Durasi Baca: 4 menit
Ikhtisar: Roti O hadir di Kandilo Plaza, Paser, dengan promo pembukaan dan strategi pengelola menguatkan sektor kuliner.
Balikpapan TV - Hai Ces! Gerai Roti O resmi beroperasi di lantai satu Kandilo Plaza, Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Senin (10/8/2026), membawa harapan baru bagi aktivitas pusat perbelanjaan tersebut.
Sejak pagi, antrean pembeli terlihat di depan gerai yang baru pertama hadir di Kandilo Plaza. Promo pembukaan untuk produk roti dan kopi ikut menarik perhatian pengunjung.
Gerai Roti O Hadir Saat Kandilo Plaza Berbenah
Kehadiran Roti O menjadi bagian dari upaya pengelola Kandilo Plaza menghadirkan daya tarik baru melalui sektor makanan dan minuman.
Kepala UPTD Kandilo Plaza Mohammad Djamaluddin mengatakan gerai tersebut beroperasi setiap hari, mulai pagi hingga malam, atau sampai stok produknya habis.
Menurutnya, masuknya merek nasional diharapkan dapat memperluas alasan masyarakat datang ke Kandilo Plaza, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
"Dengan hadirnya brand-brand ini kita harapkan bisa menghidupkan lagi Kandilo Plaza dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Paser," kata Djamaluddin, Senin (10/8/2026).
Langkah ini sejalan dengan agenda penataan Kandilo Plaza yang dalam beberapa waktu terakhir diarahkan untuk kembali menjadi ruang perdagangan dan aktivitas masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Paser sebelumnya juga menggelar Kandilo Plaza Festival 2025 sebagai salah satu upaya meningkatkan kunjungan. Saat kegiatan tersebut, kunjungan tercatat sekitar 500 hingga 700 orang per hari selama tiga hari penyelenggaraan.
Baca Juga: Pemda PPU Siapkan Rp625 Juta Perbaiki 25 RTLH, Warga Dapat Hunian Layak
Mengapa Sektor F&B Jadi Pilihan Pengelola?
Pengelola Kandilo Plaza saat ini memprioritaskan penyewa dari sektor food and beverage (F&B). Strategi tersebut diarahkan untuk menciptakan aktivitas baru tanpa langsung berhadapan dengan pedagang fesyen yang sudah lama berjualan.
Djamaluddin menyebut sektor fesyen belum menjadi prioritas karena pengelola ingin memberikan ruang bagi pedagang pakaian lokal untuk mempertahankan usaha mereka.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menyeimbangkan modernisasi pusat perbelanjaan dengan keberlangsungan pelaku usaha yang sudah lebih dahulu menggantungkan penghasilan di Kandilo Plaza.
Sebelumnya, merek ritel besar Matahari disebut sempat tertarik masuk ke Kandilo Plaza. Namun, rencana tersebut ditangguhkan demi mempertimbangkan keberlangsungan pedagang setempat.
Pilihan menghadirkan F&B juga memiliki konteks tersendiri. Produk makanan dan minuman dapat menciptakan alasan kunjungan yang berbeda dibanding aktivitas belanja pakaian.
Kandilo Plaza Punya Modal Sejarah dan Pasar Lokal
Kandilo Plaza bukan pusat perdagangan baru bagi masyarakat Paser. Pemerintah Kabupaten Paser mencatat pusat perbelanjaan tersebut diresmikan pada 29 Desember 2003 dan mulai ditempati pedagang pada 2004.
Pada masanya, Kandilo Plaza menjadi pusat perdagangan modern yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai barang rumah tangga hingga jasa dan hiburan keluarga.
Namun, perubahan pola belanja masyarakat ikut menjadi tantangan. Pemerintah Kabupaten Paser sebelumnya mencatat kecenderungan masyarakat berbelanja secara daring turut memengaruhi tingkat kunjungan ke Kandilo Plaza.
Karena itu, kehadiran gerai dengan daya tarik konsumsi langsung seperti Roti O dapat menjadi salah satu elemen untuk membangun kembali aktivitas pengunjung.
Dari sisi merek, Roti O sendiri menyebut telah beroperasi sejak 2012 dan kini memiliki lebih dari 700 toko di 110 kota di Indonesia. Produk yang ditawarkan mencakup roti, pastry, serta minuman kopi.
Antrean Pembeli Jadi Sinyal Awal
Pada hari pertama operasional, masyarakat terlihat datang sejak pagi untuk mencoba produk Roti O di lantai satu Kandilo Plaza.
Promo pembukaan menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan kepada konsumen. Produk yang dipasarkan mencakup pilihan roti dan kopi.
Antusiasme hari pertama memang belum bisa dijadikan ukuran keberhasilan jangka panjang sebuah gerai. Namun, antrean pembeli menunjukkan adanya perhatian awal masyarakat terhadap kehadiran merek tersebut.
Bagi Kandilo Plaza, momentum ini dapat menjadi titik awal untuk membangun pola kunjungan baru yang lebih rutin.
Pengelola juga berharap kehadiran Roti O diikuti merek lain sehingga pilihan kuliner dan aktivitas pengunjung di dalam pusat perbelanjaan semakin beragam.
Baca Juga: PPU Masuk Pemetaan Rawan Narkotika, Dugaan Oknum Polisi Jadi Perhatian
Strategi Baru Perlu Berjalan Bersama Pedagang Lokal
Revitalisasi Kandilo Plaza menghadapi tantangan yang cukup spesifik. Pusat perbelanjaan ini perlu menghadirkan wajah baru sekaligus menjaga ekosistem pedagang yang sudah ada.
Pemerintah Kabupaten Paser sebelumnya menyampaikan bahwa penataan Kandilo Plaza menjadi bagian dari strategi mengembalikan fungsi pusat perbelanjaan tersebut sebagai ruang ekonomi, hiburan, dan kebanggaan masyarakat.
Pada awal 2026, Pemkab Paser juga telah bertemu pelaku waralaba, ritel, dan franchise nasional untuk membahas peluang investasi di Kandilo Plaza. Sejumlah pelaku usaha menyoroti pentingnya pengelolaan, keamanan retribusi, logistik, perizinan, serta infrastruktur pendukung.
Artinya, masuknya satu merek nasional merupakan bagian dari proses yang lebih panjang. Daya tarik baru perlu dibarengi pengelolaan ruang, akses, kenyamanan, dan promosi yang konsisten.
Poin Penting:
- Roti O resmi membuka gerai di lantai satu Kandilo Plaza pada Senin (10/8/2026).
- Gerai beroperasi setiap hari dari pagi hingga malam atau sampai stok habis.
- Promo roti dan kopi ditawarkan pada hari pertama pembukaan.
- Pengelola Kandilo Plaza memprioritaskan sektor F&B.
- Sektor fesyen belum diprioritaskan untuk melindungi pedagang pakaian lokal.
- Pemkab Paser tengah mendorong revitalisasi Kandilo Plaza sebagai pusat aktivitas ekonomi.
Insight Redaksi
Kehadiran Roti O menunjukkan Kandilo Plaza mulai mencari formula baru untuk mendatangkan pengunjung. Namun, satu merek saja kadada cukup. Pengelola perlu menjaga kombinasi antara brand nasional, pedagang lokal, kenyamanan ruang, dan agenda rutin agar kunjungan tidak hanya ramai saat pembukaan. Jadi, bukan sekadar ramai sesaat, tapi bagaimana bubuhan Paser punya alasan datang lagi.
Pengelola bisa memperkuat promosi digital dan agenda kuliner rutin agar kunjungan Roti O ikut mengalir ke tenant lokal lainnya.
Bagikan artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang tahu perkembangan baru Kandilo Plaza.
Penasaran apakah kehadiran Roti O bakal menjadi awal kebangkitan Kandilo Plaza? Ikuti terus kabar ekonomi dan perkembangan Paser hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Kapan Roti O mulai beroperasi di Kandilo Plaza?
Roti O mulai beroperasi pada Senin, 10 Agustus 2026, di lantai satu Kandilo Plaza.
2. Kapan gerai Roti O buka?
Gerai disebut buka setiap hari sejak pagi hingga malam, atau sampai stok produk habis.
3. Apa produk yang ditawarkan Roti O?
Roti O menyediakan berbagai produk roti, pastry, serta minuman kopi dan pilihan minuman lainnya.
4. Mengapa pengelola Kandilo Plaza memprioritaskan sektor F&B?
Sektor F&B dipilih untuk menghadirkan daya tarik baru, sementara ruang fesyen masih dipertimbangkan untuk melindungi pedagang pakaian lokal.
5. Apakah Roti O menjadi bagian dari revitalisasi Kandilo Plaza?
Kehadirannya menjadi salah satu langkah pengelola untuk menarik kunjungan dan mendukung kembali aktivitas ekonomi di Kandilo Plaza.
Sumber Informasi
Media Kaltim Post, dengan judul “Antrean Mengular! Roti O Perdana di Paser Langsung Banjir Pembeli”, oleh Muhammad Najib. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id. Informasi pendukung mengenai revitalisasi Kandilo Plaza berasal dari Media Center dan Prokopim Kabupaten Paser.