Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getarannya Terasa hingga Berau

Riafandi • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 10:26 WIB
Ilustrasi,Gempa M6,2 guncang Parigi Moutong, getaran turut dirasakan hingga Berau, BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami. (BTV/AI)
Ilustrasi,Gempa M6,2 guncang Parigi Moutong, getaran turut dirasakan hingga Berau, BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Minggu dini hari. Berdasarkan laporan BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong dengan kedalaman 44 kilometer. Getaran dilaporkan turut dirasakan hingga Berau. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Gempa bumi berkekuatan M6,2 mengguncang wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Minggu (16/8/2026) dini hari.

Gempa tercatat terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 23.25.19 WIB atau 00.25.19 WITA. Episentrum berada di laut, sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong, dengan kedalaman 44 kilometer.

Getaran gempa tidak hanya dirasakan di wilayah Sulawesi Tengah. Sejumlah daerah di Kalimantan Timur, termasuk Berau, juga merasakan getarannya.

Gempa Berpusat di Laut

Berdasarkan informasi BMKG, episentrum gempa berada pada koordinat 0,25 derajat Lintang Utara dan 120,22 derajat Bujur Timur.

Lokasinya berada di laut, sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 44 kilometer.

Kondisi tersebut membuat guncangan terasa di sejumlah wilayah yang cukup jauh dari pusat gempa.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hasil pemodelan tsunami yang dilakukan BMKG menunjukkan tidak ada potensi tsunami akibat gempa tersebut.

Masyarakat tetap diminta memperhatikan informasi resmi dan tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Getaran Terasa hingga Berau

Guncangan gempa juga dirasakan hingga sejumlah wilayah di Kalimantan Timur.

Berau termasuk wilayah yang dilaporkan merasakan getaran. Selain Berau, getaran juga tercatat dirasakan di Bontang dan Kutai Timur dengan intensitas II–III MMI berdasarkan informasi yang berkembang dari data BMKG.

Getaran di Kaltim Relatif Ringan

Di wilayah yang jauh dari episentrum, intensitas guncangan relatif lebih rendah dibandingkan daerah yang berada lebih dekat dengan pusat gempa.

Data BMKG menunjukkan guncangan paling kuat dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, sementara wilayah seperti Berau, Bontang, dan Kutai Timur merasakan intensitas yang lebih rendah.

Warga Diminta Tetap Tenang

Gempa bumi yang terasa secara tiba-tiba dapat membuat masyarakat panik.

Namun, masyarakat diimbau tetap tenang dan mengutamakan informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah.

Informasi yang belum terverifikasi sebaiknya tidak langsung dipercaya ataupun disebarkan.

Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI di Bukit Pinang Samarinda, Warga dan Mahasiswa UINSI Kompak Berlomba

Waspadai Gempa Susulan

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.

Dalam informasi resminya, BMKG meminta masyarakat tetap waspada dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Guncangan Paling Terasa di Sulteng

Wilayah yang berada lebih dekat dengan episentrum merasakan guncangan lebih kuat.

BMKG mencatat intensitas hingga V MMI di Tinombo, Parigi Moutong, Dampelas, dan Donggala. Sementara Kota Parigi, Donggala, Tolitoli, dan Palu mengalami intensitas hingga IV MMI.

Getaran Menyebar ke Wilayah Lain

Guncangan kemudian dirasakan di sejumlah daerah yang lebih jauh dari pusat gempa.

Di Kalimantan Timur, Berau, Bontang, dan Kutai Timur termasuk wilayah yang merasakan getaran dengan intensitas II–III MMI.

Pentingnya Informasi Resmi

Gempa bumi sering kali memunculkan berbagai informasi yang beredar cepat di masyarakat.

Dalam kondisi seperti ini, informasi resmi menjadi penting untuk mencegah kepanikan.

BMKG mengingatkan masyarakat agar memperoleh perkembangan gempa melalui kanal resmi yang telah terverifikasi.

Jangan Terpengaruh Kabar yang Belum Jelas

Masyarakat tidak perlu mempercayai informasi yang tidak memiliki sumber jelas.

Terutama terkait potensi gempa susulan maupun tsunami, informasi sebaiknya menunggu keterangan resmi dari lembaga berwenang.

Baca Juga: Kebakaran Kampung Lempunah, Respons Cepat Dinsos Kutai Barat Bantu 25 Warga Terdampak

Kondisi Terus Dipantau

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan setelah kejadian.

Pemantauan diperlukan untuk melihat kemungkinan adanya gempa susulan serta perkembangan informasi mengenai dampak gempa.

Data awal juga dapat diperbarui apabila hasil analisis lebih lanjut menunjukkan perubahan parameter.

Masyarakat Tetap Waspada

Meski tidak berpotensi tsunami, kewaspadaan tetap diperlukan.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak guncangan dapat memperhatikan kondisi bangunan di sekitarnya, terutama jika terdapat kerusakan setelah gempa.

Berau Turut Merasakan Dampak Getaran

Berau menjadi salah satu wilayah di luar Sulawesi Tengah yang turut merasakan getaran.

Jarak yang cukup jauh dari episentrum membuat intensitas guncangan di wilayah ini lebih rendah dibandingkan kawasan sekitar Parigi Moutong.

Namun, fakta bahwa getaran dapat dirasakan hingga Kalimantan Timur menunjukkan luasnya jangkauan guncangan gempa tersebut.

Tetap Ikuti Perkembangan

Masyarakat Berau dan wilayah Kaltim lainnya dapat terus memantau perkembangan melalui informasi resmi.

Jika terjadi guncangan kembali, masyarakat diimbau tetap tenang dan memperhatikan keselamatan.

Poin Penting

Insight Redaksi: Gempa M6,2 di Parigi Moutong ini cukup menarik perhatian karena getarannya bisa terasa sampai Berau, Ces. Meski jaraknya jauh, masyarakat Kaltim tetap merasakan guncangan dengan intensitas yang relatif ringan,Yang paling penting, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Jadi kada perlu panik, tapi tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan kondisi bangunan di sekitar.Kalau ada informasi gempa beredar di grup WhatsApp atau media sosial, pastikan sumbernya jelas sebelum dipercaya.

Gempa bisa datang tiba-tiba, tapi kepanikan jangan sampai ikut menyebar. Tetap tenang, cek informasi resmi, dan utamakan keselamatan, Ces!

FAQ

1. Berapa kekuatan gempa Parigi Moutong?

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 berdasarkan informasi awal BMKG.

2. Kapan gempa terjadi?

Gempa terjadi pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026 pukul 23.25.19 WIB atau Minggu dini hari, 16 Agustus 2026 pukul 00.25.19 WITA.

3. Di mana pusat gempa?

Episentrum berada di laut sekitar 74 kilometer barat daya Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada kedalaman 44 kilometer.

4. Apakah gempa berpotensi tsunami?

Tidak. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

5. Apakah getaran dirasakan di Berau?

Ya. Berau termasuk wilayah yang dilaporkan merasakan getaran gempa tersebut dengan intensitas II–III MMI

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "BerauPost", dengan judul "7Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Getaran Dirasakan hingga Berau",oleh penulis Nurismi. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : BERAU POST
Gempa Sulawesi Tengah gempa Parigi Moutong BMKG gempa