Durasi Baca: 6 Menit
Ikhtisar: Lapas Balikpapan memastikan tak ada fasilitas mewah bagi warga binaan, namun jumlah penghuni hampir dua kali kapasitas.
Balikpapan TV - Hai Ces! Lapas Kelas IIA Balikpapan memastikan tidak terdapat fasilitas khusus atau mewah yang diperuntukkan bagi warga binaan tertentu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan Andri Lesmono menyusul sorotan mengenai pemberitaan fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Menurut Andri, pemeriksaan terhadap kondisi dan fasilitas di dalam lapas dilakukan secara rutin maupun insidentil. Pemeriksaan terbaru juga dilakukan oleh tim dari Kantor Wilayah (Kanwil).
“Enggak ada, sudah dipastikan enggak ada. Kemarin juga sudah pemeriksaan tim dari Kanwil keliling Lapas ini.”
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas yang tersedia digunakan sesuai fungsi dan tidak ada perlakuan berbeda terhadap warga binaan.
Pemeriksaan Fasilitas Dilakukan Rutin
Andri mengatakan pengecekan terhadap fasilitas lapas tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan atau sorotan.
Pemeriksaan dilakukan secara rutin maupun insidentil untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus memastikan fungsi lapas berjalan sesuai ketentuan yang diterapkan.
“Kami rutin melaksanakan pengecekan. Baik rutin maupun insidentil, kami selalu melaksanakan kegiatan pengecekan tersebut untuk memastikan Lapas ini fungsinya itu sama semuanya, enggak ada perbedaan.”
Selain pemeriksaan internal, tim dari Kanwil juga telah melakukan pengecekan dengan berkeliling di area Lapas Kelas IIA Balikpapan.
Dari pemeriksaan yang disebutkan Andri tersebut, pihak lapas memastikan tidak ditemukan fasilitas khusus atau mewah bagi warga binaan.
Baca Juga: Lima Tuntutan Aliansi Balikpapan Bergerak, dari Pertalite hingga RS Sayang Ibu
Penghuni Lapas Capai Sekitar 1.250 Orang
Di sisi lain, Lapas Kelas IIA Balikpapan masih menghadapi persoalan kelebihan kapasitas.
Kapasitas lapas tercatat hanya 707 orang, sedangkan jumlah warga binaan saat ini mencapai sekitar 1.250 orang.
Jika dibandingkan dengan kapasitas yang tersedia, jumlah penghuni tersebut jauh lebih besar. Kondisi ini membuat ruang yang tersedia harus digunakan oleh jumlah warga binaan yang lebih banyak dibandingkan kapasitas awal lapas.
Andri menyebut sebagian warga binaan masih dapat memanfaatkan area lantai bawah sebagai tempat beristirahat.
“Kalau untuk yang 80 persen itu insyaallah masih bisa memanfaatkan lantai bawah untuk tidur. Kebanyakan teman-teman itu banyak juga akhirnya yang memanfaatkan tidur di lantainya, lantai bawah.”
Kelebihan Kapasitas Jadi Persoalan Tersendiri
Kondisi kelebihan kapasitas menjadi persoalan yang berbeda dengan isu fasilitas khusus.
Di satu sisi, Lapas Balikpapan menyatakan pemeriksaan fasilitas dilakukan untuk memastikan tidak ada perlakuan berbeda bagi warga binaan. Di sisi lain, jumlah penghuni yang mencapai sekitar 1.250 orang berada jauh di atas kapasitas 707 orang.
Dengan kondisi tersebut, pemanfaatan area lantai bawah sebagai tempat beristirahat menjadi salah satu cara yang disebut pihak lapas untuk menampung kebutuhan warga binaan.
Namun, sumber tidak menjelaskan secara rinci bagaimana pembagian ruang maupun kondisi seluruh fasilitas akibat jumlah penghuni yang melebihi kapasitas.
Karena itu, informasi mengenai kondisi kelebihan kapasitas perlu dibaca sesuai data yang disampaikan pihak Lapas Kelas IIA Balikpapan.
Baca Juga: PLN Perkuat Interkoneksi Kaltim-Kaltara, Cadangan Daya Capai 477,08 MW
Lapas Terbuka Terhadap Kritik dan Masukan
Andri mengatakan pihaknya terbuka terhadap kritik maupun masukan dari masyarakat mengenai kondisi dan pelayanan di dalam lapas.
Menurutnya, pengawasan dari masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak lapas dalam menjalankan tugas.
“Kami sangat senang kinerja kami diawasi sehingga kami bisa tetap berkontribusi positif, baik untuk organisasi maupun masyarakat.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan dari internal maupun Kanwil, tetapi juga diharapkan datang dari masyarakat.
Bagi pengelola lapas, kritik dan masukan disebut dapat menjadi bagian dari evaluasi untuk meningkatkan pelaksanaan tugas dan pelayanan.
Poin Penting
-
Lapas Kelas IIA Balikpapan menyatakan tidak memiliki fasilitas khusus atau mewah bagi warga binaan.
-
Pemeriksaan fasilitas dilakukan secara rutin dan insidentil.
-
Tim Kanwil telah melakukan pemeriksaan dengan berkeliling di Lapas Balikpapan.
-
Kapasitas Lapas Balikpapan tercatat 707 orang.
-
Jumlah warga binaan saat ini sekitar 1.250 orang.
-
Sebagian warga binaan disebut memanfaatkan lantai bawah sebagai tempat beristirahat.
-
Pihak lapas menyatakan terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat.
Insight Redaksi
Pernyataan mengenai fasilitas mewah dan persoalan kelebihan kapasitas merupakan dua hal yang perlu dipisahkan. Lapas Balikpapan menyatakan tidak ada fasilitas khusus bagi warga binaan, sementara pada saat yang sama jumlah penghuni berada di atas kapasitas yang tersedia.
Data 707 orang sebagai kapasitas dan sekitar 1.250 warga binaan menunjukkan adanya selisih jumlah penghuni yang cukup besar. Sumber juga menyebut sebagian warga binaan menggunakan lantai bawah untuk beristirahat, tetapi tidak merinci seluruh kondisi ruang hunian.
Karena itu, pengawasan terhadap fasilitas dan pelayanan tetap menjadi bagian penting, terlebih pihak lapas sendiri menyatakan terbuka terhadap kritik serta masukan masyarakat.
Informasi warga bisa jadi awal evaluasi terhadap pelayanan publik, tetapi kabar yang terverifikasi tetap yang utama. Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apakah ada fasilitas mewah di Lapas Balikpapan?
Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan menyatakan tidak ada fasilitas khusus atau mewah bagi warga binaan.
2. Apakah fasilitas Lapas Balikpapan diperiksa?
Ya. Pemeriksaan disebut dilakukan secara rutin maupun insidentil. Tim dari Kanwil juga telah melakukan pemeriksaan di lapas.
3. Berapa kapasitas Lapas Kelas IIA Balikpapan?
Kapasitas yang disebutkan dalam sumber adalah 707 orang.
4. Berapa jumlah warga binaan saat ini?
Jumlah warga binaan disebut mencapai sekitar 1.250 orang.
5. Apakah Lapas Balikpapan mengalami kelebihan kapasitas?
Berdasarkan angka yang disampaikan pihak lapas, jumlah warga binaan sekitar 1.250 orang melebihi kapasitas 707 orang.
6. Di mana warga binaan beristirahat ketika jumlah penghuni melebihi kapasitas?
Menurut Kepala Lapas Balikpapan, sebagian warga binaan masih dapat memanfaatkan area lantai bawah untuk tidur atau beristirahat.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Radar Tarakan" Berjudul"Lapas Balikpapan Pastikan Tak Ada Fasilitas Mewah, Warga Binaan Capai 1.250 Orang",oleh penulis Muhammad Taufik. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post