BKPAKSI Balikpapan Gandeng Human Initiative, Tabungan Kurban Jadi Program Unggulan

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 10:28 WIB
BKPAKSI Balikpapan menggandeng Human Initiative melalui program Tabungan Kurban untuk memperluas manfaat keagamaan. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
BKPAKSI Balikpapan menggandeng Human Initiative melalui program Tabungan Kurban untuk memperluas manfaat keagamaan. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Durasi Baca: 4 Menit

Ikhtisar: BKPAKSI Balikpapan menggandeng Human Initiative mengembangkan tabungan kurban sekaligus memperkuat pendidikan Al-Qur’an dan keluarga sakinah.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! BKPAKSI Kota Balikpapan mendorong kolaborasi dengan Human Initiative melalui program Tabungan Kurban dalam Rapat Kerja Daerah 2026 untuk memperluas manfaat program keagamaan bagi masyarakat.

Konsepnya sederhana, tetapi punya tantangan tersendiri: niat berkurban sering sudah ada, sementara dana perlu disiapkan jauh-jauh hari. Karena itu, skema menabung secara rutin mulai didorong sebagai bagian dari perencanaan program yang berkelanjutan.

Rakerda BKPAKSI tak sekadar membahas program internal

Rakerda BKPAKSI Balikpapan 2026 diarahkan untuk menyusun program yang dapat dijalankan bersama berbagai pihak. Human Initiative menjadi salah satu mitra yang dibicarakan dalam agenda tersebut.

Presiden BKPAKSI Tasrifin Karim menyebut kolaborasi dengan universitas, Human Initiative, dan berbagai pihak lain diharapkan menghasilkan keputusan bersama yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Lewat kerja ini kan kita ingin merancang bagaimana program-program kita ke depan. Maka saya berharap lewat rapat kerja ini, apalagi tadi sudah ada bagaimana kolaborasi dengan universitas, dengan Human Initiative, dengan berbagai pihak, nah inilah mudah-mudahan nanti menjadi keputusan-keputusan yang akan kita lakukan bersama-sama.”

Menurut Tasrifin, kerja sama tersebut dapat mencakup program Tabungan Kurban, pendidikan, serta gerakan Al-Qur’an yang selama ini menjadi salah satu program unggulan BKPAKSI.

Arah tersebut sejalan dengan peran BKPAKSI Kaltim yang mencakup pembinaan pendidikan Al-Qur’an, termasuk pendidikan usia dini berbasis Al-Qur’an, Taman Pendidikan Al-Qur’an, Rumah Tahfiz Qur’an, serta pembinaan keluarga sakinah.

Tabungan Kurban disiapkan untuk membantu masyarakat

Bagi sebagian masyarakat, berkurban bukan persoalan kemauan saja. Persiapan biaya menjadi bagian penting agar niat tersebut dapat diwujudkan ketika Idul Adha tiba.

Melalui konsep Tabungan Kurban, masyarakat diarahkan menyisihkan dana secara rutin. Pola tersebut membuat kebutuhan kurban tidak harus seluruhnya dipenuhi dalam waktu singkat.

Human Initiative sendiri telah menjalankan konsep Tabungan Kurban sebagai bagian dari program qurban untuk membantu masyarakat mempersiapkan ibadah tersebut. Dalam laporan tahunannya, Human Initiative menyebut program itu sebagai salah satu upaya untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kurban.

Dalam konteks Balikpapan, konsep tersebut kemudian dibawa ke ruang kolaborasi yang lebih luas. Rakerda menjadi momentum untuk membahas bagaimana program dapat diterapkan bersama unsur Majelis Ulama, Dewan Masjid, lembaga pendidikan, hingga masyarakat.

Artinya, tabungan kurban tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan pengumpulan dana. Program ini juga berpotensi menjadi sarana membangun kebiasaan perencanaan keuangan untuk kebutuhan ibadah.

Baca Juga: Karhutla Kaltim Capai 936 Hektare, Ada Sanksi bagi Pembakar Lahan dan Sampah

Kenapa perencanaan dua sampai tiga tahun menjadi penting?

BKPAKSI tidak ingin seluruh program berhenti pada agenda satu tahun. Perencanaan dua hingga tiga tahun ke depan mulai didorong agar kegiatan organisasi mempunyai arah yang lebih jelas.

Pola tersebut penting karena program pendidikan, pembinaan keluarga, dan kegiatan sosial membutuhkan kesinambungan. Program yang dirancang sejak awal juga memberikan ruang untuk menentukan target, mitra, serta bentuk pelaksanaan secara lebih terukur.

Bagi masyarakat, perencanaan jangka menengah dapat membuat program tidak hadir hanya ketika ada momentum tertentu. Manfaatnya diharapkan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Hal serupa terlihat dari aktivitas BKPAKSI di Balikpapan. Pada tahun ajaran 2026–2027, organisasi ini masih menjalankan pembinaan TPQ, RTQ, dan SPS Al-Qur’an yang tersebar di enam kecamatan Kota Balikpapan.

Pendidikan Al-Qur’an tetap menjadi bagian utama

Kolaborasi baru tidak berarti menggeser program pendidikan yang selama ini menjadi perhatian BKPAKSI.

Tasrifin menyebut gerakan Al-Qur’an tetap menjadi salah satu unggulan, baik untuk anak maupun guru. Arah tersebut menunjukkan bahwa Rakerda digunakan untuk menggabungkan program sosial dengan pembinaan pendidikan keagamaan.

Peran tersebut juga terlihat dari kegiatan BKPAKSI di Balikpapan pada Juni 2026. Ratusan santri penghafal Al-Qur’an dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri yang digelar BKPAKSI.

Selain pendidikan anak, BKPAKSI Kaltim juga menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam pembinaan. Organisasi tersebut menjelaskan bahwa keluarga dipandang sebagai ruang pendidikan informal sekaligus bagian dari pembentukan generasi Qur’ani.

Karena itu, penguatan pendidikan Al-Qur’an, gerakan keluarga sakinah, dan Tabungan Kurban dapat ditempatkan sebagai rangkaian program yang saling melengkapi.

Baca Juga: 64 Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, Warga Wajib Waspada

Kolaborasi menjadi kunci memperluas manfaat

Direktur Wilayah BKPAKSI Kaltim Maskur Syamsudin menekankan pentingnya kekompakan organisasi setelah pelaksanaan Rakerda.

“Dengan kegiatan ini kami berharap BKPAKSI dapat lebih solid dan lebih maju, tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, serta BKPAKSI lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Rakerda tidak hanya berorientasi pada penyusunan kegiatan. Ada target untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan keberadaannya memberikan manfaat nyata.

Bagi Balikpapan, model kolaborasi semacam ini juga relevan karena kebutuhan masyarakat tidak selalu dapat dijawab oleh satu lembaga. Pendidikan, keluarga, masjid, filantropi, dan kegiatan sosial memiliki ruang yang dapat dikerjakan secara bersama.

Kehadiran Human Initiative dalam pembahasan Tabungan Kurban menjadi salah satu contoh bagaimana jaringan tersebut dapat diperluas.

Dari niat berkurban menuju kebiasaan menabung

Tabungan Kurban pada akhirnya menawarkan cara yang lebih terencana bagi masyarakat yang ingin berkurban. Dana dapat dipisahkan dan dikumpulkan secara berkala sesuai kemampuan masing-masing.

Model ini juga membuat target kurban lebih mudah dipantau. Masyarakat dapat menentukan sasaran dana, kemudian membaginya menjadi setoran berkala sehingga kebutuhan tidak terasa terlalu berat ketika mendekati Idul Adha.

Namun, keberhasilan program tetap membutuhkan pengelolaan yang transparan. Informasi mengenai mekanisme setoran, target dana, pengelolaan dana, hingga pelaksanaan kurban perlu disampaikan secara jelas kepada peserta.

Di sinilah kolaborasi antara lembaga keagamaan dan lembaga sosial menjadi penting. Program bukan hanya mengajak masyarakat menabung, tetapi juga membangun kepercayaan melalui tata kelola yang dapat dipahami.

Poin Penting

Insight Redaksi

Rakerda ini menunjukkan kebutuhan mengubah program keagamaan menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar agenda tahunan. Tabungan Kurban menarik karena menyentuh kebiasaan finansial sekaligus ibadah. Kuncinya transparansi, konsistensi, dan akses masyarakat. Kalau tiga hal ini kuat, program sederhana bisa tumbuh menjadi gerakan sosial yang terasa manfaatnya di Balikpapan.

Mulai dari target kecil, pisahkan dana kurban secara rutin, lalu pantau perkembangannya supaya niat kada berhenti sebagai rencana.

Bagikan info ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak warga paham bahwa persiapan kurban bisa dimulai sejak jauh hari.

Mau mengikuti perkembangan program keagamaan dan kegiatan masyarakat di Balikpapan? Jangan lewatkan informasi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu Tabungan Kurban?

Tabungan Kurban merupakan konsep menyiapkan dana kurban dengan menyisihkan uang secara rutin hingga target yang ditentukan tercapai.

2. Siapa yang menggagas kolaborasi Tabungan Kurban?

Dalam Rakerda BKPAKSI Kota Balikpapan 2026, kolaborasi program tersebut dibahas bersama Human Initiative.

3. Apakah program BKPAKSI hanya berfokus pada kurban?

Tidak. BKPAKSI juga menjalankan program pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan keluarga sakinah.

4. Mengapa program dirancang untuk dua sampai tiga tahun?

Perencanaan jangka menengah diharapkan membuat program lebih terarah, berkesinambungan, dan tidak berhenti pada satu periode kegiatan.

5. Apa manfaat kolaborasi bagi masyarakat Balikpapan?

Kolaborasi diharapkan memperluas jangkauan program sehingga manfaat pendidikan, keluarga, dan kegiatan sosial keagamaan dapat dirasakan masyarakat.

Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “BKPAKSI BALIKPAPAN GANDENG HUMAN INITIATIVE”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
BKPAKSI Balikpapan Pendidikan Al-Qur’an Human Initiative Tabungan Kurban