Durasi Baca: 4 menit
Ikhtisar: Perjalanan Lauw Mukhayyar sebagai driver Gojek Balikpapan berbuah apresiasi smartphone, sekaligus dukungan untuk keluarga.
Balikpapan TV - Hai Ces! Lauw Mukhayyar, mitra Gojek di Balikpapan, mendapat smartphone baru setelah hampir satu dekade mengaspal dan menjadi bagian dari perjalanan awal layanan Gojek di kota ini.
Bagi Lauw, ponsel bukan sekadar perangkat komunikasi. Benda tersebut menjadi alat utama menerima pesanan, mencari penghasilan, sekaligus menjaga ritme pekerjaan tetap sejalan dengan keluarga dan ibadah.
Hampir Satu Dekade Lauw Mengandalkan Jalanan Balikpapan
Lauw bergabung sebagai mitra Gojek pada 2015, ketika layanan transportasi berbasis aplikasi masih mulai dikenal masyarakat Balikpapan.
Selama bertahun-tahun, ia menjalani pekerjaan dengan memanfaatkan fleksibilitas waktu yang tersedia sebagai mitra pengemudi.
Pilihan waktu kerja membuat Lauw tetap bisa menjalankan aktivitas keluarga di sela menerima pesanan. Pola tersebut juga membantunya menjaga waktu ibadah sehari-hari.
Bagi Lauw, pekerjaan di jalan bukan hanya persoalan mengejar order. Ada keluarga yang perlu diperhatikan dan kehidupan pribadi yang tetap harus dijalani.
Mengapa Smartphone Menjadi Penting bagi Driver Gojek?
Perangkat komunikasi memiliki posisi berbeda bagi pengemudi transportasi daring karena aktivitas kerja bergantung pada sistem digital.
Pesanan, komunikasi dengan pelanggan, serta aktivitas operasional membutuhkan perangkat yang dapat digunakan secara lancar.
Kondisi tersebut dialami langsung Lauw karena ponsel lamanya mulai sering mengalami gangguan dan lambat digunakan.
“Dengan menjadi ojol, waktu ibadah bisa tepat waktu. Hampir semua masjid di Balikpapan sudah pernah saya masuki untuk salat,” ujar Lauw.
Cerita itu memperlihatkan bahwa fleksibilitas pekerjaan tidak hanya berkaitan dengan pengaturan jam mencari penghasilan. Bagi Lauw, fleksibilitas juga memberi ruang menjalankan kehidupan keluarga dan ibadah.
Baca Juga: Galeri Arsip Balikpapan Dibuka, Warga Bisa Belajar Sejarah Kota Minyak
HP Baru Jadi Apresiasi Setelah Bertahun-tahun Mengaspal
Gojek memberikan smartphone baru kepada Lauw sebagai bagian dari apresiasi bagi Mitra Perintis Jalan.
Program tersebut diberikan kepada 9.000 Mitra Perintis Jalan di berbagai wilayah Indonesia. Apresiasi itu menjadi bagian dari perluasan Program Apresiasi Mitra pada 2026.
Gojek menjelaskan PAM kini mencakup penghargaan berdasarkan kinerja, konsistensi kinerja, dan masa kemitraan. Manfaatnya juga tidak hanya berkaitan dengan aktivitas mencari penghasilan.
Melalui program tersebut, mitra dapat memperoleh berbagai dukungan seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Bonus Hari Raya, beasiswa, perlengkapan sekolah, poin Swadaya, hingga kesempatan mendapatkan paket umrah.
Untuk Lauw, pemberian smartphone terasa tepat karena perangkat lamanya sudah sering mengalami hang.
“Luar biasa, bahagia banget. Kami merasa dihargai setelah melewati perjalanan dari awal Gojek di Balikpapan,” kata Lauw.
PAM Gojek Mulai Menyentuh Kebutuhan Keluarga
Perluasan PAM menunjukkan dukungan kepada mitra pengemudi mulai mencakup kebutuhan yang berada di luar aktivitas kerja harian.
Gojek pada 2026 juga memperluas dukungan pendidikan bagi keluarga mitra melalui beasiswa dan bantuan perlengkapan sekolah. Program perlengkapan sekolah tersebut mencakup tas, buku, dan alat tulis bagi anak mitra dari jenjang SD hingga SMA.
Bagi Lauw, perhatian terhadap keluarga memiliki arti tersendiri. Ia sebelumnya merasakan manfaat ketika anaknya memperoleh paket perlengkapan sekolah melalui Yayasan GoTo Merah Putih.
Menurutnya, dukungan keluarga menjadi bagian penting dari perjalanan panjang menjalani pekerjaan sebagai mitra pengemudi.
“Keluarga juga perlu diutamakan karena mereka yang mendukung kami sehingga bisa menjalani perjalanan sebagai mitra selama ini,” ujarnya.
Hal tersebut membuat apresiasi kepada driver tidak berhenti pada perangkat kerja. Ada kebutuhan keluarga yang ikut menentukan keberlanjutan seseorang menjalani profesi di jalan.
Baca Juga: BBM Bersubsidi Balikpapan Mulai Dievaluasi, Antrean SPBU Jadi Sorotan Pemkot
Apresiasi Driver Kini Tidak Hanya Berupa Insentif
Perubahan bentuk apresiasi ini menarik karena kebutuhan mitra pengemudi terus berkembang mengikuti karakter pekerjaan berbasis aplikasi.
Pada Juli 2026, Gojek memperluas PAM dengan menggabungkan sejumlah bentuk penghargaan dan dukungan dalam satu program. Penghargaan masa kemitraan lima dan sepuluh tahun juga masuk dalam skema tersebut.
Gojek juga menyediakan Rumah Mitra di sejumlah lokasi sebagai tempat beristirahat, berkumpul, mengisi daya ponsel, serta menjalankan kegiatan komunitas dan keagamaan.
Bentuk dukungan tersebut menunjukkan kebutuhan driver tidak berhenti pada akses terhadap order. Perangkat kerja, perlindungan sosial, pendidikan anak, hingga ruang istirahat ikut menjadi bagian ekosistem kemitraan.
Pada akhir Agustus 2026, Gojek juga mengumumkan keberangkatan 70 Mitra Driver Legend untuk menunaikan ibadah umrah pada 2 September. Mereka merupakan mitra yang telah bergabung sejak masa awal Gojek di Jabodetabek pada 2010–2014.
Apa Arti Smartphone Baru bagi Lauw?
Bagi sebagian orang, smartphone baru mungkin hanya dianggap sebagai perangkat elektronik. Namun bagi driver daring, perangkat tersebut berhubungan langsung dengan aktivitas mencari penghasilan.
Ketika perangkat lama mulai bermasalah, pekerjaan dapat ikut terganggu karena komunikasi dan penerimaan pesanan bergantung pada perangkat tersebut.
Karena itu, apresiasi dalam bentuk smartphone memiliki nilai praktis sekaligus simbolis bagi Lauw.
Perangkat baru tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan hampir satu dekade sebagai mitra di Balikpapan mendapat perhatian dari perusahaan.
Bagi pembaca di Balikpapan, kisah Lauw juga memperlihatkan sisi lain pekerjaan pengemudi daring. Di balik aktivitas menerima order, ada pengaturan waktu, kebutuhan keluarga, perangkat kerja, dan kehidupan pribadi yang berjalan bersamaan.
Baca Juga: Bazar Buku Murah Disputakar Balikpapan Diserbu Warga, Pagi Hari Sudah Ramai
Poin Penting:
- Lauw Mukhayyar bergabung sebagai mitra Gojek di Balikpapan sejak 2015.
- Fleksibilitas waktu menjadi salah satu alasan penting bagi Lauw menjalani pekerjaan tersebut.
- Smartphone lama Lauw sering mengalami hang sehingga mengganggu kebutuhan operasional.
- Lauw menerima smartphone baru sebagai bagian apresiasi untuk Mitra Perintis Jalan.
- Gojek memperluas Program Apresiasi Mitra pada 2026 dengan berbagai manfaat.
- Dukungan PAM mencakup perlindungan sosial, pendidikan keluarga, kebutuhan operasional, dan apresiasi masa kemitraan.
- Program Gojek juga mencakup apresiasi umrah bagi Mitra Driver Legend.
Insight Redaksi
Kisah Lauw menunjukkan bahwa teknologi bagi driver bukan sekadar alat kerja, melainkan bagian dari sumber penghasilan sehari-hari. Apresiasi smartphone menjadi relevan ketika perangkat lama mulai menghambat aktivitas. Di Balikpapan, pekerjaan berbasis aplikasi juga memperlihatkan kebutuhan keseimbangan antara mencari nafkah, keluarga, dan kehidupan personal. Yang penting bukan cuma order masuk, tetapi ekosistem kerja yang membuat mitra mampu bertahan.
Perangkat kerja harus siap, keluarga jangan terlewat, dan ritme hidup tetap dijaga.
Buat driver, HP yang lancar bukan gaya-gayaan; itu modal kerja yang langsung terasa manfaatnya.
Kalau kisah Lauw terasa dekat dengan kehidupan warga Balikpapan, bagikan artikel ini agar makin banyak cerita pekerja jalanan ikut diketahui.
Ingin selalu Update info lokal yang dekat dengan keseharian dan cerita warga? Ikuti Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Sejak kapan Lauw Mukhayyar menjadi mitra Gojek?
Lauw mulai menjadi mitra Gojek di Balikpapan pada 2015.
2. Mengapa smartphone penting bagi Lauw?
Smartphone digunakan untuk kebutuhan utama pekerjaan, termasuk menerima pesanan dan menjalankan aktivitas operasional.
3. Apa manfaat Program Apresiasi Mitra Gojek?
PAM mencakup berbagai dukungan seperti BPJS, Bonus Hari Raya, beasiswa, perlengkapan sekolah, poin Swadaya, dan apresiasi berdasarkan masa kemitraan.
4. Berapa Mitra Perintis Jalan yang mendapat apresiasi smartphone?
Program apresiasi smartphone tersebut ditujukan kepada 9.000 Mitra Perintis Jalan di Indonesia.
5. Apakah PAM hanya memberikan penghargaan berupa smartphone?
Tidak. PAM memiliki sejumlah bentuk manfaat lain, termasuk perlindungan sosial, dukungan pendidikan, kebutuhan operasional, dan kesempatan memperoleh umrah.
Sumber Informasi
Media KALTIMPOST, dengan judul “Kisah Lauw Mukhayyar Menjaga Waktu Salat hingga Diberi HP Baru oleh Gojek” penulis Maria Irham, ditambah verifikasi dan konteks dari informasi resmi GoTo serta ANTARA. Gojek sendiri menyatakan PAM 2026 diperluas untuk mencakup penghargaan masa kemitraan dan berbagai dukungan bagi mitra beserta keluarga.