Balikpapan TV – Hai Cess! Di tengah hiruk-pikuk kota minyak, ada satu kisah sederhana tapi bikin hangat hati. Seorang ibu tangguh di Jalan Projakal Kilometer 5,5, Balikpapan, sudah lima tahun menekuni usaha jualan seblak dan es teh. Bukan usaha waralaba besar, bukan juga dagangan viral di TikTok, tapi usaha kecil yang tumbuh dari ketekunan, kejujuran, dan semangat untuk tetap bergerak.
Usahanya ini ia rintis sendiri, dari nol. “usaha sendiri. Dulu niatnya cuma buat isi waktu luang,” tuturnya sambil tersenyum. Namun siapa sangka, dari “iseng” itu kini justru jadi sumber rezeki utama bagi keluarganya. Dengan rasa seblak pedas gurih dan es teh segar yang jadi andalan, usahanya tetap bertahan meski naik turun.
Baca Juga: Disparpora Balikpapan Matangkan Persiapan Atlet untuk Popda 2025 di Penajam Paser Utara
Cita Rasa Sederhana yang Bikin Nempel di Lidah
Tak perlu kedai besar atau nama beken untuk mencuri perhatian. Seblak buatan ibu ini sudah cukup punya penggemar. “Yang dijual cuma seblak sama es teh, tapi pelanggan sering balik lagi,” ujarnya ringan. Ada sesuatu dari cara beliau meracik bumbu, membuat cita rasanya terasa “rumahan”, tapi nendang di lidah.
Target konsumennya pun luas, dari pelajar, pekerja, sampai warga sekitar yang lewat di sore hari. Harga yang ramah kantong, porsi pas, dan rasa yang stabil bikin dagangannya cepat dikenal. Dalam dunia kuliner yang persaingannya ketat, rasa autentik jadi nilai jual tersendiri—dan ibu ini paham betul soal itu.
Online atau Offline, yang Penting Jalan Terus
Menariknya, ibu ini nggak mau ketinggalan zaman. Ia tetap buka lapak offline di pinggir jalan, tapi juga melayani pesanan lewat online. “Dua-duanya bisa, online bisa, offline bisa,” katanya mantap. Dan ibu yang sudah melek teknologi, pesan lewat WhatsApp atau ojek online pun kini jadi hal biasa.
Strategi ini bikin usahanya tetap eksis bahkan saat kondisi sepi. Ia tak segan menyesuaikan, belajar hal baru, dan beradaptasi. Di era digital seperti sekarang, kemampuan adaptif justru jadi kunci bertahan. Ibu ini mungkin sederhana, tapi cara berpikirnya modern.
Naik Turun Bukan Halangan, Tapi Bagian dari Perjalanan
Ketika ditanya soal tantangan, ia menjawab jujur, “Ya kalau sepi, kadang naik turun, naik turun.” Tapi semangatnya tak pernah redup. Baginya, setiap hari adalah kesempatan baru. Tak selalu ramai, tapi selalu ada harapan. Dalam dunia wirausaha, mental seperti ini adalah modal utama.
Yang bikin jualan beliau beda? “Jarang ada yang jual seblak di sini,” katanya dengan senyum malu-malu. Di tengah kawasan yang lebih didominasi warung nasi dan gorengan, seblaknya justru jadi pembeda. Keunikan itu jadi kekuatan tersendiri, membuktikan bahwa pasar untuk ide sederhana masih terbuka lebar.
Harapan Sederhana, Mimpi yang Terus Menyala
Meski usaha ini sudah berjalan lima tahun, ibu ini tetap punya mimpi besar. “Kalau ada dana lebih, pengen buka di tempat yang lebih rame,” ujarnya pelan tapi pasti. Harapan sederhana yang justru mencerminkan tekad kuat. Ia tak ingin berhenti di sini, tapi tumbuh sedikit demi sedikit.
Kisah seperti ini jadi pengingat bahwa kesuksesan tidak selalu datang dari hal besar. Kadang, dari gerobak kecil di tepi jalan pun, seseorang bisa menyalakan inspirasi bagi banyak orang. Yang penting bukan seberapa besar tempatnya, tapi seberapa besar hatinya menjaga semangat untuk terus melangkah.
Aroma Semangat dari Jalan Projakal
Ketika sore datang dan aroma seblak mulai menyeruak di udara, ibu itu masih setia berdiri di balik wajan panasnya. Tangannya cekatan, matanya tenang. Sementara di sudut gerobak, es teh dingin berembun menunggu pelanggan berikutnya. Di balik kesederhanaannya, ada semangat hidup yang menular—semangat yang bisa bikin siapa pun ingin berjuang juga.
Cerita ini bukan hanya tentang jualan seblak dan es teh, tapi tentang arti ketekunan dan keyakinan bahwa setiap usaha punya waktu bersinarnya sendiri. Dan mungkin, dari jalan kecil di Balikpapan inilah, inspirasi besar itu muncul.
Yuk, bagikan cerita inspiratif ini biar makin banyak yang semangat berusaha dari hal kecil!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!” (khoirul & rafi)