Durasi Baca: 4 Menit
Ikhtisar: Erupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan Sepinggan, memengaruhi ribuan penumpang dan rute Balikpapan menuju Cengkareng.
Balikpapan TV - Hai Ces! Erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu 24 penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Minggu 6 September 2026, hingga berdampak pada 2.059 penumpang.
Kalau jadwal terbang ikam hari ini terhubung Cengkareng, cek status maskapai dulu karena perubahan operasional masih bisa terjadi.
Gangguan penerbangan langsung terasa di Sepinggan
Dari 24 penerbangan terdampak, 11 merupakan penerbangan kedatangan dan 13 lainnya keberangkatan.
Sebagian besar penerbangan berkaitan dengan rute Balikpapan-Cengkareng, sedangkan satu penerbangan menuju Bandung ikut terdampak.
Gangguan muncul karena penerbangan yang terhubung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta ikut terdampak sebaran abu vulkanik.
Kondisi tersebut membuat pesawat dari bandara asal tidak dapat menjalankan perjalanan menuju Balikpapan seperti jadwal awal.
Mengapa penerbangan Balikpapan ikut kena dampaknya?
Kepala Bandara SAMS Sepinggan, Rizal, menyebut aktivitas erupsi ikut memengaruhi penerbangan menuju dan dari Balikpapan.
“Dampak dari erupsi Gunung Krakatau itu berdampak juga untuk penerbangan-penerbangan yang ada di Sepinggan, baik kedatangan maupun keberangkatan,” kata Rizal.
Dampaknya terasa sampai penumpang yang sudah berada di Sepinggan, sebab perubahan jadwal terjadi pada jaringan penerbangan yang saling terhubung.
Sejumlah maskapai terdampak antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, Super Air Jet, dan Batik Air.
Baca Juga: Rumput Kota Mulai Menguning, Balikpapan Perkuat Penyiraman dan Bahas Truk Tangki
Ribuan penumpang harus mengubah rencana perjalanan
Sebanyak 2.059 penumpang tercatat terdampak berdasarkan data Bandara SAMS Sepinggan hingga pukul 13.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).
Maskapai memberikan pilihan kepada penumpang, termasuk pengembalian dana tiket atau refund dan penjadwalan ulang atau reschedule.
Menurut Rizal, sebagian besar penumpang memilih refund, sedangkan sebagian lainnya mengambil opsi reschedule sesuai kondisi penerbangan.
Situasi tersebut membuat calon penumpang perlu memperhatikan informasi maskapai sebelum menuju bandara, sebab status penerbangan masih dapat berubah.
Abu vulkanik membuat penutupan bandara meluas
Dampak erupsi tidak hanya terasa di Cengkareng. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran abu vulkanik menuju sejumlah wilayah.
BMKG mencatat abu pada ketinggian tertentu bergerak menuju timur hingga selatan, sementara lapisan lainnya bergerak menuju barat daya hingga barat laut.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kemudian memperpanjang penutupan enam bandara terdampak hingga sekitar pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) pada pembaruan siang 6 September.
Enam bandara tersebut mencakup Radin Inten, Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Budiarto, Pondok Cabe, dan Husein Sastranegara.
Kebijakan itu diambil setelah pengujian menunjukkan masih adanya indikasi abu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan operasional penerbangan.
Baca Juga: Antrean kendaraan Pertalite di SPBU MT Haryono Balikpapan dan aktivitas usaha di sepanjang kawasan
Gangguan kali ini datang setelah masalah asap karhutla
Bagi konektivitas udara Kalimantan, gangguan penerbangan akibat erupsi ini bukan satu-satunya persoalan dalam beberapa pekan terakhir.
Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan mencatat 147 penerbangan terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 24-30 Agustus 2026.
Dari jumlah tersebut, 95 penerbangan mengalami pembatalan atau penundaan, 46 terlambat, dan enam penerbangan dialihkan.
Kalimantan Tengah menyumbang 88 penerbangan terdampak, atau sekitar 59,8 persen dari total gangguan akibat asap dalam periode tersebut.
Jarak pandang terendah tercatat 100 meter di Bandar Udara Long Apung, kemudian 300 meter di Bandar Udara Tjilik Riwut dan 500 meter di Bandar Udara Haji Muhammad Sidik.
Artinya, konektivitas udara Kalimantan sedang menghadapi dua gangguan dengan karakter berbeda, yakni asap karhutla di sejumlah wilayah dan abu vulkanik yang mengganggu jaringan penerbangan nasional.
Penerbangan masih bisa berubah sewaktu-waktu
Untuk penumpang dari Balikpapan, persoalan utama bukan sekadar keberangkatan dari Sepinggan, tetapi kondisi bandara tujuan dan jaringan penerbangannya.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara meminta calon penumpang memantau status penerbangan melalui maskapai sebelum melakukan perjalanan ke bandara.
Perubahan jadwal dapat terjadi karena dampak berantai terhadap rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, serta kapasitas terminal.
Karena itu, status penerbangan yang terlihat sebelumnya belum tentu menjadi kondisi terakhir ketika perjalanan hendak dimulai.
Poin Penting
- 24 penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan terdampak hingga pukul 13.00 WITA.
- Sebanyak 11 penerbangan kedatangan dan 13 keberangkatan mengalami gangguan.
- Total 2.059 penumpang terdampak akibat gangguan tersebut.
- Rute Balikpapan-Cengkareng menjadi koneksi yang paling banyak terdampak.
- Penumpang mendapatkan pilihan refund atau reschedule sesuai kondisi penerbangan.
- Gangguan penerbangan juga berkaitan dengan penutupan sementara sejumlah bandara akibat abu vulkanik.
Insight Redaksi
Bagi Balikpapan, gangguan ini menunjukkan betapa bergantungnya konektivitas udara daerah pada simpul penerbangan nasional. Sepinggan mungkin aman, tetapi satu bandara penghubung terganggu, efeknya langsung terasa. Jadi, cek status penerbangan dulu, nah, jangan berangkat hanya bermodal jadwal lama.
Cek status penerbangan dari maskapai sebelum berangkat, terutama jika rute ikam terhubung Cengkareng.
Kalau informasi ini berguna, bagikan ke keluarga atau kawalan yang sedang punya jadwal terbang dari Balikpapan hari ini.
Perjalanan udara bisa berubah mengikuti kondisi alam dan keselamatan penerbangan. Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Berapa penerbangan di Sepinggan yang terdampak erupsi Anak Krakatau?
Sebanyak 24 penerbangan terdampak, terdiri dari 11 kedatangan dan 13 keberangkatan hingga pukul 13.00 WITA.
2. Berapa penumpang yang terdampak?
Data Bandara SAMS Sepinggan mencatat 2.059 penumpang terdampak akibat gangguan penerbangan tersebut.
3. Rute mana yang paling terdampak?
Sebagian besar berkaitan dengan penerbangan Balikpapan-Cengkareng, sedangkan satu penerbangan menuju Bandung juga terdampak.
4. Apakah penumpang bisa mengajukan refund?
Berdasarkan informasi pengelola bandara, penumpang mendapatkan pilihan refund atau reschedule sesuai kondisi penerbangan masing-masing.
5. Mengapa status penerbangan masih dapat berubah?
Sebaran abu vulkanik dan kondisi operasional bandara masih dipantau, sehingga maskapai dapat menyesuaikan penerbangan berdasarkan perkembangan keselamatan.
Sumber Informasi: Media Balpos, dengan judul “2.059 Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 24 Penerbangan di Sepinggan Terganggu”, oleh Arif Fadillah. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma