BBM Subsidi Diawasi Ketat, Delapan SPBU Berau Dijaga Dishub dan Satpol PP

Riafandi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 13:00 WIB
Delapan SPBU Berau diawasi petugas gabungan Dishub dan Satpol PP untuk menjaga ketertiban antrean BBM (BTV/AI)  (SENO/BP)
Delapan SPBU Berau diawasi petugas gabungan Dishub dan Satpol PP untuk menjaga ketertiban antrean BBM (BTV/AI) (SENO/BP)

Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Dishub dan Satpol PP Berau mengawasi delapan SPBU untuk menjaga ketertiban antrean serta memastikan penyaluran BBM subsidi sesuai ketentuan.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Penyaluran bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, di Kabupaten Berau kini mendapat pengawasan langsung dari petugas gabungan.Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau ditugaskan menjaga sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memastikan proses pelayanan berjalan tertib.

Kepala Dishub Berau yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP, Rusnan Hefni, mengatakan pengawasan dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan.

“Kami di Dishub dan Satpol PP diminta bertugas menjaga penjualan BBM di sejumlah SPBU,” ujarnya.

Delapan SPBU Masuk Pengawasan

Sebanyak delapan SPBU diperintahkan mendapat pengawasan petugas gabungan.

Personel ditempatkan secara bergantian agar penjagaan dapat dilakukan secara rutin.

Setiap SPBU akan dijaga oleh dua petugas, masing-masing satu personel dari Dishub dan satu personel Satpol PP.

Menurut Rusnan, jumlah personel yang tersedia saat ini masih mencukupi untuk menjalankan pola penjagaan tersebut.

“Setiap SPBU akan diisi satu petugas Dishub dan satu petugas Satpol PP,” katanya.

Pola bergiliran tersebut memungkinkan pengawasan tetap dilakukan tanpa harus menempatkan seluruh personel secara bersamaan di lapangan.

Baca Juga: Lulus Kuliah Bukan Akhir, Bupati Berau Dorong Sarjana Jadi Penggerak Ekonomi

Antrean Mengular Jadi Perhatian

Pengawasan petugas tidak hanya menyasar proses pelayanan BBM.

Antrean kendaraan yang mengular menjadi salah satu perhatian utama karena berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.

Kondisi antrean yang panjang dapat membuat kendaraan menumpuk hingga keluar area SPBU. Jika tidak ditangani dengan tertib, situasi tersebut berpotensi mengganggu pengguna jalan lainnya.

Karena itu, petugas Dishub dan Satpol PP turut memastikan antrean kendaraan tetap terkendali.

Penggunaan Barcode Juga Diawasi

Selain antrean, petugas juga mengawasi operator SPBU dalam penggunaan barcode sebagai salah satu instrumen dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan proses pelayanan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Yang diawasi adalah antrean mengular, termasuk ketertiban operator dalam penggunaan barcode,” jelasnya.

Dengan pengawasan tersebut, pemerintah daerah berharap penyaluran BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih tertib dan tepat sasaran.

Kehadiran petugas di lapangan juga diharapkan dapat mengantisipasi gangguan ketertiban yang mungkin muncul akibat antrean panjang.

Penjagaan Dilakukan Bergiliran

Dishub dan Satpol PP akan melakukan penjagaan secara bergiliran di delapan SPBU yang telah ditentukan.

Pola tersebut memungkinkan petugas melakukan pemantauan secara rutin sekaligus melihat kondisi masing-masing lokasi.

Evaluasi terhadap situasi di lapangan juga diperlukan. Jika kondisi antrean atau pelayanan berubah, pola pengawasan dapat disesuaikan agar tetap efektif.

Bagi masyarakat, pengawasan ini diharapkan membuat proses pengisian BBM berlangsung lebih tertib, sementara arus lalu lintas di sekitar SPBU tetap dapat berjalan.

Pada akhirnya, pengawasan bukan hanya soal menjaga antrean, tetapi juga memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan gangguan ketertiban di ruang publik.

Baca Juga: Disbudpar Berau Dorong Destinasi Wisata Dilengkapi Infrastruktur dan Lingkungan Bersih

Poin Penting

Insight Redaksi

Pengawasan BBM bersubsidi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan bakar. Ketertiban proses pelayanan juga penting, terutama ketika antrean kendaraan sampai berpotensi mengganggu lalu lintas.

Penempatan petugas Dishub dan Satpol PP di delapan SPBU menunjukkan bahwa persoalan antrean membutuhkan pengawasan langsung di lapangan.

Di sisi lain, penggunaan barcode juga menjadi bagian yang diawasi. Artinya, perhatian pemerintah tidak hanya berada pada kendaraan yang mengantre, tetapi juga pada proses pelayanan di sisi operator.

Nah, bubuhan Berau yang mengisi BBM di SPBU tentu perlu ikut menjaga ketertiban. Antre sesuai jalur, ikuti mekanisme yang berlaku, dan jangan sampai antrean malah mengganggu pengguna jalan lain.

Share informasi ini ke bubuhan dan kawalan agar sama-sama mengetahui adanya pengawasan di delapan SPBU Berau.

Ikuti info terbaru seputar pelayanan publik dan lalu lintas Berau hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa SPBU yang mendapat pengawasan di Berau?

Sebanyak delapan SPBU diperintahkan mendapat pengawasan dari petugas gabungan.

2. Siapa yang melakukan pengawasan?

Pengawasan dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Berau.

3. Berapa petugas yang ditempatkan di setiap SPBU?

Setiap SPBU akan ditempatkan dua petugas, yakni satu personel Dishub dan satu personel Satpol PP.

4. Apa yang menjadi fokus pengawasan?

Petugas mengawasi ketertiban antrean kendaraan serta proses pelayanan BBM.

5. Apakah penggunaan barcode ikut diawasi?

Ya. Operator SPBU turut diawasi dalam penggunaan barcode sebagai salah satu instrumen penyaluran BBM bersubsidi.

6. Mengapa antrean kendaraan menjadi perhatian?

Antrean yang mengular berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "BerauPost", dengan judul "Awasi Penyaluran BBM Subsidi, Dishub dan Satpol PP Berau Jaga Delapan SPBU",oleh penulis Nurismi. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : BERAU POST
Dishub Berau spbu berau bbm subsidi