Balikpapan TV - Hai Cess! Pernah terpikir kalau produk lokal Balikpapan ternyata udah mulai dilirik dunia luar, bahkan sampai Timur Tengah? Nah, kali ini kita bahas tentang semangat baru dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan yang lagi getol banget menumbuhkan rasa cinta warga terhadap produk buatan lokal. Gak cuma ngomong, tapi juga langsung gerak lewat pelatihan, promosi, dan kolaborasi bareng dunia usaha serta komunitas kreatif.
Kepala DKUMKMP Balikpapan, Heruressandy Setya Kesuma, bilang kalau pihaknya ingin masyarakat merasa bangga punya produk sendiri. Ia menegaskan, produk UMKM Balikpapan punya kualitas dan inovasi yang mampu bersaing. “Kami ingin masyarakat memiliki kebanggaan tersendiri terhadap produk lokal. Terlebih, UMKM Balikpapan punya potensi besar,” ujarnya.
Gerakan ini bukan sekadar kampanye, tapi sebuah ajakan untuk kembali mencintai karya lokal. Karena di balik setiap produk, ada tangan-tangan kreatif warga Balikpapan yang berjuang menghadirkan rasa dan karya dari hati. Yuk, kita kulik lebih dalam, Cess!
Bagaimana DKUMKMP Membangun Cinta pada Produk Lokal?
Langkah DKUMKMP Balikpapan bukan cuma sekadar ajakan manis, tapi aksi nyata. Mereka rutin menggelar acara promosi seperti pameran, festival kuliner, dan bazar ekonomi kreatif. Semua demi satu tujuan — memperkenalkan produk lokal agar makin dikenal dan dicintai.
Heruressandy menegaskan bahwa promosi menjadi cara paling efektif untuk membangun branding UMKM. “Kami mendorong pelaku UMKM untuk tidak hanya berjualan, tapi juga membangun branding agar produk mereka dikenal lebih luas,” jelasnya. Artinya, bukan cuma laku di pasar lokal, tapi juga punya nilai jual di mata nasional bahkan global.
Kenapa Sektor Kuliner Jadi Fokus Utama?
Balikpapan memang lagi jadi “rumah baru” bagi pelaku kuliner kreatif. Dari pesisir hingga pusat kota, banyak muncul UMKM kuliner baru dengan ide-ide segar dan cita rasa unik. Nah, sektor ini jadi perhatian khusus DKUMKMP karena daya tariknya tinggi dan potensinya besar.
Menurut Heruressandy, “Banyak UMKM kuliner baru bermunculan di Balikpapan. Beberapa bahkan telah mendapat perhatian dari pihak luar, baik Asia maupun Timur Tengah untuk promosi kuliner.” Ini bukti nyata kalau cita rasa lokal mulai menembus batas wilayah. Dan siapa tahu, dari dapur kecil di Balikpapan bisa lahir brand kuliner yang mendunia!
Baca Juga: SMAN 10 Samarinda Resmi Jadi Sekolah Garuda, Terapkan Kurikulum Global Setara S1
Berapa Dukungan Anggaran untuk UMKM Balikpapan?
Tahun ini, pemerintah kota menyiapkan anggaran sekitar Rp 8 miliar untuk pengembangan 87.000 UMKM di Balikpapan. Dari total itu, penyerapan dana sudah mencapai 80 persen dan diharapkan rampung sebelum akhir tahun. Angka ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis lokal. Tapi uang bukan satu-satunya dukungan. DKUMKMP juga gencar membangun kapasitas para pelaku usaha lewat pelatihan dan sertifikasi. Ada pelatihan untuk pengrajin, pengusaha kuliner, hingga pelaku industri kreatif. Tujuannya jelas — bukan cuma bertahan, tapi naik kelas!
Apa Harapan DKUMKMP untuk UMKM ke Depan?
Heruressandy menutup dengan pesan penuh semangat. “Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga naik kelas. Dengan pelatihan, promosi, dan kolaborasi, kami berharap produk Balikpapan bisa semakin dikenal dan dicintai masyarakat,” katanya.
Visi ini sejalan dengan semangat local pride yang kini jadi tren di berbagai kota besar. Balikpapan pun tidak mau ketinggalan. Karena di balik setiap produk lokal, tersimpan cerita perjuangan, inovasi, dan cinta terhadap kota sendiri.
Sebagai warga, kita bisa mulai mendukung dengan cara sederhana: belanja produk lokal, promosikan lewat media sosial, dan rekomendasikan ke teman. Siapa tahu, produk kecil yang kamu beli hari ini bisa jadi brand besar di masa depan!
FAQ: Produk Lokal Balikpapan
1. Apa tujuan utama DKUMKMP Balikpapan dalam program ini?
Menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap produk UMKM lokal agar makin dikenal dan bernilai jual tinggi.
2. Apakah program ini hanya untuk pelaku kuliner?
Tidak. Meski kuliner jadi fokus utama, DKUMKMP juga mendukung sektor pengrajin, industri kreatif, dan usaha kecil lainnya.
3. Bagaimana cara masyarakat ikut berpartisipasi?
Dengan membeli, mempromosikan, dan merekomendasikan produk lokal Balikpapan agar semakin dikenal luas.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”