Jargas Jalan D.I. Panjaitan Pulih, 7.000 Sambungan Kembali Normal Setelah Pipa Induk Rusak

Arya Kusuma • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 09:19 WIB
Perbaikan pipa induk jargas di Jalan D.I. Panjaitan
Perbaikan pipa induk jargas di Jalan D.I. Panjaitan

Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Perbaikan pipa induk jargas di Jalan D.I. Panjaitan rampung setelah sekitar 7.000 sambungan rumah terdampak.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pasokan jaringan gas di Jalan D.I. Panjaitan, Balikpapan Utara, kembali normal setelah pipa induk rusak akibat proyek pengendalian banjir dan mengganggu sekitar 7.000 sambungan rumah.

Masalahnya sempat melebar karena pipa air ikut rusak, sehingga tim gas harus menunggu area kerja kering sebelum perbaikan dilanjutkan di lapangan.

Kerusakan pipa induk membuat ribuan sambungan ikut terdampak

Kerusakan terjadi pada pipa induk jargas berdiameter 180 milimeter yang berada di bawah Jalan D.I. Panjaitan.

Karena posisinya merupakan bagian utama distribusi, aliran gas dari pusat harus dihentikan selama proses penanganan.

“Untuk kasus di Jalan D.I. Panjaitan berdampak sekitar 7.000 sambungan karena mau tidak mau, kami harus menutup dari pusat akibat kerusakan tersebut,” ujar Direktur Perumda Manuntung Sukses, Andi Sangkuru.

Gangguan tersebut berlangsung sekitar satu hingga dua hari sebelum operasional jargas kembali normal.

Pipa air ikut rusak, perbaikan jargas sempat menunggu

Jaringan gas berada di dalam tanah dan posisinya sejajar dengan pipa distribusi air, sehingga pekerjaan utilitas membutuhkan perhatian pada kedua jaringan.

Kerusakan pipa PDAM membuat area kerja tergenang. Tim jargas kemudian menunggu lokasi kering sebelum dapat melakukan perbaikan.

“Kebetulan bukan hanya pipa kami yang kena, tapi pipa PDAM juga. Jadi kami juga menunggu perbaikan dari mereka supaya area kerjanya kering. Setelah itu baru kami melakukan perbaikan,” beber Andi.

Peristiwa pada 22 September 2026 tersebut juga dilaporkan berdampak pada sejumlah utilitas lain di sekitar lokasi pekerjaan.

Baca Juga: Balikpapan Tunggu Persetujuan, 1.000 Formasi ASN 2026 Belum Jelas

Suku cadang khusus harus didatangkan dari Pulau Bunyu

Pemulihan pipa induk membutuhkan suku cadang khusus yang tersedia di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Kondisi ini membuat proses perbaikan bergantung pada ketersediaan komponen dengan spesifikasi yang sesuai untuk jaringan utama.

Pipa induk memiliki cakupan layanan besar, sehingga penanganannya membutuhkan prosedur teknis yang berbeda dari pipa sambungan rumah.

“Kalau pipa kecil yang kena, paling sekitar seribu sambungan. Tapi karena yang terkena pipa induk, kami harus menutupnya dari pusat,” jelas Andi.

Gangguan selesai, koordinasi utilitas jadi perhatian berikutnya

Perumda Manuntung Sukses menyatakan layanan jargas di kawasan tersebut sudah kembali berjalan normal setelah perbaikan selesai.

Perusahaan juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan untuk mengantisipasi kerusakan utilitas bawah tanah pada pekerjaan berikutnya.

“Koordinasi sejak Juli dan tadi sudah komunikasi untuk antisipasi selanjutnya,” pungkas Andi.

Koordinasi antarpengelola utilitas menjadi bagian penting karena satu titik pekerjaan dapat bersinggungan dengan beberapa jaringan sekaligus.

Baca Juga: 7 Ide Pagar Minimalis untuk Rumah Kecil di Balikpapan, dari Roster hingga Besi Hollow

Mengapa jaringan bawah tanah perlu dipetakan sebelum proyek berjalan?

Jaringan gas, air, dan listrik berada pada ruang bawah tanah yang sama-sama menjadi area pekerjaan berbagai proyek infrastruktur.

Dalam kasus Jalan D.I. Panjaitan, kerusakan pipa gas dan PDAM menunjukkan bahwa pekerjaan fisik perlu memperhitungkan posisi utilitas sebelum pengerjaan dimulai.

Bagi pelanggan, persoalannya bukan hanya soal pipa yang rusak, tetapi layanan rumah tangga yang ikut berhenti ketika jaringan utama harus ditutup.

Perumda Manuntung Sukses sendiri memang mengelola proyek jaringan gas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil di Balikpapan.

Poin Penting

Insight Redaksi

Kasus ini menunjukkan satu hal penting: pekerjaan bawah tanah perlu pemetaan utilitas yang presisi. Di kawasan padat seperti Balikpapan, satu pipa rusak bisa berdampak luas. Kada cukup hanya memperbaiki setelah kejadian, pencegahan mesti dimulai sebelum alat berat bekerja, Ces!

Perencanaan titik utilitas dan komunikasi antarinstansi perlu masuk agenda utama sebelum proyek jalan, drainase, atau pengendalian banjir dimulai.

Bagikan info ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham pentingnya menjaga jaringan utilitas kota.

Kalau jargas lancar, aktivitas rumah tangga ikut nyaman. Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah pasokan jargas Jalan D.I. Panjaitan sudah normal?
Ya. Perumda Manuntung Sukses menyatakan operasional jargas di kawasan tersebut sudah kembali normal setelah perbaikan.

2. Berapa sambungan rumah yang terdampak?
Sekitar 7.000 sambungan rumah terdampak karena pipa induk harus ditutup dari pusat.

3. Mengapa perbaikannya membutuhkan waktu?
Area kerja sempat terdampak kerusakan pipa PDAM sehingga tim jargas menunggu lokasi kering. Suku cadang khusus juga perlu didatangkan dari Pulau Bunyu.

4. Apa langkah berikutnya setelah perbaikan?
Perumda Manuntung Sukses melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengantisipasi kerusakan utilitas pada proyek berikutnya.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Jalan D.I. Panjaitan Infrastruktur Balikpapan argas Balikpapan PERUMDA MANUNTUNG SUKSES