Waduk Manggar Balikpapan Menyusut 2,5 Meter, PTMB Siapkan Sumber Air Alternatif untuk Warga

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:31 WIB
PTMB menyiapkan sumber air alternatif untuk mengantisipasi penurunan muka air Waduk Manggar akibat minimnya hujan. (BTV/AI)
PTMB menyiapkan sumber air alternatif untuk mengantisipasi penurunan muka air Waduk Manggar akibat minimnya hujan. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: PTMB mengantisipasi penyusutan Waduk Manggar dengan sumber air alternatif, sumur dalam, dan tambahan armada tangki.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiapkan sejumlah sumber air alternatif setelah muka air Waduk Manggar turun 2,5 meter akibat minimnya hujan di Balikpapan. Langkah ini penting untuk menjaga pasokan air bersih masyarakat selama kemarau.

Waduk Manggar masih menjadi salah satu tumpuan utama air baku kota. Namun, kondisi cuaca membuat PTMB harus menyiapkan skenario cadangan agar pelayanan tidak ikut terganggu.

Muka Air Waduk Manggar Turun Saat Hujan Berkurang

Penurunan muka air menjadi perhatian karena Waduk Manggar merupakan salah satu sumber air baku yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Balikpapan.

Menurut informasi PTMB, tinggi muka air saat ini berada di level 9,5 meter. Angka tersebut turun 2,5 meter dari kondisi normal yang berada pada level 12 meter.

Meski demikian, PTMB memastikan pengambilan air baku masih berlangsung sekitar 1.000 liter per detik. Pengaturan debit tersebut dilakukan berdasarkan skenario yang diperhitungkan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV.

Direktur Utama PTMB Yudhi Saharuddin mengatakan kondisi cadangan air masih diperhitungkan aman untuk beberapa waktu ke depan.

“Meski sudah masuk periode kemarau dan hujan tidak turun selama dua minggu, persediaan air baku di Waduk Manggar masih bisa kami andalkan. Saat ini pengambilannya tetap 1.000 liter per detik,” ujar Yudhi.

BWS Kalimantan IV sendiri menyebut Bendungan Manggar dan Bendungan Teritip sebagai dua tumpuan penting penyediaan air baku Balikpapan. Keduanya juga memiliki fungsi sebagai cadangan air saat kemarau.

Mengapa Sumber Air Alternatif Mulai Disiapkan?

Bagi masyarakat, persoalan utamanya bukan sekadar tinggi permukaan waduk, tetapi keberlanjutan pasokan air ketika kemarau berlangsung panjang.

Karena itu, PTMB mulai menyiapkan sumber lain yang dapat digunakan untuk memperkuat cadangan air baku. Salah satunya adalah Embung Wain.

PTMB telah berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan agar sumber tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pasokan air minum masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan strategi mitigasi PTMB yang sebelumnya telah disusun bersama BWS untuk menghadapi potensi penurunan ketersediaan air selama periode kemarau 2026.

Sumur Dalam Jadi Pilihan Tambahan PTMB

Selain sumber air permukaan, PTMB juga mengembangkan sumur dalam untuk memperluas pilihan sumber air baku.

Pengembangan sumur dalam telah dilakukan sejak 2024. Untuk wilayah Kampung Baru, fasilitas tersebut ditargetkan mulai memberikan tambahan pasokan pada bulan berikutnya dengan kapasitas sekitar 20 liter per detik.

“Sepanjang 2025 ada 10 sumur dalam yang ditambahkan di Balikpapan Timur, Balikpapan Utara dan Damai. Untuk Kampung Baru, sumur dalam ini kami siapkan sebagai salah satu pilihan sumber air bagi masyarakat,” tutur Yudhi.

Pengembangan sumber air alternatif menjadi bagian dari rencana jangka menengah PTMB. Dalam rencana bisnis 2025-2029, perusahaan juga mendorong pengembangan sumber air baku baru untuk memperkuat pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Dokumen Rumah Hilang Saat Hendak Dijual, Misdiana Khawatir Disalahgunakan Orang Lain

Pilihan Sumber Air Semakin Beragam

Diversifikasi sumber air menjadi penting karena ketergantungan pada satu sumber membuat sistem lebih rentan ketika kondisi hidrologis berubah.

Selain Waduk Manggar, Balikpapan memiliki Bendungan Teritip yang juga dimanfaatkan untuk memasok air baku. BWS Kalimantan IV mencatat Teritip dapat menyediakan hingga sekitar 250 liter per detik.

Sementara itu, PTMB sebelumnya juga menyiapkan pemanfaatan sejumlah bendali sebagai sumber tambahan ketika kondisi air permukaan menurun.

Armada Tangki Disiapkan Jika Distribusi Terganggu

Antisipasi tidak berhenti pada sumber air baku. PTMB juga menyiapkan skenario ketika distribusi melalui jaringan perpipaan mengalami gangguan akibat kondisi kemarau.

Saat ini perusahaan memiliki 12 mobil tangki sebagai armada utama. Dua unit tambahan juga disiapkan untuk memperkuat pelayanan.

“Armada sudah kami siapkan, termasuk tambahan dua unit. Jadi kalau ada wilayah yang membutuhkan suplai melalui mobil tangki, kami bisa segera melakukan penanganan,” jelas Yudhi.

PTMB juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan. Kendaraan dari kedua instansi tersebut dapat digunakan untuk membantu distribusi apabila dibutuhkan.

Sebelumnya, PTMB memang telah menempatkan armada tangki sebagai bagian dari mitigasi menghadapi potensi penurunan produksi air. Pada Mei 2026, PTMB bahkan menyampaikan rencana penguatan armada untuk menghadapi dampak El Nino.

Baca Juga: Kasus Solar Rp20,5 Miliar Handy Aliansyah Masuk Banding, DPR Minta Hakim Bekerja Independen

Apa Dampaknya bagi Pelayanan Air Bersih?

Untuk beberapa bulan mendatang, PTMB memperkirakan pengambilan air akan disesuaikan dengan kondisi waduk. Proyeksi perusahaan menyebut storage dapat berada di kisaran 75 persen hingga Desember, dengan catatan kondisi tetap mendukung.

Artinya, kondisi Waduk Manggar masih dapat dikelola, tetapi ruang antisipasi perlu disiapkan sejak awal. Semakin panjang periode tanpa hujan, semakin penting pengaturan pengambilan dan diversifikasi sumber air.

Bagi pelanggan, langkah tersebut menjadi penting karena gangguan pasokan tidak selalu terjadi akibat air baku benar-benar habis. Penurunan produksi atau tekanan jaringan juga dapat memengaruhi wilayah tertentu.

Karena itu, keberadaan sumur dalam, sumber air alternatif, serta mobil tangki menjadi lapisan pengamanan tambahan ketika pelayanan jaringan menghadapi tekanan.

Tips Menghadapi Potensi Gangguan Pasokan Air

Masyarakat dapat ikut mengantisipasi kondisi kemarau dengan menggunakan air secara bijak, terutama ketika pasokan jaringan mulai mengalami penyesuaian.

Poin Penting

Insight Redaksi

Waduk Manggar masih menjadi tumpuan, tapi cadangan jangan hanya bergantung pada satu pintu. Diversifikasi sumber air harus dikejar sejak sekarang. Bagi Balikpapan, air baku bukan sekadar urusan teknis, tapi kebutuhan dasar yang menentukan kenyamanan warga sehari-hari. Jangan sampai pasokan baru dicari ketika krisis sudah di depan mata.

Mulai hemat penggunaan air di rumah, terutama saat hujan masih jarang turun dan kondisi waduk terus dipantau.

Bagikan informasi ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak warga paham pentingnya menjaga penggunaan air selama kemarau.

Penasaran seberapa kuat cadangan air Balikpapan menghadapi kemarau? Ikuti terus kabar terbaru dan selalu update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa tinggi muka air Waduk Manggar saat ini?

Muka air berada di level 9,5 meter, turun 2,5 meter dari kondisi normal 12 meter.

2. Apakah pengambilan air dari Waduk Manggar sudah dikurangi?

Berdasarkan informasi PTMB, pengambilan masih berada sekitar 1.000 liter per detik dan disesuaikan dengan skenario BWS Kalimantan IV.

3. Sumber air alternatif apa yang disiapkan PTMB?

PTMB menyiapkan Embung Wain serta mengembangkan sumur dalam sebagai tambahan sumber air baku.

4. Berapa tambahan pasokan dari sumur dalam Kampung Baru?

Sumur dalam Kampung Baru ditargetkan memberikan tambahan pasokan sekitar 20 liter per detik.

5. Apa yang dilakukan jika distribusi air terganggu?

PTMB menyiapkan mobil tangki dan berkoordinasi dengan DLH serta BPBD Balikpapan untuk mendukung distribusi air.

Sumber Informasi: Media Balpos.com, dengan judul “PTMB Siapkan Sumber Air Baku Alternatif, Imbas Volume Waduk Manggar Menyusut 2,5 Meter”, oleh Mella Intan Thiarani. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id. Fakta pendukung mengenai pengelolaan sumber air juga diverifikasi melalui informasi resmi BWS Kalimantan IV dan PTMB.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
sumber air alternatif waduk manggar balikpapan Yudhi Saharuddin