Durasi Baca: 4 Menit
Ikhtisar: Pengaturan jam pengisian Pertalite di Balikpapan mulai berdampak pada antrean SPBU dan kini dievaluasi Pertamina.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pertamina mengevaluasi penyaluran Pertalite setelah aturan jam pengisian baru diterapkan di SPBU MT Haryono, Balikpapan, sejak 1 September 2026.
Hari pertama aturan berjalan, antrean di lokasi terlihat lebih terkendali. Tapi, apakah pola baru ini bakal efektif dalam jangka panjang, Ces?
Antrean Pertalite di MT Haryono Mulai Berubah
Pemisahan waktu pengisian membuat kendaraan roda dua dan roda empat tidak lagi berebut layanan pada jam yang sama.
Di SPBU MT Haryono, sepeda motor dilayani pukul 06.00–22.00 WITA. Kendaraan roda empat mendapat layanan pukul 22.00–06.00 WITA.
Kondisi tersebut membuat suasana pengisian pada hari pertama penerapan aturan terlihat lebih lengang dibandingkan kondisi antrean sebelumnya.
Perubahan ini juga berkaitan dengan persoalan antrean yang sebelumnya berdampak pada aktivitas masyarakat dan usaha di sekitar SPBU.
Bukan Semua SPBU Berlakukan Pengisian Mobil Tengah Malam
Pengendara perlu memperhatikan lokasi karena pembatasan waktu tidak berlaku seragam untuk seluruh SPBU di Balikpapan.
Selain MT Haryono, pola serupa diterapkan di SPBU Sepinggan untuk kendaraan roda empat, yakni pukul 22.00–06.00 WITA.
Sementara SPBU Gunung Guntur memiliki pengaturan berbeda. Lokasi tersebut melayani kendaraan roda empat pada pukul 08.00–22.00 WITA.
Artinya, kendaraan roda empat tidak otomatis harus mengisi Pertalite tengah malam di seluruh wilayah Balikpapan.
Baca Juga: BMKG Ungkap Mengapa Asap Karhutla Berau Tidak Sampai ke Balikpapan
Pertamina Siap Mengikuti Kebijakan Pemkot
Pertamina Patra Niaga menempatkan diri sebagai pelaksana penyaluran sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah.
Sales Area Manager Retail Kaltimut PT Pertamina Patra Niaga, Narotama Aulia Fajri, mengatakan pihaknya siap menjalankan ketentuan mengenai waktu pelayanan tersebut.
“Terkait dengan alokasi volume, Pertamina Patra Niaga murni sebagai pelaksana penyaluran.”
Narotama juga menegaskan Pertamina mengikuti aturan jam operasional yang ditetapkan Pemerintah Kota Balikpapan dalam pengaturan BBM bersubsidi.
Sebelumnya, Pertamina menyebut realisasi penyaluran Pertalite telah berada lebih dari dua persen di atas kuota year-to-date, namun masih dapat dikendalikan hingga akhir tahun.
Mengapa Pengaturan Ini Penting bagi Warga?
Masalah antrean BBM tidak hanya berkaitan dengan kendaraan yang menunggu pengisian di SPBU.
Antrean panjang juga dapat memengaruhi akses jalan serta aktivitas usaha yang berada di sekitar lokasi pengisian.
Karena itu, pembagian waktu diarahkan untuk membuat kendaraan lebih tertata sekaligus mengurangi kepadatan pada periode tertentu.
Pemkot Balikpapan sendiri menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 500.10.1/2094/E/SETDA sebagai dasar pengaturan penyaluran Pertalite dan Biosolar mulai 1 September 2026.
Evaluasi Jadi Kunci Setelah Aturan Berjalan
Hari pertama yang lebih lengang menjadi sinyal awal, tetapi belum cukup untuk menilai keberhasilan kebijakan secara menyeluruh.
Pertamina dan pemerintah daerah masih perlu melihat pola antrean, kebutuhan kendaraan, serta kondisi pasokan setelah aturan berjalan.
Evaluasi juga penting agar pengaturan waktu tidak sekadar memindahkan antrean dari siang menuju malam, tetapi benar-benar memperbaiki distribusi.
Bagi warga, informasi mengenai lokasi dan jam layanan menjadi hal penting sebelum berangkat ke SPBU.
Baca Juga: Bayan Craft Art Festival 2026 Berakhir, 43 Ribu Pengunjung Ramaikan Balikpapan
Poin Penting:
- Pengaturan Pertalite mulai diterapkan di Balikpapan sejak 1 September 2026.
- SPBU MT Haryono melayani roda dua pukul 06.00–22.00 WITA.
- Kendaraan roda empat di MT Haryono dilayani pukul 22.00–06.00 WITA.
- Pengaturan serupa berlaku di SPBU Sepinggan.
- SPBU lain memiliki ketentuan pelayanan yang berbeda.
- Pertamina mengevaluasi pelaksanaan penyaluran bersama pemerintah daerah.
Insight Redaksi
Antrean yang lebih lengang tentu menjadi perkembangan positif, tetapi ukuran keberhasilannya bukan sekadar kondisi satu hari. Kebijakan harus diuji dari konsistensi pasokan, kepastian layanan, dan dampaknya bagi warga serta usaha sekitar. Kalau antrean hanya pindah jam, masalah belum selesai. Balikpapan perlu aturan yang tertib sekaligus realistis bagi aktivitas masyarakat.
Cek dulu lokasi dan jam layanan sebelum berangkat, biar tidak muter-muter cari SPBU yang buka.
Kalau informasinya berguna, bagikan ke keluarga atau teman yang rutin mengisi Pertalite di Balikpapan.
Pantau terus perubahan aturan BBM dan kabar terbaru Balikpapan hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Kapan aturan pengisian Pertalite mulai berlaku?
Pengaturan jam pelayanan mulai diberlakukan pada 1 September 2026.
2. Kapan mobil bisa mengisi Pertalite di MT Haryono?
Kendaraan roda empat dilayani pukul 22.00–06.00 WITA di SPBU MT Haryono.
3. Apakah semua SPBU Balikpapan mewajibkan mobil mengisi malam hari?
Tidak. Pengaturan waktu berbeda berdasarkan SPBU yang ditetapkan dalam kebijakan tersebut.
4. Mengapa jam pengisian Pertalite dipisahkan?
Pengaturan ditujukan untuk mengurai antrean, menata penyaluran BBM bersubsidi, dan mengurangi gangguan aktivitas di sekitar SPBU.
5. Apakah Pertamina menentukan sendiri jam pengisian?
Menurut Narotama Aulia Fajri, Pertamina Patra Niaga bertindak sebagai pelaksana penyaluran dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah.

Sumber : Balikpapan TV