Durasi Baca: 4 Menit
Ikhtisar: DPRD Balikpapan menyepakati KUA-PPAS 2027 dengan fokus pembangunan dua RSUD baru melalui anggaran multiyears.
Balikpapan TV - Hai Ces! DPRD Kota Balikpapan bersama Pemerintah Kota Balikpapan menyepakati KUA-PPAS 2027 sebagai dasar penyusunan APBD, termasuk rencana pembangunan dua rumah sakit daerah baru.
Kesepakatan ini membawa perhatian pada sektor kesehatan. Dua RSUD baru direncanakan hadir di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur dengan anggaran ratusan miliar rupiah.
Apa saja yang disepakati dalam KUA-PPAS 2027?
DPRD Kota Balikpapan menggelar rapat paripurna untuk menyetujui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara atau KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 bersama Pemerintah Kota Balikpapan.
KUA-PPAS menjadi salah satu tahapan penting sebelum penyusunan Rancangan APBD 2027. Dokumen tersebut menjadi dasar untuk menentukan arah kebijakan serta prioritas belanja pemerintah daerah.
Kesepakatan ini kemudian menjadi pijakan bagi Pemkot Balikpapan untuk menyusun rincian program dan anggaran yang akan dibahas bersama DPRD.
Dua RSUD baru masuk program strategis
Salah satu program yang mendapat alokasi dalam KUA-PPAS 2027 adalah pembangunan dua Rumah Sakit Umum Daerah baru.
RSUD Sayang Ibu Balikpapan Barat
Pembangunan RSUD Sayang Ibu di Balikpapan Barat direncanakan mendapat alokasi sekitar Rp218.522.052.000.
Anggaran tersebut menjadi bagian dari rencana pembangunan fasilitas kesehatan daerah yang masuk dalam kesepakatan KUA-PPAS 2027.
RSUD Balikpapan Timur
Sementara itu, pembangunan RSUD Balikpapan Timur memperoleh alokasi sekitar Rp273.276.833.000.
Nilai tersebut menjadi alokasi terbesar di antara dua proyek rumah sakit yang disebutkan dalam rapat paripurna.
Baca Juga: DPRD Balikpapan Dorong Aturan Kendaraan Berat Naik Jadi Perda, Jam Operasional Diminta Diperketat
Mengapa pembangunannya menggunakan skema multiyears?
Kedua pembangunan RSUD tersebut direncanakan menggunakan skema anggaran tahun jamak atau multiyears.
Berdasarkan informasi dalam video, pengerjaan ditargetkan berlangsung selama tiga tahun dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Alkadri menjelaskan durasi tersebut juga berkaitan dengan masa jabatan kepala daerah.
“Rumah Sakit Balikpapan Timur Rp273.276.833.000, 3 tahun insyaallah. Karena kan tidak boleh melewati pada saat Wali Kota selesai...”
Skema ini membuat pembangunan tidak harus dibebankan dalam satu tahun anggaran. Namun, pelaksanaannya tetap mengikuti kemampuan keuangan daerah sebagaimana disampaikan dalam rapat.
Setelah KUA-PPAS, apa tahap berikutnya?
Kesepakatan KUA-PPAS belum menjadi APBD 2027. Tahapan berikutnya adalah penyusunan rincian program dan anggaran dalam Rancangan APBD 2027.
Pemerintah Kota Balikpapan akan membawa rincian tersebut untuk dibahas bersama DPRD. Dari proses inilah program dan alokasi belanja daerah akan dibahas lebih lanjut.
Bagi masyarakat, tahapan tersebut penting karena menentukan bagaimana rencana pembangunan yang sudah masuk KUA-PPAS nantinya diterjemahkan ke dalam anggaran daerah.
Dua rumah sakit, dua kawasan prioritas
Rencana pembangunan RSUD Sayang Ibu di Balikpapan Barat dan RSUD Balikpapan Timur menunjukkan adanya dua proyek fasilitas kesehatan yang menjadi bagian dari prioritas anggaran 2027.
Total alokasi yang disebutkan dalam video mencapai sekitar Rp491,8 miliar untuk kedua proyek tersebut.
Namun, angka tersebut merupakan alokasi yang tercantum dalam kesepakatan KUA-PPAS 2027 dan bukan berarti seluruh proyek harus selesai dalam satu tahun anggaran.
Baca Juga: WNA Malaysia Diadili di PN Balikpapan, Bawa 1,002 Kilogram Sabu dari Penerbangan Internasional
Poin Penting
- DPRD Kota Balikpapan menyepakati KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 bersama Pemkot Balikpapan.
- KUA-PPAS menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan APBD 2027.
- RSUD Sayang Ibu di Balikpapan Barat mendapat alokasi sekitar Rp218,52 miliar.
- RSUD Balikpapan Timur mendapat alokasi sekitar Rp273,28 miliar.
- Kedua proyek direncanakan menggunakan skema anggaran multiyears.
- Target pembangunan disebut berlangsung selama tiga tahun sesuai kemampuan keuangan daerah.
Insight Redaksi
Dua RSUD baru bukan sekadar proyek fisik, tetapi komitmen anggaran jangka menengah Balikpapan. Dengan nilai sekitar Rp491,8 miliar, pengawasan tahapan pembangunan menjadi penting. Jangan sampai rencana bagus berhenti di dokumen. Kawalan ikam ikut menentukan kualitas pelaksanaannya, Ces.
Rincian proyek, progres pembangunan, dan penggunaan anggaran perlu terus dipantau bersama agar manfaatnya benar-benar terasa bagi warga Balikpapan.
Bagikan info ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham arah anggaran Balikpapan 2027.
Rencana dua RSUD baru kini masuk tahapan penting menuju APBD 2027. Ikuti terus perkembangan anggarannya hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu KUA-PPAS 2027?
KUA-PPAS merupakan kesepakatan mengenai kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara sebagai dasar penyusunan APBD.
2. Berapa anggaran RSUD Sayang Ibu?
Alokasi yang disebutkan dalam video sekitar Rp218.522.052.000.
3. Berapa anggaran RSUD Balikpapan Timur?
Alokasi yang disebutkan sekitar Rp273.276.833.000.
4. Berapa lama pembangunan kedua RSUD?
Pembangunan direncanakan menggunakan skema multiyears dengan target tiga tahun sesuai kemampuan keuangan daerah.
5. Apakah KUA-PPAS sudah menjadi APBD 2027?
Belum. Setelah kesepakatan KUA-PPAS, pemerintah daerah masih menyusun rincian program dan anggaran untuk dibahas dalam penyusunan RAPBD 2027.
Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “DPRD BALIKPAPAN SEPAKATI KUA-PPAS 2027”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.