Pemkot Balikpapan Perluas Peran KMP, Pangkalan LPG 3 Kg Jadi Target Berikutnya

istikhomah • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB
Koperasi Kelurahan Merah Putih di Balikpapan diproyeksikan menjadi pangkalan LPG subsidi 3 kilogram untuk memperluas akses warga.
Koperasi Kelurahan Merah Putih di Balikpapan diproyeksikan menjadi pangkalan LPG subsidi 3 kilogram untuk memperluas akses warga.
Durasi Baca: 3 Menit

Ikhtisar: Koperasi Merah Putih Balikpapan diproyeksikan menjadi pangkalan LPG 3 kilogram untuk memperluas akses kebutuhan dasar warga.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP) sebagai calon pangkalan LPG subsidi 3 kilogram agar akses gas lebih dekat bagi warga di tingkat kelurahan.

Buat masyarakat, rencana ini bukan sekadar menambah lini usaha koperasi. Kalau terealisasi, KMP bisa menjadi salah satu titik yang memudahkan warga mendapatkan LPG subsidi sesuai peruntukannya.

Baca Juga: Hujan Jadi Harapan, 38 Ribu Sambungan Air Balikpapan Masih Hadapi Penyesuaian

KMP diproyeksikan sebagai pangkalan, bukan subpangkalan

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (KUKMP) Kota Balikpapan Heruressandy Setia Kesuma mengatakan rencana tersebut masih menunggu petunjuk teknis dari Pertamina Patra Niaga dan pemerintah pusat.

Heruressandy menegaskan status yang diproyeksikan untuk Koperasi Merah Putih adalah pangkalan LPG, bukan subpangkalan.

"Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi pangkalan elpiji, bukan subpangkalan,” kata Heruressandy.

Dengan skema tersebut, koperasi nantinya diharapkan dapat menjadi titik distribusi LPG 3 kilogram yang lebih dekat dengan masyarakat penerima subsidi.

Namun, pelaksanaannya belum berjalan karena ketentuan teknis dari pihak terkait masih ditunggu.

34 koperasi sudah terbentuk di Balikpapan

Sejak pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih pada 2025, sebanyak 34 koperasi telah terbentuk di Kota Balikpapan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen atau sekitar 19 hingga 20 koperasi sudah aktif menjalankan kegiatan operasional.

Bagi Pemkot Balikpapan, perkembangan tersebut menjadi modal awal untuk memperluas usaha koperasi. Apalagi, omzet gabungan seluruh koperasi kelurahan hingga Agustus 2026 telah melampaui Rp2 miliar.

Angka tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi di tingkat kelurahan mulai bergerak dan tidak hanya bergantung pada satu jenis usaha.

Bukan cuma jual sembako

Selama ini, sejumlah KMP di Balikpapan telah menjalin kerja sama dengan BUMN untuk menyediakan berbagai bahan pokok penting atau bapokting.

Komoditas yang tersedia antara lain beras, gula, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya.

Pola usaha tersebut membantu koperasi hadir lebih dekat dengan warga sekaligus menyediakan kebutuhan sehari-hari di lingkungan kelurahan.

Rencana masuk ke distribusi LPG 3 kilogram kemudian membuka peluang bagi koperasi untuk memperluas layanan. Kebutuhan gas rumah tangga sendiri menjadi salah satu kebutuhan dasar yang secara langsung berkaitan dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Heruressandy mengatakan pemerintah berharap koperasi dapat mengembangkan bentuk kerja sama lainnya, termasuk penyediaan LPG subsidi sesuai peruntukannya.

“Kami berharap mereka bisa melanjutkan bentuk kerja sama lainnya, seperti penyediaan gas subsidi 3 kilogram sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Baca Juga: Delapan Titik Jalan Bukit Cinta Balikpapan Selesai Diperbaiki, Penanganan Permanen Masih Menunggu

Pemerintah masih melihat kesiapan setiap koperasi

Tidak semua koperasi otomatis dapat menjalankan usaha baru. Pemkot Balikpapan masih memantau kesiapan masing-masing KMP, mulai dari kemampuan mengelola keuangan, administrasi hingga operasional di lapangan.

Pertimbangan tersebut penting karena perluasan usaha tidak hanya membutuhkan peluang pasar, tetapi juga pengelolaan yang tertib dan berkelanjutan.

Dengan begitu, koperasi tidak sekadar menjadi tempat transaksi kebutuhan pokok, tetapi dapat berkembang sebagai unit usaha yang benar-benar berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah kelurahan.

Poin Penting

Penguatan koperasi dari kebutuhan sehari-hari

Rencana menjadikan KMP sebagai pangkalan LPG menunjukkan arah pengembangan koperasi di Balikpapan mulai diperluas ke kebutuhan yang langsung bersentuhan dengan rumah tangga.

Jika petunjuk teknis dan kesiapan koperasi terpenuhi, keberadaan pangkalan di tingkat kelurahan berpotensi membuat akses masyarakat terhadap LPG subsidi menjadi lebih dekat sekaligus memperkuat sumber usaha koperasi.

Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya kapan KMP mulai menyalurkan LPG, tetapi juga bagaimana distribusinya tetap sesuai sasaran dan dikelola secara tertib.

Buat Ces yang tinggal di Balikpapan, perkembangan KMP ini menarik untuk terus dipantau karena arah usahanya menyentuh kebutuhan yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kalau informasi ini bermanfaat, bagikan ke keluarga atau tetangga agar mereka juga mengetahui rencana pengembangan layanan Koperasi Merah Putih di Balikpapan.

Perkembangan koperasi dan kebutuhan dasar masyarakat Balikpapan tentu masih akan terus bergerak. Jadi, tetap ikuti update berikutnya di Balikpapan TV, teman update setia yang bukan sekadar menyajikan berita biasa.

FAQ

1. Apa yang diproyeksikan Pemkot Balikpapan untuk Koperasi Merah Putih?
KMP diproyeksikan menjadi pangkalan resmi LPG subsidi 3 kilogram.

2. Apakah KMP akan menjadi subpangkalan LPG?
Tidak. Kepala Dinas KUKMP Balikpapan menyebut KMP diproyeksikan sebagai pangkalan, bukan subpangkalan.

3. Apakah rencana tersebut sudah berjalan?
Belum. Pemkot Balikpapan masih menunggu petunjuk teknis dari Pertamina Patra Niaga dan pemerintah pusat.

4. Berapa jumlah KMP yang sudah terbentuk di Balikpapan?
Sebanyak 34 Koperasi Kelurahan Merah Putih telah terbentuk sejak 2025.

5. Berapa KMP yang sudah aktif?
Sekitar 60 persen atau sekitar 19–20 koperasi tercatat sudah aktif menjalankan kegiatan operasional.

6. Berapa omzet gabungan KMP di Balikpapan?
Omzet seluruh koperasi kelurahan telah melampaui Rp2 miliar hingga Agustus 2026.

Sumber Informasi: ANTARA News Kalimantan Timur.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
lpg 3 kg balikpapan pemkot balikpapan Koperasi Merah Putih