Pencurian Meteran Air di Batu Ampar Marak, Aksi Tiga Pelaku Terekam CCTV Jelas

Ahla Najwa • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB
Tiga pemuda diduga mencuri meteran air PDAM, bonceng tiga menggunakan sepeda motor putih. (DOK. SUYONO/BALPOS)
Tiga pemuda diduga mencuri meteran air PDAM, bonceng tiga menggunakan sepeda motor putih. (DOK. SUYONO/BALPOS)

Durasi Baca: 4 Menit

Ikhtisar: Aksi tiga orang Pencuri meteran air kembali menjadi perhatian di Batu Ampar, Balikpapan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pencurian meteran air pelanggan kembali terjadi di Batu Ampar, Balikpapan, dengan aksi tiga pelaku berboncengan motor putih yang terekam CCTV.

Rekaman kamera pengawas membuat gerak-gerik pelaku lebih mudah dikenali. Buat warga yang meterannya terpasang di luar rumah, kasus ini jadi pengingat untuk tidak menganggap keamanan meteran sebagai urusan sepele.

Tiga Orang Terekam Beraksi

Dalam rekaman CCTV yang menjadi perhatian, terlihat tiga orang menggunakan satu sepeda motor berwarna putih dan berboncengan tiga.

Mereka diduga berkaitan dengan aksi pencurian meteran air di kawasan Batu Ampar. Rekaman tersebut menjadi gambaran penting mengenai kendaraan dan jumlah orang yang terlihat saat kejadian.

Pencurian meteran bukan hanya membuat pelanggan kehilangan perangkat yang terpasang di jaringan air. Ketika meteran dilepas atau dirusak, air juga dapat keluar dari sambungan dan mengganggu kondisi instalasi.

Persoalan serupa sebelumnya juga pernah menjadi perhatian Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Pada Agustus 2026, PTMB kembali mengingatkan pelanggan agar memastikan meter air berada di lokasi yang mudah dipantau dan segera melaporkan apabila terjadi kerusakan atau kehilangan.

Baca Juga: Kampung Bungas GSI Jalani Verifikasi Proklim Utama, Gerakan Iklim Tumbuh dari Warga

Meteran Hilang, Masalahnya Bisa Berlanjut

Meteran air bukan sekadar alat yang berada di depan rumah. Perangkat ini menjadi bagian dari sistem pelayanan air pelanggan.

Ketika meteran dicuri, pelanggan tidak hanya berhadapan dengan kehilangan barang. Instalasi yang terbuka juga berpotensi membuat air keluar tanpa terkendali sehingga kondisi jaringan perlu segera ditangani.

PTMB sebelumnya juga menyebut pencurian meteran dapat merugikan pelanggan karena harus menanggung penggantian meteran yang hilang, sekaligus menyebabkan air terbuang. Pada Maret 2025, PTMB bersama Polresta Balikpapan bahkan menyatakan akan memperkuat langkah pencegahan terhadap kasus pencurian meteran.

Karena itu, rekaman CCTV dalam kasus di Batu Ampar menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana: mengetahui siapa yang datang, apa yang dilakukan, dan bagaimana kendaraan yang digunakan.

Apa yang Bisa Dilakukan Pelanggan?

Bagi pelanggan yang posisi meter airnya berada di luar rumah, beberapa langkah sederhana bisa dilakukan untuk mengurangi risiko.

Pertama, pastikan area meteran mudah terlihat dari rumah atau lingkungan sekitar. Kedua, bila memungkinkan, gunakan pelindung yang tidak menghambat pemeriksaan dan pencatatan meter.

CCTV juga dapat membantu memberikan rekaman ketika terjadi kejadian mencurigakan. Kamera tidak harus diarahkan hanya ke pintu rumah, tetapi bisa mencakup area meteran apabila posisinya berada di bagian depan atau sisi bangunan.

Yang tidak kalah penting, jangan menunda laporan ketika meteran tiba-tiba hilang atau rusak.

PTMB menyediakan Call Center di 0542-878991 dan 0542-878992, serta layanan SMS/WhatsApp di 0816-200110 untuk pengaduan dan informasi pelanggan.

Baca Juga: LDKS Kartika V-1 Balikpapan Bekali 422 Siswa, Disiplin Jadi Bekal Memimpin

Keamanan Meteran Juga Bagian dari Keamanan Rumah

Kasus di Batu Ampar menunjukkan bahwa benda yang terlihat kecil di depan rumah tetap bisa menjadi sasaran pencurian.

Bagi pelanggan, perhatian terhadap meteran sebaiknya menjadi bagian dari kebiasaan menjaga rumah. Apalagi jika posisi meteran berada di tempat terbuka dan mudah dijangkau dari jalan.

Poin Penting

Insight Redaksi

CCTV membuat kasus kecil di depan rumah punya jejak yang lebih jelas. Bagi pelanggan PTMB, keamanan meteran bukan urusan sepele karena kerusakannya bisa berujung kebocoran dan biaya penggantian. Di Batu Ampar, kewaspadaan warga dan respons cepat aparat sama-sama penting. Jangan sampai meteran hilang, air ikut terbuang percuma dan masalah baru muncul belakangan.

Kalau meteran berada di luar rumah, pasang pelindung dan cek rekaman CCTV secara rutin biar lebih aman.

Kalau ada rekaman atau melihat gerak-gerik mencurigakan di sekitar meteran, jangan cuma disimpan sendiri. Bagikan informasinya kepada warga sekitar dan laporkan melalui kanal resmi agar bisa ditindaklanjuti.

Tetap pantau keamanan meteran di rumah dan ikuti kabar Balikpapan hanya di sini—Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa yang terjadi di Batu Ampar?

Terjadi pencurian meteran air pelanggan yang aksinya terekam CCTV. Dalam rekaman terlihat tiga orang berboncengan menggunakan sepeda motor putih.

2. Mengapa pencurian meteran air perlu segera dilaporkan?

Meteran yang hilang dapat membuat sambungan terbuka sehingga air terbuang dan instalasi pelanggan mengalami gangguan.

3. Bagaimana melaporkan meteran air yang hilang kepada PTMB?

Pelanggan dapat menghubungi Call Center PTMB di 0542-878991 atau 0542-878992, maupun WhatsApp/SMS di 0816-200110.

4. Apakah CCTV bisa membantu mengungkap pencurian?

Rekaman CCTV dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas, jumlah orang, maupun kendaraan yang terlihat di lokasi saat kejadian.

5. Apa yang bisa dilakukan untuk mengamankan meteran?

Pastikan meteran mudah dipantau dan, jika memungkinkan, gunakan pelindung agar tidak mudah dijangkau dari luar.

Sumber Informasi

Media Balpos, dengan judul “Pencurian Meteran Air PDAM Marak di Batu Ampar, Aksi Terekam CCTV Tiga Pelaku Bonceng Tiga Naik Motor Putih”. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
kriminal Balikpapan PTMB Balikpapan batu ampar pencurian meteran air