Balikpapan TV – Hai Cess! Siapa bilang sukses harus dimulai dari modal besar dan tempat fancy? Di tengah ramainya geliat ekonomi pasca pandemi, muncul satu cerita manis dari Balikpapan Timur. Namanya Dapoer Bunda Kenzo, usaha rumahan yang dikelola oleh Tri Puji Utami sejak tahun 2020. Dari dapur sederhana di Jl. Mulawarman Gang Ar Rahman, perempuan tangguh ini berhasil memanjakan lidah banyak orang lewat kue tart, bolu, brownies, dan aneka kue potong yang laris manis di pasaran.
Di balik aroma butter dan cokelat yang menggoda, tersimpan kisah penuh semangat dan ketekunan. Bukan sekadar jualan kue, tapi tentang keberanian memulai dari nol, menjaga impian tetap hangat di tengah ujian hidup, dan membuktikan bahwa passion bisa jadi jalan rezeki kalau dijalani sepenuh hati.
Dari Resign ke Rasa Manis: Awal Mula Dapoer Bunda Kenzo
Kadang, hal besar justru berawal dari keadaan terdesak. Tahun 2020, ketika pandemi Covid-19 membuat banyak orang harus putar otak, Tri Puji Utami memilih resign dari pekerjaannya. “Berawal dari Covid dan resign dari perusahaan lalu mencoba merambah usaha di bidang kuliner,” tuturnya.
Modal besar? Nggak juga. Ia hanya bermodal keberanian, peralatan dapur seadanya, dan dukungan dari keluarga. Awalnya, Bunda Kenzo hanya menjual ke tetangga sekitar dan teman-teman dekat. Tapi dari mulut ke mulut, kabar tentang lezatnya kue buatannya mulai menyebar. Tak butuh waktu lama, pesanan berdatangan tanpa jeda.
Baca Juga: Viral di Bandung! Karyawan Kafe Ketahuan Tilap Uang Tunai dan Bikin Heboh Dunia Usaha
Kue Rumahan, Cita Rasa Profesional
Kue buatan Dapoer Bunda Kenzo bukan kue biasa. Tiap potongnya punya rasa khas yang bikin nagih. Dari kue tart yang lembut, pizza rumahan yang gurih, sampai brownies legit dengan aroma menggoda—semua dibuat dengan bahan pilihan. Harga pun masih bersahabat, mulai dari Rp30.000-an saja.
Yang paling banyak dicari pelanggan? Kue potong dan kue tart. Dua produk ini jadi andalan dan best seller-nya. Nggak heran kalau banyak pelanggan yang repeat order, bahkan jauh-jauh datang hanya untuk mencicipi hasil tangan Tri Puji Utami. Produknya bisa dipesan online, jadi meski berbasis di rumah, jangkauannya tetap luas.
Menjaga Rasa, Menjaga Asa
Setiap hari, Bunda Kenzo punya rutinitas yang padat tapi penuh cinta. Dari pagi hingga sore, dapur kecilnya tak pernah sepi dari aktivitas. “Setiap hari produksi,” ujarnya dengan senyum lelah tapi bahagia.
Di balik kesibukan itu, ada tantangan yang nggak bisa dihindari. Mulai dari naiknya harga bahan baku hingga ketatnya persaingan bisnis kuliner di Balikpapan. Namun ia tetap optimis. Baginya, kualitas dan kejujuran rasa adalah kunci utama mempertahankan kepercayaan pelanggan. “Kalau produk enak, pelanggan pasti datang lagi,” ujarnya penuh yakin.
Usaha Rumahan, Impian Besar
Meski masih dijalankan dari rumah, impian Tri Puji Utami nggak kecil. Ia ingin Dapoer Bunda Kenzo punya outlet sendiri suatu hari nanti. “Agar usaha kami semakin lancar dan omset semakin naik serta dapat membuka outlet atau toko kue sehingga dapat membuka lapangan kerja,” tuturnya.
Kini, ia juga aktif mengikuti berbagai pelatihan untuk mengembangkan usahanya. Baginya, belajar itu penting, apalagi di dunia kuliner yang terus berkembang. Dengan semangat dan konsistensi, ia percaya satu hari nanti Dapoer Bunda Kenzo bisa jadi nama besar di industri kue lokal.
Strategi Cerdas di Tengah Persaingan
Persaingan kuliner di Balikpapan memang ketat, tapi Tri Puji Utami punya cara sendiri untuk bertahan. Ia fokus pada kualitas dan pelayanan ramah. Setiap pesanan dikerjakan dengan penuh perhatian, dari tekstur, rasa, sampai kemasan.
Selain itu, promosi online juga jadi senjata ampuh. Lewat media sosial, ia bisa menjangkau pelanggan lebih luas. Foto-foto kue yang menggoda jadi daya tarik tersendiri. Ditambah testimoni positif dari pelanggan, Dapoer Bunda Kenzo makin dikenal di dunia maya.
Inspirasi Bagi Ibu Rumah Tangga
Kisah Bunda Kenzo jadi bukti nyata bahwa ibu rumah tangga juga bisa mandiri dan produktif tanpa harus meninggalkan keluarga. Ia memilih jenis usaha ini karena bisa dilakukan di rumah sambil tetap menjaga anak. “Dapat dilakukan di rumah dan bisa menjaga anak,” katanya.
Semangatnya menular bagi banyak perempuan lain yang ingin mencoba berbisnis dari dapur sendiri. Pesannya sederhana: jangan takut mulai dari kecil, yang penting konsisten. Kadang, keberhasilan justru datang dari hal-hal yang tampak sepele tapi dilakukan dengan sepenuh hati.
Manfaat Pelatihan untuk Tumbuh Lebih Baik
Dalam perjalanannya, Tri Puji Utami juga mengikuti berbagai pelatihan untuk memperluas wawasan dan keterampilan. Dari pelatihan pembuatan kue modern hingga manajemen bisnis kecil, semua dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produknya.
Ia percaya, ilmu itu investasi yang nggak pernah rugi. Setiap kali belajar hal baru, selalu ada ide segar yang bisa diterapkan di dapurnya. Tak heran, meski usahanya baru berjalan lima tahun, Dapoer Bunda Kenzo sudah dikenal sebagai salah satu UMKM rumahan yang menjanjikan di Balikpapan Timur.
Harapan Manis di Masa Depan
Mimpi besar Dapoer Bunda Kenzo belum berhenti di sini. Dengan dukungan pelanggan setia dan semangat pantang menyerah, Tri Puji Utami terus melangkah. Harapannya sederhana tapi bermakna: usaha ini bisa berkembang lebih besar, membuka lapangan kerja, dan membawa manfaat bagi banyak orang.
Setiap potong kue yang keluar dari dapurnya bukan sekadar makanan—tapi simbol kerja keras, doa, dan cinta seorang ibu untuk keluarga dan masa depan. Jadi, kalau kamu kebetulan berada di Balikpapan, jangan lupa cicipi karya manis dari Dapoer Bunda Kenzo. Siapa tahu, kamu pun ikut ketagihan!
Cerita inspiratif dari Dapoer Bunda Kenzo ini bukan cuma soal jualan kue, tapi tentang semangat untuk bangkit, berani melangkah, dan tetap manis meski hidup kadang getir. Yuk, bantu sebarkan kisah penuh inspirasi ini biar makin banyak yang semangat memulai usahanya sendiri.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!” Satya