Durasi Baca: 4 menit
Ikhtisar: Dinsos Balikpapan mengevakuasi lansia yang hidup sendiri, lalu mengarahkannya untuk dirawat dekat keluarga di Samarinda.
Balikpapan TV - Hai Ces! Seorang lanjut usia (lansia) yang tinggal seorang diri di RT 23, Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah, dievakuasi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan untuk mendapatkan pendampingan lebih terarah.
Tinggal sendirian membuat kondisi lansia perlu dipantau secara khusus. Dalam kasus ini, keberadaan keluarga di Samarinda menjadi bagian penting dari keputusan penanganan berikutnya.
Dari Rumah di Gunung Sari Ulu, Penanganan Berlanjut ke Samarinda
Evakuasi dilakukan Dinsos bersama pihak Kelurahan Gunung Sari Ulu setelah mengetahui kondisi lansia tersebut yang tinggal seorang diri dan jauh dari keluarga.
Lurah Gunung Sari Ulu Rendra Hermawan mengatakan, lansia itu selanjutnya akan dirawat di Samarinda agar berada dekat dengan keluarganya.
“Selanjutnya akan dirawat di Samarinda agar lebih dekat dengan keluarganya,” ujar Rendra.
Keputusan tersebut membuat penanganan tidak berhenti pada evakuasi. Kedekatan dengan keluarga diharapkan dapat membantu pengawasan dan pendampingan setelah lansia meninggalkan tempat tinggalnya di Balikpapan.
Kenapa Lansia yang Tinggal Sendiri Perlu Terpantau?
Kondisi lansia yang hidup seorang diri menjadi perhatian Dinsos Balikpapan. Kepala Dinsos Kota Balikpapan Arfiansyah mengatakan, pemerintah perlu melihat apakah lansia masih mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari secara mandiri atau membutuhkan pendampingan.
“Lansia yang tinggal sendiri tentu menjadi perhatian kami. Kami perlu memastikan kondisi mereka, apakah masih bisa memenuhi kebutuhan sendiri atau memang membutuhkan pendampingan,” ujar Arfiansyah.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penanganan lansia tidak bisa disamaratakan. Kondisi setiap orang perlu dilihat berdasarkan kebutuhan sosial dan dukungan keluarga yang tersedia.
Dalam kasus Gunung Sari Ulu, keluarga menjadi bagian penting karena lansia tersebut akan dirawat di Samarinda.
Dinsos Dorong Pendataan dari Lingkungan Sekitar
Kasus ini juga memperlihatkan pentingnya informasi dari lingkungan tempat tinggal. Dinsos mendorong agar keberadaan lansia yang hidup sendiri dapat diketahui sejak awal melalui RT, kelurahan, maupun masyarakat sekitar.
Pendataan bukan hanya untuk mengetahui jumlah lansia. Menurut Arfiansyah, kondisi sosial mereka juga perlu dipahami agar bentuk intervensi dapat disesuaikan, mulai dari pemantauan hingga bantuan dan pendampingan.
Dengan pola seperti itu, pemerintah dapat mengetahui warga yang membutuhkan perhatian sebelum kondisi berkembang menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan darurat.
Pendekatan Keluarga Jadi Bagian Penting Penanganan
Dinsos menyampaikan bahwa penanganan lansia tidak selalu harus dilakukan dengan menempatkan mereka di fasilitas sosial. Jika keluarga masih tersedia dan mampu memberikan perawatan, pendekatan keluarga menjadi pilihan yang diutamakan.
“Kami tentu melihat kondisi masing-masing. Kalau masih ada keluarga dan memungkinkan untuk dirawat oleh keluarga, tentu itu yang lebih baik,” kata Arfiansyah.
Dalam konteks evakuasi di Gunung Sari Ulu, pilihan perawatan di Samarinda sejalan dengan pendekatan tersebut. Lansia diarahkan mendekati keluarga sehingga dukungan sehari-hari dapat berada dalam lingkungan yang lebih dekat.
Pemerintah Kota Balikpapan juga mencatat Arfiansyah sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan.
Perhatian pada Lansia Tidak Berhenti Saat Evakuasi
Dinsos menilai pemantauan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Penanganan bukan hanya ketika kondisi sudah membutuhkan tindakan, tetapi juga melalui pendataan agar kebutuhan lansia dapat diketahui sejak awal.
Di tingkat lingkungan, peran RT, kelurahan, keluarga, dan warga sekitar menjadi penting untuk menyampaikan informasi ketika ada lansia yang hidup seorang diri dan membutuhkan pendampingan.
Kasus di RT 23 Gunung Sari Ulu akhirnya bukan hanya soal memindahkan seorang lansia dari rumahnya. Ada kebutuhan untuk memastikan setelah evakuasi, orang yang bersangkutan tetap berada dalam lingkungan yang memiliki dukungan keluarga dan pengawasan.
Poin Penting
- Seorang lansia yang tinggal sendiri di RT 23 Gunung Sari Ulu dievakuasi Dinsos Balikpapan.
- Lansia tersebut selanjutnya akan dirawat di Samarinda agar dekat dengan keluarga.
- Dinsos menilai kondisi lansia perlu dipantau sesuai kebutuhan masing-masing.
- Pendataan melalui RT, kelurahan, dan masyarakat membantu pemerintah mengenali warga yang membutuhkan pendampingan.
- Pendekatan keluarga diutamakan jika keluarga masih mampu memberikan perawatan.
Insight Redaksi
Kasus ini mengingatkan bahwa perlindungan lansia dimulai dari lingkungan terdekat. RT dan keluarga punya peran penting mengenali kondisi sejak awal. Kada cukup menunggu keadaan darurat, perhatian sehari-hari justru bisa mencegah masalah membesar.
Yang paling masuk akal, pendataan lansia yang hidup sendiri perlu berjalan bersama komunikasi keluarga dan lingkungan sekitar.
Kalau ada informasi tentang warga lansia yang membutuhkan perhatian, jangan disimpan sendiri. Bagikan artikel ini supaya makin banyak warga tahu pentingnya saling memperhatikan di lingkungan masing-masing.
Info sosial Balikpapan terus bergerak dan menyentuh kehidupan warga. Ikuti kabar terbaru hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Di mana lansia tersebut tinggal sebelum dievakuasi?
Lansia tersebut tinggal seorang diri di RT 23, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah.
2. Ke mana lansia tersebut setelah dievakuasi?
Lansia tersebut akan dirawat di Samarinda agar berada lebih dekat dengan keluarganya.
3. Siapa yang melakukan evakuasi?
Evakuasi dilakukan Dinas Sosial Kota Balikpapan bersama pihak Kelurahan Gunung Sari Ulu.
4. Mengapa pendataan lansia yang hidup sendiri penting?
Pendataan membantu pemerintah mengetahui kondisi sosial lansia dan menentukan bentuk pemantauan, bantuan, atau pendampingan yang sesuai.
5. Apakah semua lansia harus ditempatkan di fasilitas sosial?
Tidak. Dinsos menyebut pendekatan keluarga diutamakan jika keluarga masih tersedia dan mampu memberikan perawatan.
Sumber Informasi: Media Balpos, dengan judul “Dinsos Balikpapan Evakuasi Lansia yang Tinggal Sendirian di Gunung Sari Ulu”, oleh penulis Suyono, S.E. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma