Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar: Program Gembira Ceria mengajak anak PAUD Balikpapan menanam, merawat tanaman, sekaligus belajar peduli lingkungan melalui pengalaman langsung sejak usia dini.
Balikpapan TV - Hai Ces! Program Gembira Ceria melibatkan anak PAUD di Balikpapan dalam penanaman 4.200 bibit untuk mengenalkan kepedulian lingkungan melalui pengalaman langsung sejak usia dini.
Menanam bukan sekadar memasukkan bibit ke tanah. Anak-anak diajak melihat sendiri bagaimana tanaman membutuhkan waktu, perhatian, dan perawatan agar dapat tumbuh.
Gembira Ceria Mengubah Belajar Lingkungan Jadi Pengalaman Nyata
Program Gembira Ceria diluncurkan di halaman Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut mengajak anak PAUD mengenal bibit, menanam, menyiram, hingga merawat tanaman setelah kegiatan selesai.
Bunda PAUD Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas'ud menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam membentuk kepedulian lingkungan anak sejak usia dini.
“Bersama-sama kita menanamkan banyak peran di sini. Saya bukan berdiri sendiri, tapi bagaimana kita berkolaborasi bersama-sama untuk menumbuhkan rasa pada anak-anak kita tentang bagaimana proses dari tumbuh-tumbuhan itu membutuhkan waktu yang panjang...”
Pesan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan menanam dirancang sebagai bagian dari pendidikan karakter, bukan sekadar aktivitas penghijauan.
Ribuan Bibit Hadir dari Kolaborasi Orang Tua dan Pemerintah
Sekitar 4.200 bibit tanaman dikumpulkan melalui partisipasi satuan PAUD, orang tua, wali murid, pemerintah daerah, serta mitra pendukung.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan menyiapkan 429 bibit buah, termasuk matoa, jeruk siam, rambutan, dan sawo untuk mendukung gerakan tersebut.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan juga menyediakan bibit cabai, terong, dan tomat untuk mendukung kegiatan penanaman di berbagai wilayah.
Dukungan lainnya datang dari mitra yang menyediakan 250 bibit tanaman serta pupuk untuk menunjang kegiatan anak-anak PAUD.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan lingkungan dapat melibatkan sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat secara bersamaan.
Baca Juga: Aktivasi IKD Balikpapan Baru 19,34 Persen, Disdukcapil Kejar Target 30 Persen
Mengapa Menanam Sejak Dini Penting bagi Anak?
Anak memperoleh pengalaman memahami bahwa tanaman tidak langsung tumbuh setelah ditanam. Ada proses perawatan yang membutuhkan perhatian secara konsisten.
Dalam proses tersebut, anak dapat mengenal tanggung jawab melalui kegiatan sederhana seperti menyiram dan menjaga tanaman.
Nurlena berharap Gembira Ceria tidak berhenti sebagai kegiatan serentak, tetapi terus dilakukan pada satuan PAUD di seluruh Balikpapan.
Lingkungan sekolah kemudian dapat menjadi ruang belajar tambahan, karena tanaman yang ditanam dapat diamati pertumbuhannya dari waktu ke waktu.
Cara tersebut membuat pendidikan lingkungan terasa dekat dengan kehidupan anak. Mereka belajar melalui tindakan, bukan hanya menerima penjelasan di dalam kelas.
4.200 Bibit Jadi Awal Gerakan Lingkungan Anak PAUD
Partisipasi ratusan satuan PAUD membuat Gembira Ceria memiliki cakupan yang cukup luas di Kota Balikpapan. Data pemerintah daerah menyebut sekitar 421 satuan PAUD terlibat dalam program tersebut.
Angka tersebut menunjukkan bahwa gerakan lingkungan dapat dimulai dari ruang pendidikan yang dekat dengan keseharian anak.
Namun, nilai utama kegiatan ini bukan hanya jumlah bibit yang ditanam. Tantangan berikutnya adalah memastikan tanaman tetap dirawat setelah kegiatan serentak selesai.
Jika proses tersebut berlanjut, anak-anak memiliki kesempatan melihat perubahan tanaman secara nyata sekaligus memahami hubungan antara tindakan dan hasil.
Bagi Balikpapan, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi bagian dari pendidikan lingkungan yang tumbuh bersama keluarga dan satuan PAUD.
Baca Juga: Listrik Balikpapan Selatan Padam 3 Jam Hari Ini, Regency hingga Korpri Terdampak
Poin Penting
-
Program Gembira Ceria diluncurkan di Balikpapan Islamic Center pada 22 Agustus 2026.
-
Sekitar 4.200 bibit tanaman terlibat dalam gerakan penanaman.
-
Sekitar 421 satuan PAUD Balikpapan berpartisipasi bersama orang tua dan wali.
-
Anak-anak belajar mengenal bibit, menanam, menyiram, dan merawat tanaman.
-
Program diarahkan menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Insight Redaksi
Gembira Ceria menarik karena pendidikan lingkungan dimulai dari aktivitas sederhana yang bisa dipahami anak. Jumlah bibit memang penting, tetapi keberlanjutan perawatan jauh lebih menentukan dampaknya. Di Balikpapan, sekolah dan keluarga punya ruang besar untuk menjadikan tanaman sebagai media belajar harian. Jadi gini, Ces, menanam satu bibit mungkin sederhana, tetapi kebiasaan merawatnya bisa membentuk karakter yang panjang.
Langkah berikutnya, satuan PAUD dapat mencatat pertumbuhan tanaman sebagai bagian kegiatan belajar harian anak.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak keluarga memahami pentingnya mengenalkan lingkungan sejak usia dini.
Selalu update info lokal yang berguna dan dekat dengan kehidupan sehari-hari hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu Program Gembira Ceria?
Gembira Ceria merupakan gerakan menanam yang digunakan sebagai sarana edukasi dan literasi lingkungan bagi anak usia dini di Balikpapan.
2. Berapa bibit yang dikumpulkan dalam kegiatan tersebut?
Sekitar 4.200 bibit tanaman dikumpulkan melalui partisipasi satuan PAUD, orang tua, pemerintah daerah, dan mitra.
3. Apa yang dilakukan anak-anak dalam kegiatan Gembira Ceria?
Anak-anak diajak mengenal bibit, menanam, menyiram, serta merawat tanaman setelah kegiatan penanaman.
4. Siapa yang menggagas Gembira Ceria?
Program tersebut digagas Bunda PAUD Kota Balikpapan bersama Pemerintah Kota Balikpapan dan melibatkan berbagai pihak.
5. Apakah kegiatan ini akan berlanjut?
Program diarahkan agar terus dilakukan di satuan PAUD sehingga kegiatan menanam menjadi bagian dari pembelajaran dan kepedulian lingkungan.
Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “GEMBIRA CERIA AJARKAN ANAK PAUD PEDULI LINGKUNGAN”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel balikpapantv.id.
Editor : Support