini penting: bukan hanya datang beli makanan, tapi benar-benar menikmati waktu.
Festival tahun sebelumnya sudah mencetak angka 100 ribu pengunjung, dan momentum itu dijaga ketat. Rata-rata transaksi QRIS pada 2024 mencapai 65.501 kali—angka yang menggambarkan bagaimana CPS bukan sekadar festival, tapi juga ruang ekonomi kreatif yang bergerak cepat Cess.
Mengapa konsep hajatan warga semakin terasa kuat tahun ini
Tema “Hajatannya Warga Samarinda” bukan slogan manis. Ini konsep yang dikerjakan serius. Dari penataan venue hingga kurasi tenant, semuanya diarahkan agar acara ini terasa dekat dan khas Samarinda. Bubuhan pengunjung bisa menemukan makanan tradisional, minuman segar, menu kekinian, sampai brand yang sebelumnya viral di kota lain. Ruang festival disulap seperti kampung besar yang merayakan pesta akhir tahun bareng-bareng.
Nay, Project Manager CPS 2025, menyampaikan langsung bagaimana festival ini terus tumbuh.
“Culinary Playland Samarinda berkembang setiap tahun untuk memberikan pengalaman yang lebih kreatif, inovatif, dan benar-benar menjadi hajatan warga Samarinda,” ujarnya.
Ucapan itu menggambarkan arah festival yang semakin inklusif. Bukan hanya UMKM kuliner yang diberi panggung, tapi juga industri kreatif. Panggung panggung musik, konten interaktif, dan area nongkrong dibuat saling terhubung agar pengunjung betah lebih lama. Kehadiran Big Bounce juga menegaskan misi itu—hiburan yang menghadirkan vibe gembira, ringan, dan mengundang kebersamaan Cess.
Bagaimana proses kurasi tenant membuat pengalaman kuliner lebih terarah
Salah satu perubahan paling kentara di CPS 2025 adalah pemangkasan jumlah tenant menjadi 67 stan. Ini bukan pengurangan, tetapi strategi. Kurasi ketat dilakukan untuk memastikan cita rasa, kualitas brand, dan variasi menu tetap terjaga. Tenant dipilih dari Samarinda, Tenggarong, Balikpapan, dan Bontang—kombinasi kuat yang menghadirkan ragam rasa, tapi tetap fokus. Bukan sekadar ramai, tapi teratur.
Pendekatan kurasi ini membuat pengunjung tidak kewalahan dengan pilihan. Banyak festival sering terasa seperti labirin makanan, tapi CPS tahun ini lebih rapi. Pengunjung bisa eksplor menu tradisional, mencicipi tren kuliner baru, dan berburu brand populer tanpa perlu merasa tersesat.
Dari sisi pelaku usaha, kurasi ketat juga jadi tantangan: hanya UMKM yang benar-benar siap secara kualitas, branding, dan pengalaman pelanggan yang masuk. Di tengah persaingan industri kuliner yang makin padat, panggung seperti ini bernilai tinggi untuk memperluas eksposur bubuhan UMKM Cess.
Mengapa sistem transaksi QRIS Tap kembali diandalkan
Semua transaksi di CPS memakai QRIS Tap hasil kerja sama dengan Bank Indonesia Kaltim. Sistem ini terbukti mempercepat proses pembayaran. Tidak perlu antre lama, tidak perlu uang pas, tinggal tap dan beres. Tahun lalu, penggunaan QRIS mencatat nilai transaksi Rp2,8 miliar. Angka ini memperlihatkan betapa kuatnya kebiasaan pembayaran digital di antara warga Samarinda.
Di festival seramai ini, transaksi cepat sangat krusial. Bayangkan ratusan orang antre membeli minuman segar atau makanan panas; tanpa sistem yang efisien, antrean bisa mengular panjang dan bikin pengunjung lelah duluan. Transaksi nontunai juga aman bagi tenant—minim risiko uang tercecer atau kesalahan hitung. Untuk ikam yang mau hemat waktu, tipsnya simpel: pastikan saldo e-wallet aman sebelum datang ke venue. Dengan begitu, ikam bisa fokus cicip-cicip tanpa repot urusan pembayaran Cess.
Baca Juga: Satpol PP Paser Hentikan Total Live Karaoke di Taman Siring Kandilo
Apa hiburan utama yang menambah daya tarik festival tahun ini
Selain kuliner dan Big Bounce, CPS 2025 mempersiapkan konser besar bertajuk Hajatan Warga Patah Hati, menghadirkan band For Revenge. Konser ini berlangsung pada 13 Desember 2025 dan diprediksi menarik kerumunan besar, khususnya anak muda yang ingin healing bareng musik. Tiket dibanderol mulai Rp59.000—harga yang cukup terjangkau untuk panggung konser berskala festival.
Ada juga paket Hajatan Warga Patah Hati seharga Rp149.000 yang menawarkan total benefit senilai Rp264.000. Isinya lengkap: tiket konser, enam tiket area Hajatan Warga Samarinda, voucher, dan produk pendukung. Paket ini pas untuk pengunjung yang ingin merasakan festival tanpa setengah-setengah.
Hiburan musik ini bukan tempelan; ia bagian dari DNA festival. Dengan hadirnya konser, CPS bukan hanya acara kuliner, tapi ruang ekspresi, pelarian, dan ajang berkumpul bubuhan yang sedang merayakan hidup Cess.
Culinary Playland Samarinda 2025 kembali hadir dengan skala lebih matang, menghadirkan Big Bounce terbesar pertama di Kaltim, 67 tenant terkurasi, sistem QRIS Tap, dan konser For Revenge. Semua elemen dirancang untuk membuat “Hajatannya Warga Samarinda” benar-benar terasa sebagai ruang kebersamaan, hiburan, dan pergerakan ekonomi kreatif.
Biar semakin ramai, bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang paham keseruan CPS tahun ini Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' Satya
FAQ
Apa CPS 2025 berbayar?
Masuk area festival gratis, namun wahana dan konser memiliki tiket sesuai kategori masing-masing.
Apakah Big Bounce aman untuk anak-anak?
Aman selama mengikuti aturan petugas dan batasan usia yang ditetapkan penyelenggara.
Apakah semua tenant menerima QRIS Tap?
Ya, seluruh transaksi menggunakan QRIS Tap untuk mempercepat pembayaran.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia