Kematian WBP MH di Lapas Balikpapan Diselidiki, Polisi Periksa 4 Saksi

Riafandi • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 12:28 WIB
Polisi memeriksa empat saksi dan mengamankan rekaman CCTV untuk menyelidiki kematian WBP MH. (IST)
Polisi memeriksa empat saksi dan mengamankan rekaman CCTV untuk menyelidiki kematian WBP MH. (IST)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Polisi menyelidiki kematian WBP MH setelah perkelahian di Lapas Balikpapan dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kematian seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial MH di Lapas Kelas IIA Balikpapan kini masuk dalam penyelidikan Polresta Balikpapan.

Polisi membentuk tim untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum hingga setelah kondisi MH menurun dan akhirnya meninggal dunia.

Kapolresta Balikpapan Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengatakan penyelidikan dilakukan menggunakan pendekatan scientific crime investigation.

“Tim bekerja secara scientific crime investigation untuk menemukan fakta-fakta terkait peristiwa tersebut.”

Hingga Jumat, 2 Oktober 2026, penyidik telah memeriksa empat orang saksi. Beberapa saksi yang dimintai keterangan merupakan petugas Lapas Kelas IIA Balikpapan.

Polisi Amankan Rekaman CCTV Lapas

Selain memeriksa saksi, polisi juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berkaitan dengan kejadian.

Rekaman tersebut menjadi salah satu bahan penyelidikan untuk menelusuri rangkaian peristiwa yang dialami MH, mulai dari sebelum kejadian hingga kondisi setelah warga binaan tersebut mengalami keadaan kritis.

“Kami juga telah melaksanakan pemeriksaan sejumlah empat orang saksi, termasuk beberapa petugas lapas, dan pengambilan rekaman CCTV.”

Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan fakta mengenai kematian MH.

Artinya, proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada kesimpulan akhir mengenai seluruh rangkaian peristiwa tersebut.

Baca Juga: PLN Perkuat Interkoneksi Kaltim-Kaltara, Cadangan Daya Capai 477,08 MW

MH Sempat Terlibat Kontak Fisik dengan Dua WBP

Sebelum meninggal, MH diketahui terlibat kontak fisik dengan dua WBP lain berinisial I dan R di Blok B7 Lapas Kelas IIA Balikpapan pada 29 September 2026.

Berdasarkan keterangan Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan Andri Lesmano yang diberitakan sebelumnya, kontak fisik tersebut terjadi pada waktu berbeda.

Pada siang hari, MH terlibat kontak fisik dengan WBP berinisial I. Kemudian pada malam hari, MH kembali terlibat kontak fisik dengan WBP berinisial R.

Pihak lapas sebelumnya menyebut kedua peristiwa tersebut tidak berlangsung secara bersamaan. Karena itu, berdasarkan pemeriksaan internal sementara, kejadian tersebut disebut bukan pengeroyokan.

Setelah kejadian, MH mengalami luka sobek pada bagian pelipis kanan dan memar di telinga kiri. Kondisinya kemudian menurun hingga tidak sadarkan diri.

MH Dibawa ke Rumah Sakit, Meninggal 30 September

Petugas lapas kemudian membawa MH ke RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo untuk mendapatkan penanganan medis.

MH menjalani pemeriksaan di rumah sakit setelah kondisinya menurun. Namun, warga binaan tersebut dinyatakan meninggal dunia pada 30 September 2026 sekitar pukul 02.49 WITA.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami penyebab dan rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian MH.

Kapolresta Balikpapan meminta dukungan seluruh pihak agar proses penyelidikan dapat berjalan hingga fakta peristiwa terungkap.

“Kami mohon doa dan dukungannya kepada seluruh pihak agar peristiwa ini segera terungkap dengan terang benderang.”

Penyelidikan Masih Berjalan

Polresta Balikpapan belum menyampaikan kesimpulan akhir dari penyelidikan. Pemeriksaan terhadap saksi dan rekaman CCTV menjadi bagian dari proses untuk mencocokkan keterangan dengan bukti yang tersedia.

Pendekatan scientific crime investigation yang digunakan polisi diarahkan untuk menemukan fakta berdasarkan keterangan dan bukti dalam perkara tersebut.

Karena penyelidikan masih berlangsung, penyebab pasti kematian MH serta rangkaian kejadian yang mendahuluinya masih menjadi bagian dari pendalaman aparat.

Baca Juga: Dokumen SHT dan Roya Milik Siti Sakdiyah Hilang di Jalan Soekarno-Hatta Balikpapan

Poin Penting

Insight Redaksi

Kasus kematian MH masih berada dalam tahap penyelidikan. Karena itu, informasi mengenai rangkaian kejadian perlu dibedakan antara keterangan awal dari pihak lapas dan fakta yang sedang diverifikasi oleh kepolisian.

Pemeriksaan saksi serta rekaman CCTV menjadi bagian penting dalam proses tersebut karena polisi masih perlu menyusun rangkaian peristiwa berdasarkan bukti yang tersedia.

Yang juga penting, penyelidikan belum menghasilkan kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian maupun ada atau tidaknya tindak pidana. Kesimpulan tersebut berada pada proses hukum yang masih berjalan.

Informasi warga bisa menjadi awal pengungkapan suatu peristiwa, tetapi kabar yang terverifikasi tetap menjadi pegangan. Ikuti perkembangan terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1,. Siapa MH?

MH merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Balikpapan yang meninggal dunia setelah mengalami kondisi kritis usai kontak fisik dengan WBP lain.

2. Kapan peristiwa kontak fisik terjadi?

Kontak fisik yang melibatkan MH terjadi pada 29 September 2026 di Blok B7 Lapas Kelas IIA Balikpapan.

3. Berapa orang saksi yang sudah diperiksa polisi?

Polresta Balikpapan telah memeriksa empat orang saksi, termasuk beberapa petugas lapas.

4. Apakah polisi sudah mengamankan CCTV?

Ya. Polisi telah mengambil dan mengamankan rekaman CCTV yang berkaitan dengan kejadian sebagai bagian dari penyelidikan.

5. Kapan MH meninggal dunia?

MH dinyatakan meninggal dunia pada 30 September 2026 sekitar pukul 02.49 WITA setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo.

6. Apakah penyebab kematian MH sudah dipastikan?

Belum. Berdasarkan informasi yang tersedia, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan fakta terkait kematian MH.

7. Apa metode penyelidikan yang digunakan polisi?

Kapolresta Balikpapan menyebut penyelidikan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Kalltim Post" Berjudul"Polresta Balikpapan Selidiki Kematian WBP MH Usai Baku Hantam di Lapas",oleh penulis Muhammad Taufik. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post
WBP balikpapan lapas polresta balikpapan