Antrean BBM di Berau Mengular, Tiga SPBU Kini Layani Pengisian 24 Jam

Riafandi • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 05:33 WIB
Ilustras Pertamina mengoperasikan tiga SPBU di Berau selama 24 jam untuk mengurai antrean BBM, dengan evaluasi dua minggu
Ilustras Pertamina mengoperasikan tiga SPBU di Berau selama 24 jam untuk mengurai antrean BBM, dengan evaluasi dua minggu

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Pertamina mengoperasikan tiga SPBU di Berau selama 24 jam untuk mengurangi antrean kendaraan, dengan evaluasi awal selama dua minggu.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Antrean kendaraan yang memanjang hingga badan jalan di sejumlah SPBU Kabupaten Berau mendorong Pertamina Patra Niaga memperpanjang waktu pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM). Sejak 12 Oktober 2026, tiga SPBU di wilayah tersebut mulai beroperasi selama 24 jam untuk membantu mengurai kepadatan antrean.

Kebijakan ini menjadi salah satu upaya menjawab keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM tanpa harus terkonsentrasi pada jam-jam tertentu. Namun, layanan sepanjang hari tersebut masih terbatas pada penjualan BBM nonsubsidi.

Tiga SPBU di Berau Mulai Beroperasi 24 Jam

Sales Branch Manager Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengatakan operasional 24 jam mulai diterapkan pada Senin, 12 Oktober 2026.

Tiga SPBU yang menjalankan kebijakan tersebut adalah:

  • SPBU Rinding Baru.

  • SPBU Sambaliung Baru.

  • SPBU Kilometer Lima.

Hermawan menjelaskan, penambahan jam operasional merupakan respons terhadap aspirasi masyarakat sekaligus upaya mengurangi antrean kendaraan yang kerap mengular di sekitar SPBU.

Menurutnya, penerapan kebijakan tersebut semula direncanakan berlangsung pada awal Oktober. Namun, Pertamina terlebih dahulu mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kondisi sosial, sebelum menjalankannya.

Baca Juga: Museum Batiwakkal Berau Dapat Anggaran Rehabilitasi Rp30 Juta, Atap Juga Diperbaiki

Efektivitas Layanan Dievaluasi Selama Dua Minggu

Pertamina belum langsung menetapkan perluasan layanan secara menyeluruh. Pada tahap awal, perusahaan akan mengevaluasi pelaksanaan operasional 24 jam selama dua minggu pertama.

Evaluasi tersebut bertujuan melihat efektivitas penambahan waktu pelayanan dalam membantu kelancaran penyaluran BBM dan mengurangi kepadatan antrean kendaraan.

Hasil evaluasi nantinya menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah berikutnya. Dengan demikian, dampak kebijakan terhadap kondisi antrean di lapangan masih perlu dilihat melalui pelaksanaan dan hasil evaluasi tersebut.

Selain tiga SPBU yang sudah beroperasi sepanjang hari, Pertamina juga mempersiapkan perluasan layanan ke tiga lokasi lainnya, yakni SPBU Bujangga, SPBU Maluang, dan SPBU Haji Isa III.

Pertamina turut mendorong SPBU lain di Kabupaten Berau untuk mempertimbangkan penerapan jam operasional serupa sesuai kesiapan masing-masing.

Penjualan BBM Bersubsidi Belum Masuk Layanan 24 Jam

Meski waktu pelayanan diperpanjang, jenis BBM yang tersedia dalam operasional 24 jam saat ini masih terbatas pada BBM nonsubsidi.

Hermawan menyebut Pertamina berencana meningkatkan cakupan layanan secara bertahap. Perusahaan juga membuka peluang agar penjualan BBM bersubsidi dapat masuk dalam operasional yang diperpanjang tersebut.

Namun, rencana itu masih merupakan pengembangan ke depan. Belum ada kepastian dalam informasi yang disampaikan mengenai waktu penerapan layanan BBM bersubsidi selama 24 jam.

Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara kebijakan yang sudah berjalan dan rencana perluasan layanan yang masih dipersiapkan.

Antrean SPBU Berau Sempat Mengganggu Arus Lalu Lintas

Sebelum kebijakan operasional 24 jam diterapkan, antrean kendaraan di sejumlah SPBU Berau dilaporkan memanjang hingga badan jalan. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama pada jam-jam padat kendaraan.

Satlantas Polres Berau menyatakan persoalan antrean tersebut menjadi perhatian. Personel kepolisian terus melakukan pemantauan dan penertiban agar antrean tidak semakin meluas serta menghambat pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, mengatakan antrean kendaraan di beberapa SPBU memang cukup panjang. Situasi tersebut dinilai perlu ditangani, terlebih sejumlah SPBU berada di ruas jalan yang ramai dilalui masyarakat.

Penanganan antrean pun berkaitan dengan dua kebutuhan sekaligus, yakni memastikan masyarakat dapat mengakses layanan BBM dan menjaga kelancaran pergerakan kendaraan di jalan raya.

Operasional 24 jam di tiga SPBU menjadi salah satu langkah yang ditempuh Pertamina. Efektivitasnya akan terlihat dari hasil evaluasi serta perkembangan kondisi antrean setelah kebijakan berjalan.

Baca Juga: Hadapi Ancaman Karhutla dan Kabut Asap, Berau Ajukan Bantuan Pemadam ke Kemendagri

Poin Penting

  • Tiga SPBU di Kabupaten Berau mulai beroperasi 24 jam sejak 12 Oktober 2026.

  • SPBU yang menerapkan layanan tersebut adalah Rinding Baru, Sambaliung Baru, dan Kilometer Lima.

  • Pertamina mengevaluasi pelaksanaan kebijakan selama dua minggu pertama.

  • Layanan 24 jam saat ini masih terbatas pada penjualan BBM nonsubsidi.

  • Pertamina mempersiapkan perluasan layanan ke SPBU Bujangga, Maluang, dan Haji Isa III.

  • Satlantas Polres Berau memantau dan menertibkan antrean yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Insight Redaksi

Penambahan jam operasional SPBU dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk mengisi BBM di luar waktu yang biasanya padat. Namun, kebijakan ini tetap perlu dinilai berdasarkan dampaknya terhadap panjang antrean, kelancaran distribusi, dan kondisi lalu lintas di sekitar SPBU.

Perluasan layanan juga masih menjadi pekerjaan lanjutan, terutama karena operasional 24 jam saat ini belum mencakup BBM bersubsidi. Evaluasi dua minggu pertama menjadi tahap penting untuk melihat apakah kebijakan tersebut mampu menjawab persoalan antrean di Berau.

Informasi warga bisa jadi awal pengungkapan kasus dan membantu memperluas perhatian terhadap persoalan publik. Sampaikan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar info biasa!

Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar berita biasa!

FAQ

1. SPBU mana saja di Berau yang beroperasi 24 jam?

Tiga SPBU yang menerapkan operasional 24 jam adalah SPBU Rinding Baru, SPBU Sambaliung Baru, dan SPBU Kilometer Lima.

2. Sejak kapan layanan 24 jam mulai diterapkan?

Layanan tersebut mulai berjalan pada Senin, 12 Oktober 2026.

3. Apakah semua jenis BBM tersedia selama 24 jam?

Berdasarkan informasi yang disampaikan Pertamina, layanan 24 jam saat ini masih terbatas pada penjualan BBM nonsubsidi.

4. Apakah Pertamina akan menambah SPBU yang beroperasi 24 jam?

Pertamina sedang mempersiapkan perluasan layanan ke SPBU Bujangga, SPBU Maluang, dan SPBU Haji Isa III.

5. Berapa lama kebijakan operasional 24 jam akan dievaluasi?

Pertamina akan mengevaluasi penerapan kebijakan tersebut selama dua minggu pertama untuk menilai efektivitasnya dalam membantu kelancaran penyaluran BBM dan mengurangi antrean.

6. Mengapa antrean kendaraan di SPBU Berau menjadi perhatian?

Antrean di sejumlah SPBU dilaporkan memanjang hingga badan jalan sehingga berpotensi menghambat arus lalu lintas, terutama pada ruas jalan yang ramai.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Berau Post" Berjudul"Urai Antrean Kendaraan, Pertamina Operasikan Tiga SPBU di Kabupaten Berau Selama 24 Jam Nonstop",oleh penulis Nurismi. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : BERAU POST
spbu bbm pertamina berau