Durasi Baca: 4 menit
Ikhtisar: Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan ditutup total sementara karena penggantian gorong-gorong dan pekerjaan pengendalian banjir, Ces!
Balikpapan TV - Hai Ces! Pengendara yang biasa melintasi Jalan D.I. Panjaitan, Balikpapan, perlu menyesuaikan perjalanan selama beberapa hari. Ruas jalan tersebut ditutup total sementara untuk memberi ruang pekerjaan penggantian gorong-gorong dan peningkatan sistem drainase.
Penutupan berada di sekitar depan Maxi, kawasan Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan. Bagi warga yang menjadikan ruas ini sebagai akses harian, rute perjalanan perlu diatur sejak awal agar tidak terjebak di titik pekerjaan, Ces!
Kenapa Jalan D.I. Panjaitan Ditutup Total?
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan menutup sementara ruas Jalan D.I. Panjaitan karena penggantian gorong-gorong membutuhkan ruang kerja penuh.
Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPU Balikpapan Jen Supriyanto mengatakan penutupan total diperkirakan berlangsung sekitar dua sampai tiga hari.
“Untuk sementara dua atau tiga hari ini memang kami tutup total karena ada penggantian gorong-gorong,” kata Jen, Selasa (22/9/2026).
Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari pengendalian banjir di Jalan D.I. Panjaitan. Selain gorong-gorong, DPU juga melakukan peningkatan badan jalan serta pembenahan saluran di sisi kiri dan kanan ruas jalan.
Apa yang Sedang Dikerjakan di Lokasi?
Titik pekerjaan berkaitan dengan sistem drainase yang selama ini menjadi bagian dari persoalan genangan di kawasan tersebut. DPU menyebut aliran air menuju saluran pembuangan belum berjalan optimal.
Gorong-gorong di sekitar depan Maxi dan Kimia Farma dibongkar untuk diperbaiki. Setelah pekerjaan drainase berjalan, badan jalan juga akan ditingkatkan agar penanganan kawasan tidak berhenti pada saluran air saja.
Proyek peningkatan jalan dan drainase tersebut mencakup sekitar 160 meter pekerjaan yang terbagi dalam dua lokasi. Pekerjaan dimulai 23 Juni 2026 dengan masa kontrak 192 hari dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.
Hingga laporan terbaru, progres fisik proyek berada di kisaran 42 persen.
Baca Juga: Siswi SD Balikpapan Lolos Kurasi Festival Anak Indonesia, Ini Cerita Lukisannya
Mengapa Penutupan Total Hanya Sementara?
Penutupan penuh diperlukan ketika gorong-gorong dikerjakan karena pekerja membutuhkan ruang yang cukup sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Setelah tahap gorong-gorong dan pekerjaan utilitas selesai, peningkatan badan jalan akan dilakukan secara bertahap. Pola ini memungkinkan sebagian ruas kembali digunakan kendaraan ketika bagian pekerjaan tertentu sudah siap dilalui.
DPU juga memaksimalkan pekerjaan pengecoran pada malam hari, sekitar pukul 22.00 Wita. Dengan pola tersebut, ruas yang sudah dapat dibuka diharapkan bisa digunakan pada siang hari sehingga penutupan total tidak berlangsung lebih lama dari kebutuhan pekerjaan.
Ada Kendala Jaringan Gas di Area Pekerjaan
Pekerjaan di lapangan juga bersinggungan dengan utilitas jaringan gas. DPU menyebut pihak terkait masih menunggu komponen atau suku cadang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pada jaringan tersebut.
Jen mengatakan koordinasi dengan jaringan gas dan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) sudah dilakukan sebelum pekerjaan berjalan.
“Kalau tidak ada kendala jargas, seharusnya hari ini sudah bisa masuk ke tahap pengurukan agregat,” ujarnya.
Kondisi utilitas ini menjadi salah satu hal yang ikut menentukan kelancaran tahapan pekerjaan. Karena itu, waktu pembukaan kembali akses tidak hanya bergantung pada penggantian gorong-gorong, tetapi juga penyelesaian pekerjaan terkait utilitas di lokasi.
Apa yang Perlu Dilakukan Pengendara?
Selama penutupan berlangsung, DPU meminta pengguna Jalan D.I. Panjaitan memilih jalur alternatif dan mengikuti rambu serta arahan petugas di lapangan.
Pengendara yang memiliki tujuan melewati kawasan tersebut sebaiknya memperhitungkan tambahan waktu perjalanan. Penyesuaian rute sejak sebelum mendekati titik pekerjaan dapat membantu mengurangi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi.
Pola akses juga dapat berubah setelah pekerjaan gorong-gorong selesai. Sebagian ruas direncanakan kembali dibuka ketika bagian jalan yang dikerjakan sudah memungkinkan dilalui kendaraan.
Baca Juga: Kebakaran Lahan 4 Hektare di Lamaru, Bakaran Bata Diduga Picu Api Meluas
Poin Penting
- Jalan D.I. Panjaitan ditutup total sementara selama sekitar dua sampai tiga hari.
- Penutupan berada di sekitar depan Maxi, kawasan Kantor Kementerian Agama Balikpapan.
- Pekerjaan meliputi penggantian gorong-gorong, drainase, dan peningkatan badan jalan.
- Proyek dimulai 23 Juni 2026 dan memiliki kontrak hingga 31 Desember 2026.
- Progres fisik proyek dilaporkan sekitar 42 persen.
- Pengendara diminta mengikuti rambu, arahan petugas, dan menggunakan jalur alternatif.
Insight Redaksi
Penutupan Jalan D.I. Panjaitan memperlihatkan satu hal yang sering dirasakan warga Balikpapan: perbaikan infrastruktur bisa mengganggu perjalanan dalam jangka pendek, tetapi titik masalahnya perlu dibenahi sampai ke sistem drainase. Bagi pengendara, informasi waktu penutupan dan perubahan akses menjadi sama pentingnya dengan progres konstruksi. Karena itu, rambu lapangan dan pengaturan arus perlu mudah dibaca agar perjalanan warga tetap dapat disesuaikan.
Kalau artikel ini berguna untuk perjalanan hari ini, bagikan kepada keluarga, rekan kerja, atau teman yang biasa melintas Jalan D.I. Panjaitan. Balikpapan TV hadir menjadi teman update setia, bukan sekadar menyampaikan berita, Ces!
FAQ
1. Berapa lama Jalan D.I. Panjaitan ditutup total?
DPU Balikpapan menyebut penutupan total berlangsung sekitar dua sampai tiga hari untuk pekerjaan penggantian gorong-gorong.
2. Di mana titik pekerjaan Jalan D.I. Panjaitan?
Pekerjaan penggantian gorong-gorong berada di sekitar depan Maxi, kawasan Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan.
3. Apa saja pekerjaan yang dilakukan?
Pekerjaan mencakup penggantian gorong-gorong, pembenahan saluran di sisi jalan, serta peningkatan badan Jalan D.I. Panjaitan.
4. Kapan proyek Jalan D.I. Panjaitan selesai?
Kontrak proyek berlangsung hingga 31 Desember 2026. Pekerjaan dimulai 23 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan 192 hari.
5. Bagaimana pengendara saat jalan ditutup?
Pengendara diminta menggunakan jalur alternatif, mengikuti rambu, dan mematuhi arahan petugas di sekitar lokasi pekerjaan.
Sumber Informasi
Media Balpos, dengan judul “Jalan D.I. Panjaitan Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Lewat Jalur Alternatif”, oleh Mella Intan Thiarani. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id.