Dua U-Turn Baru Disiapkan di Balikpapan Baru, Akses Kantor Pos Dikaji Ditutup

Ahla Najwa • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 18:14 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek jalur putaran baru atau u-turn di kawasan Balikpapan Baru. (DOK. DINA/KP)
Pekerja menyelesaikan proyek jalur putaran baru atau u-turn di kawasan Balikpapan Baru. (DOK. DINA/KP)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Dua u-turn baru di Balikpapan Baru disiapkan untuk mengurai antrean, sementara akses Kantor Pos dikaji ditutup.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Dua titik u-turn baru disiapkan Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan di Jalan Tjutjup Suparna, Balikpapan Baru, untuk mengurai kepadatan kendaraan di sekitar jembatan bungkuk.

Buat pengendara yang sering melintas kawasan ini, perubahan kecil di titik putar bisa menentukan lancar atau panjangnya antrean. Simak skema barunya, Ces!

Dua u-turn baru diarahkan ke mana?

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan tengah mengerjakan dua titik putaran balik atau u-turn baru di ruas Jalan Tjutjup Suparna, kawasan Balikpapan Baru.

Keduanya berada di sekitar jembatan bungkuk, salah satu kawasan yang selama ini menghadapi kepadatan kendaraan, terutama ketika arus lalu lintas meningkat pada jam sibuk.

Satu titik u-turn diarahkan untuk mendukung akses menuju kawasan kuliner Pasar Segar. Sementara titik lainnya mengarah ke Jalan MT Haryono.

Kepala Dinas PU Balikpapan Rita menjelaskan, penambahan tersebut dilakukan karena sebelumnya hanya tersedia satu titik putaran yang menampung pergerakan kendaraan.

"Selama ini hanya ada satu putaran saja, jadi kami tambah lagi putaran untuk mengurai kemacetan," ujar Rita.

Dengan tambahan tersebut, kendaraan diharapkan tidak lagi bertumpu pada satu lokasi ketika pengendara membutuhkan akses berbalik arah.

Mengapa penambahan u-turn dianggap penting?

Persoalan di ruas ini bukan hanya soal panjang antrean. Titik putar juga berkaitan dengan cara pengendara memilih jalur ketika akses yang tersedia terbatas.

Dalam rekayasa lalu lintas, median dan titik putar yang dirancang serta ditempatkan dengan tepat dapat membantu mengarahkan kendaraan menuju lokasi manuver yang lebih terkontrol.

Federal Highway Administration (FHWA) mencatat, median dengan bukaan yang ditentukan untuk belok kiri dan u-turn dapat mengurangi konflik kendaraan serta membantu operasi lalu lintas. Penelitian terbaru juga menyoroti bahwa keselamatan u-turn sangat dipengaruhi interaksi kendaraan dan perilaku pengemudi. 

Tinjauan sistematis oleh Soumen Kundu dan tim pada Transportation Research Record menyebut keselamatan u-turn di bukaan median tanpa pengendalian dapat terganggu oleh "critical vehicular interaction and driving behavior".

Artinya, menambah titik putar bukan sekadar menambah tempat kendaraan berbalik arah. Lokasi, jarak, marka, rambu, serta kepatuhan pengendara tetap menentukan apakah perubahan tersebut benar-benar membantu arus.

Baca Juga: Balikpapan Siapkan Dua Raperda Baru, dari Bencana hingga Ketertiban Warga

Jalur putaran lama tetap dibuka

Penambahan dua titik baru tidak berarti seluruh akses putar balik lama di kawasan tersebut langsung dihilangkan.

Rita memastikan fasilitas putaran yang masih digunakan sebelumnya tetap dibuka. Pemerintah ingin menambah pilihan pergerakan kendaraan tanpa memutus akses yang sudah biasa digunakan warga.

"Jalur putaran lainnya tidak ada yang ditutup, masih dibuka," kata Rita.

Masa kontrak pekerjaan disebut berlangsung hingga Desember mendatang. Namun, pekerjaan di lapangan diproyeksikan dapat selesai lebih cepat dari batas kontrak tersebut.

Bagi pengendara, pola ini membuat perubahan arus tidak dilakukan dengan menghilangkan seluruh pilihan putar balik sekaligus. Akses baru disiapkan agar distribusi kendaraan dapat lebih tersebar.

Dishub juga mengatur titik yang rawan pelanggaran

Dinas Perhubungan Balikpapan ikut mendukung penataan tersebut karena persoalan lalu lintas di Balikpapan Baru tidak hanya berkaitan dengan kapasitas jalan.

Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman mengatakan, titik putar balik di dekat minimarket Valda tetap berfungsi. Akses itu dipertahankan untuk kendaraan yang keluar dari kawasan Perumahan Pemkot dan RS Balikpapan Baru.

"Penambahan titik u-turn ini bertujuan meminimalisasi pelanggaran lalu lintas sekaligus memperlancar arus kendaraan di kawasan BB," ujar Fadli.

Penataan titik putar menjadi semakin relevan karena Dishub sebelumnya juga melakukan evaluasi terhadap sejumlah akses lalu lintas di kawasan Balikpapan Baru. Salah satu penataan yang diberlakukan pada September 2026 adalah penutupan akses putar balik di Bundaran Monyet karena tingginya pelanggaran, terutama pengendara roda dua. Kendaraan kemudian diarahkan menggunakan titik putar alternatif.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa rekayasa lalu lintas tidak selalu berarti menambah akses. Pada titik tertentu, akses justru dapat dibatasi apabila pola pergerakan kendaraan menciptakan konflik atau pelanggaran.

Baca Juga: Antrean Pertalite Balikpapan Belum Usai, Kuota Ditambah 1.250 KL

Akses menuju Kantor Pos berpeluang ditutup permanen

Selain menambah u-turn, Forum Lalu Lintas Balikpapan tengah membahas penataan akses menuju Kantor Pos Indonesia di Balikpapan Baru.

Saat ini akses tersebut diberlakukan satu arah. Namun, Dishub masih menemukan pengendara yang melakukan pelanggaran.

Fadli mengatakan opsi penutupan permanen sedang dipertimbangkan.

"Saat ini hanya boleh satu arah, tetapi masih sering terjadi pelanggaran di wilayah itu. Kami mempertimbangkan untuk menutup sekalian jalan ini," ungkapnya.

Jika keputusan tersebut diterapkan, pengendara tidak lagi memiliki celah untuk menggunakan akses yang selama ini menjadi titik pelanggaran. Arus kendaraan akan diarahkan melalui konfigurasi jalan yang telah ditentukan.

Langkah serupa bukan hal yang berdiri sendiri. Dalam manajemen akses jalan, pembatasan gerakan tertentu dapat digunakan untuk mengarahkan kendaraan menuju titik manuver yang lebih teratur.

FHWA menjelaskan, bukaan median yang ditentukan secara jelas membantu mengurangi konflik dengan membatasi gerakan kendaraan pada lokasi yang telah dirancang.

Simpang Wika juga disiapkan satu arah

Penataan belum berhenti di Jalan Tjutjup Suparna. Forum Lalu Lintas juga menyiapkan konfigurasi satu arah di Simpang Wika.

Dalam skema tersebut, kendaraan yang berasal dari dalam kawasan perumahan Wika akan diarahkan keluar menuju Jalan Syarifuddin Yoes.

Sebaliknya, kendaraan dari arah Jalan Syarifuddin Yoes tidak lagi diperbolehkan langsung berbelok dan memotong arus untuk masuk ke kawasan tersebut.

"Tapi kami akan konfigurasi dulu," kata Fadli.

Skema itu masih berada dalam tahap penataan. Karena itu, pengendara tetap perlu mengikuti rambu dan pengaturan petugas ketika rekayasa lalu lintas mulai diterapkan.

Yang menjadi kunci bukan hanya bertambahnya jumlah u-turn, melainkan apakah setiap titik memiliki fungsi yang jelas. Titik putar yang terlalu dekat, akses yang saling berpotongan, atau kebiasaan pengendara mengabaikan rambu justru dapat menciptakan persoalan baru.

Baca Juga: Kebakaran Lahan di Batakan Permai Balikpapan Dikendalikan Brimob Sebelum Meluas

Poin Penting:

Insight Redaksi

Persoalan Balikpapan Baru bukan sekadar kurangnya titik putar, tetapi bagaimana setiap manuver kendaraan ditempatkan agar tidak saling mengganggu. Penambahan u-turn akan efektif jika diikuti rambu yang jelas dan disiplin pengendara. Jangan sampai jalan sudah ditata, tetapi kebiasaan melanggar justru membuka simpul macet baru. Di kawasan padat, satu manuver yang salah bisa bikin arus ikut tersendat.

Kalau sering melintas Balikpapan Baru, paling aman ikuti rambu dan jangan memotong jalur hanya demi menghemat sedikit jarak.

Bagikan informasi ini ke keluarga atau rekan yang setiap hari melewati Balikpapan Baru supaya tidak kaget saat pola arus mulai berubah.

Perubahan kecil di titik putar bisa berdampak besar pada perjalanan harian. Terus pantau perkembangan rekayasa lalu lintas dan informasi kota hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Di mana dua u-turn baru Balikpapan Baru dibangun?

Dua u-turn baru berada di ruas Jalan Tjutjup Suparna sekitar jembatan bungkuk, dengan arah akses menuju Pasar Segar dan Jalan MT Haryono.

2. Apakah u-turn lama dekat minimarket Valda ditutup?

Tidak. Dishub Balikpapan menyatakan titik putar tersebut tetap dibuka untuk mendukung akses kendaraan dari Perumahan Pemkot dan RS Balikpapan Baru.

3. Apakah akses Kantor Pos Balikpapan Baru sudah ditutup permanen?

Belum. Penutupan permanen masih menjadi opsi yang sedang dipertimbangkan Forum Lalu Lintas karena masih ditemukan pelanggaran terhadap pengaturan satu arah.

4. Apakah Simpang Wika juga akan mengalami perubahan arus?

Ya. Forum Lalu Lintas menyiapkan konfigurasi satu arah, tetapi skemanya masih akan dikonfigurasi sebelum diterapkan.

5. Apa tujuan utama penambahan u-turn?

Penambahan dilakukan untuk menyebarkan pergerakan kendaraan, mengurai kepadatan, serta membantu mengurangi pelanggaran lalu lintas di kawasan Balikpapan Baru.

Sumber Informasi

Media Kaltim Post, dengan judul “Solusi Macet Balikpapan Baru: Dua U-Turn Ditambah, Jalur Kantor Pos Bakal Ditutup”, oleh Dina Angelina. Di-update kembali dengan angle, konteks, dan style Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
U-Turn Balikpapan Lalu Lintas Balikpapan Dishub Balikpapan balikpapan baru