Durasi Baca: 5 Menit
Ikhtisar: Pemkab Berau mendorong kampung mengembangkan potensi lokal sekaligus memperkuat tanggung jawab perangkat desa demi kesejahteraan warga.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Berau mendorong pemerintah kampung mengoptimalkan potensi lokal sebagai sumber penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus meminta perangkat desa menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal.
Dorongan ini menempatkan kampung bukan sekadar penerima program pembangunan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang mampu mengembangkan kekuatan wilayahnya sendiri.
Potensi kampung jangan berhenti menjadi sumber daya
Setiap kampung di Berau memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Sektor pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata hingga ekonomi kreatif menjadi bagian dari peluang yang dapat dikembangkan sesuai kondisi masing-masing wilayah.
Salah satu contoh yang pernah disorot adalah Kampung Pulau Besing. Wilayah ini memiliki potensi udang galah sekaligus wisata alam berbasis sungai. Potensi tersebut menunjukkan bahwa kekayaan kampung dapat dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi tanpa harus meninggalkan karakter lokal.
Pengembangan potensi seperti ini juga berkaitan dengan upaya memperkuat kemandirian kampung. Pemkab Berau sebelumnya mencatat dari 100 kampung, sebanyak 22 berstatus mandiri, 48 maju, dan 30 berkembang. Tidak ada lagi kampung yang masuk kategori tertinggal.
Baca Juga: Produk UMKM Berau Dibawa ke Pasar Nasional, Pemkab Buka Peluang Lewat Berbagai Expo
Perangkat desa punya peran yang tidak kecil
Potensi daerah tidak akan banyak berarti jika tidak diikuti pengelolaan yang baik. Karena itu, perangkat kampung menjadi bagian penting dalam memastikan pemerintahan berjalan, pelayanan masyarakat tetap terjaga, dan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Pemkab Berau sebelumnya menegaskan bahwa perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan di tingkat kampung. Mereka dituntut bekerja profesional, terbuka, serta membangun koordinasi dengan berbagai unsur di kampung.
“Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan, maka dalam menjalankan tugas harus profesional, terbuka, dan bekerja dengan hati.”
Pesan tersebut menjadi penting karena pembangunan kampung tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Kemampuan aparatur dalam mengelola pemerintahan, memahami kebutuhan warga, dan menggerakkan potensi ekonomi turut menentukan apakah sebuah kampung mampu berkembang secara berkelanjutan.
BUMK bisa menjadi penggerak ekonomi kampung
Salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan pemerintah kampung adalah Badan Usaha Milik Kampung atau BUMK.
Pemkab Berau sebelumnya mendorong BUMK agar dikelola secara profesional sehingga tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Sektor yang bisa dikembangkan menyesuaikan keunggulan masing-masing kampung. Pariwisata, pertanian, kelautan, produk olahan dan ekonomi kreatif menjadi beberapa bidang yang telah disebut sebagai peluang pengembangan ekonomi lokal di Berau.
Artinya, pengembangan ekonomi kampung tidak harus menggunakan pola yang sama. Justru kekuatan lokal dapat menjadi pembeda sekaligus dasar untuk menentukan usaha yang paling sesuai.
Tantangannya bukan hanya menemukan potensi
Ada satu persoalan yang tidak kalah penting: potensi lokal harus diikuti pengelolaan yang konsisten.
Pengalaman Berau dalam mendorong kampung menjadi lebih maju menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah kampung, perangkat desa dan masyarakat. Pemkab juga menekankan penguatan kapasitas serta profesionalisme perangkat kampung agar pelayanan publik semakin baik.
Di sisi lain, pengelolaan anggaran juga menjadi bagian dari tanggung jawab tersebut. Pada 2026, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengingatkan kepala kampung dan sekretaris desa agar mengelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab, terutama ketika anggaran mengalami tekanan.
Dengan begitu, gagasan menggali potensi lokal tidak berhenti pada slogan. Ada pekerjaan lanjutan yang harus dilakukan: memetakan peluang, menentukan pengelolaan yang tepat, menjaga akuntabilitas, dan memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat.
Baca Juga: Antrean BBM di Berau Mengular, 8 SPBU Dijaga Petugas Gabungan
Arah pembangunan kampung semakin penting
Bagi Berau, penguatan ekonomi kampung juga memiliki arti lebih luas. Daerah ini sedang mendorong sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam, termasuk melalui UMKM, ekonomi kreatif, pertanian dan pariwisata.
Karena itu, perangkat kampung memiliki posisi strategis. Mereka berada paling dekat dengan masyarakat sehingga dapat membantu pemerintah melihat kebutuhan sekaligus peluang yang ada di masing-masing wilayah.
Jika potensi lokal dikelola dengan baik dan aparatur menjalankan tanggung jawab secara profesional, kampung tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pembangunan, tetapi juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi warganya.
Poin Penting
- Pemkab Berau mendorong kampung mengoptimalkan potensi lokal.
- Potensi yang dapat dikembangkan meliputi pertanian, perikanan, pariwisata dan ekonomi kreatif.
- Perangkat desa memiliki peran penting dalam pelayanan dan pembangunan kampung.
- BUMK didorong menjadi salah satu penggerak kegiatan ekonomi masyarakat.
- Pengelolaan anggaran dan pemerintahan harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
- Dari 100 kampung di Berau, 22 berstatus mandiri, 48 maju dan 30 berkembang.
Insight Redaksi
Pengembangan potensi lokal akan lebih berarti jika dibarengi aparatur kampung yang mampu mengelola peluang tersebut secara profesional. Tantangannya bukan sekadar menemukan apa yang bisa dijual atau dikembangkan, tetapi memastikan manfaat ekonominya benar-benar kembali kepada warga.
Jangan sampai ketinggalan perkembangan pembangunan kampung dan pengembangan potensi lokal di Berau, selalu update hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa yang didorong Pemkab Berau?
Pemkab Berau mendorong pemerintah kampung menggali dan mengembangkan potensi lokal untuk memperkuat ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
2. Apa saja potensi yang dapat dikembangkan?
Potensi kampung dapat berasal dari pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga produk unggulan masyarakat.
3. Mengapa perangkat desa penting dalam pembangunan kampung?
Perangkat desa merupakan bagian penting dalam pelayanan, administrasi pemerintahan, koordinasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
4. Apa peran BUMK?
BUMK dapat menjadi wadah pengembangan usaha kampung dan didorong untuk membantu membuka peluang ekonomi serta lapangan kerja bagi masyarakat.
5. Berapa jumlah kampung di Kabupaten Berau?
Kabupaten Berau memiliki 100 kampung. Berdasarkan data yang disampaikan Pemkab Berau, 22 kampung berstatus mandiri, 48 maju dan 30 berkembang.
6. Apa yang perlu diperhatikan dalam pengembangan potensi kampung?
Selain potensi ekonominya, pemerintah kampung perlu memperhatikan tata kelola, profesionalisme aparatur, transparansi anggaran dan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "BerauPost", dengan judul "Gali Potensi Lokal Demi Kesejahteraan Warga, Pemkab Berau Ingatkan Tanggung Jawab Perangkat Desa",oleh penulis Nurismi. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id
Editor : Arya Kusuma
Sumber : BERAU POST