Durasi Baca: 6 Menit
Penguatan kompetensi digital pelaku UMKM Balikpapan melalui pelatihan Digital Talent Scholarship.
Ikhtisar: Puluhan pelaku usaha di Balikpapan mengikuti pelatihan digital untuk meningkatkan kemampuan pemasaran, keuangan digital, dan pemanfaatan teknologi dalam mengembangkan bisnis yang lebih kompetitif.
Balikpapan TV - Hai Ces! Sebanyak 70 pelaku usaha di Kota Balikpapan mengikuti pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) yang digelar selama dua hari pada 5–6 Agustus 2026. Program hasil kolaborasi Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan bersama Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) Banjarmasin ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital UMKM agar mampu bersaing di tengah perubahan pola bisnis yang semakin berbasis teknologi.
Masih mengandalkan penjualan konvensional? Kini saatnya memahami bagaimana teknologi membuka peluang pasar yang jauh lebih luas. Ikuti terus pembahasannya, Ces!
Mengapa transformasi digital menjadi kebutuhan utama bagi UMKM Balikpapan?
Persaingan usaha tidak lagi hanya terjadi di pasar atau toko fisik. Konsumen kini semakin terbiasa mencari produk melalui media sosial, marketplace, hingga layanan live shopping sebelum memutuskan membeli.
Perubahan perilaku tersebut mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi. Bukan sekadar memiliki akun media sosial, tetapi juga memahami strategi pemasaran digital, analisis pasar, hingga pengelolaan transaksi secara elektronik.
Melihat perkembangan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan bersama BPSDM Komdigi Banjarmasin kembali memperkuat kolaborasi melalui penyelenggaraan Digital Talent Scholarship bagi pelaku usaha. Program ini merupakan tindak lanjut sinergi kedua pihak yang sebelumnya juga menandatangani nota kesepahaman untuk mempercepat pengembangan talenta digital di Balikpapan.
Sekretaris Dinas DKUMKMP Balikpapan, Padlia Parakasi, mengatakan digitalisasi bukan lagi pilihan yang dapat ditunda.
"Jadilah wirausaha sukses. Harus sambut dan kita tidak boleh hindari. Karena ini sangat strategis dalam menciptakan pelatihan atau pemutakhiran data digitalisasi di Kota Balikpapan."
Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor penting agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Baca Juga: Curi Gelang Emas Rp80 Juta di Balikpapan, Pemuda Berkedok Perempuan Divonis 1 Tahun Penjara
Apa saja materi yang dipelajari peserta selama pelatihan?
Pelatihan tidak hanya membahas penggunaan media sosial sebagai sarana promosi. Peserta juga memperoleh materi yang disusun berdasarkan kebutuhan pelaku usaha saat ini.
Instruktur Ahli Pertama BPSDM Komdigi Banjarmasin, Fitria Widowati, memberikan materi mengenai keterampilan digital dasar serta pemasaran digital melalui live shopping.
Model pemasaran ini dinilai semakin diminati karena mampu menghadirkan interaksi langsung antara penjual dan calon pembeli. Konsumen dapat melihat demonstrasi produk secara real time sekaligus mengajukan pertanyaan sebelum melakukan transaksi.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai Digital Business and Digital Finance yang disampaikan Kepala BPSDM Komdigi Surabaya, Bagus Winarko, S.Kom., M.T.
Pembahasan tersebut meliputi pengelolaan bisnis digital, pemanfaatan layanan keuangan elektronik, hingga analisis kinerja usaha berbasis data sehingga pelaku UMKM dapat mengambil keputusan bisnis secara lebih terukur.
Materi tersebut merupakan bagian dari kurikulum Digital Talent Scholarship yang dikembangkan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang digital. Program DTS sendiri menjadi salah satu program prioritas nasional dalam pengembangan talenta digital Indonesia.
Bagaimana digitalisasi membantu meningkatkan daya saing UMKM?
Digitalisasi bukan hanya soal memasarkan produk melalui internet. Teknologi juga membantu pelaku usaha memahami perilaku konsumen, mengelola stok, mencatat transaksi, hingga mengevaluasi performa penjualan.
Melalui analitik bisnis, misalnya, pelaku usaha dapat mengetahui produk yang paling diminati, waktu penjualan terbaik, hingga efektivitas promosi yang telah dilakukan.
Padlia Parakasi berharap seluruh peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan belajar tersebut.
"Lewat digitalisasi ini, teknologi sebagai mitra kita dalam menggapai kesuksesan pemasaran bisnis masing-masing. Jadikanlah teknologi yang terbaik untuk mencapai target bisnis para peserta semuanya supaya lebih menyemarakkan UMKM yang berkelas di Kota Balikpapan."
Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha saat ini semakin ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi secara produktif, bukan hanya mengikuti tren.
Kepala Balai Pelatihan SDM Komunikasi dan Digital Banjarmasin, Syarifuddin, menambahkan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dengan jumlah sekitar 60 juta unit usaha di Indonesia. Karena itu, peningkatan kompetensi digital menjadi langkah strategis agar sektor tersebut mampu beradaptasi dengan perubahan ekonomi digital.
Bagaimana media sosial dan live shopping mengubah cara UMKM menjangkau pelanggan?
Perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu alasan utama pelatihan ini diselenggarakan. Saat ini, banyak masyarakat mencari informasi produk melalui media sosial sebelum memutuskan membeli. Fitur video pendek, siaran langsung, hingga ulasan pelanggan menjadi pertimbangan penting dalam proses transaksi.
Fenomena tersebut membuka peluang besar bagi UMKM Balikpapan untuk memperluas pasar tanpa harus membuka cabang usaha di berbagai daerah. Dengan konten yang menarik dan strategi pemasaran yang tepat, pelaku usaha dapat menjangkau calon pelanggan dari luar Kalimantan Timur bahkan seluruh Indonesia.
Kepala Balai Pelatihan SDM Komunikasi dan Digital Banjarmasin, Syarifuddin, mengatakan penggunaan platform digital terus meningkat sehingga pelaku UMKM perlu memahami cara memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi sekaligus penjualan.
Live shopping menjadi salah satu strategi yang kini banyak digunakan berbagai pelaku usaha karena menghadirkan pengalaman belanja yang lebih interaktif. Penjual dapat memperlihatkan produk secara langsung, menjelaskan keunggulannya, hingga menjawab pertanyaan calon pembeli saat siaran berlangsung.
Selain meningkatkan kepercayaan konsumen, metode ini juga mampu mendorong keputusan pembelian dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan promosi melalui foto atau katalog biasa.
Baca Juga: Paper Emas SD 002 Balikpapan Ubah Edukasi Stunting Jadi Permainan Interaktif yang Mudah Dipahami
Apa manfaat pelatihan ini bagi perkembangan UMKM Balikpapan?
Bagi sebagian pelaku usaha, tantangan terbesar bukan lagi menghasilkan produk yang berkualitas. Persaingan justru semakin ketat dalam hal pemasaran, membangun merek, dan mempertahankan pelanggan di tengah perubahan teknologi.
Melalui pelatihan Digital Talent Scholarship, peserta memperoleh bekal praktis yang dapat langsung diterapkan setelah kegiatan selesai. Mereka belajar menyusun strategi promosi digital, memahami perilaku konsumen, mengelola keuangan usaha berbasis digital, hingga membaca laporan analitik untuk mengevaluasi performa bisnis.
Kemampuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM Balikpapan.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendukung percepatan transformasi digital nasional. Berdasarkan Visi Indonesia Digital 2045, penguatan talenta digital menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi, termasuk melalui pemberdayaan UMKM sebagai sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Sementara itu, data Kementerian Koperasi menunjukkan UMKM menyumbang lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja, sehingga peningkatan kapasitas digital dinilai memiliki dampak ekonomi yang luas.
Transformasi digital yang berhasil tidak hanya meningkatkan omzet pelaku usaha. Lebih dari itu, digitalisasi juga membuka peluang lahirnya inovasi baru, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan daya saing produk lokal Balikpapan di pasar nasional.
Poin Penting
- Sebanyak 70 pelaku UMKM mengikuti pelatihan Digital Talent Scholarship di Balikpapan.
- Pelatihan merupakan kolaborasi DKUMKMP Balikpapan dan BPSDM Komdigi Banjarmasin.
- Materi meliputi pemasaran digital, live shopping, digital business, digital finance, dan analitik bisnis.
- Pemerintah mendorong pelaku usaha memanfaatkan teknologi sebagai strategi pengembangan bisnis.
- Digitalisasi diharapkan meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing UMKM Balikpapan.
Insight Redaksi
Digitalisasi UMKM bukan lagi sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan usaha. Pelatihan seperti ini akan memberi dampak nyata apabila diikuti dengan pendampingan dan penerapan langsung oleh pelaku usaha. Kada cukup hanya memiliki akun media sosial, tetapi juga perlu memahami strategi pemasaran berbasis data agar usaha terus berkembang. Mulailah menerapkan ilmu yang diperoleh sedikit demi sedikit supaya hasilnya benar-benar terasa bagi perkembangan bisnis.
Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam yang sedang mengembangkan usaha agar semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan peluang digital.
Tetap ikuti perkembangan dunia usaha, teknologi, dan ekonomi kreatif hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu Digital Talent Scholarship (DTS)?
Program pelatihan yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk meningkatkan kompetensi digital masyarakat, termasuk pelaku UMKM.
2. Siapa penyelenggara pelatihan di Balikpapan?
Pelatihan merupakan kolaborasi DKUMKMP Kota Balikpapan dengan BPSDM Komdigi Banjarmasin.
3. Berapa jumlah peserta yang mengikuti pelatihan?
Sebanyak 70 pelaku usaha dari Kota Balikpapan.
4. Materi apa saja yang diberikan?
Keterampilan digital dasar, pemasaran digital melalui live shopping, digital business, digital finance, serta analitik bisnis.
5. Mengapa digitalisasi penting bagi UMKM?
Digitalisasi membantu memperluas pasar, meningkatkan efisiensi usaha, memperkuat pemasaran, dan memudahkan pengambilan keputusan berbasis data.
Sumber Informasi
Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul "Pemkot Balikpapan Kolaborasi BPSDM Komdigi Banjarmasin Adakan Pelatihan Digital Talent Scholarship bagi Wirausaha", oleh penulis Supriyono Lupus. Artikel diperbarui dengan konteks program transformasi digital dan informasi resmi BPSDM Komdigi, kemudian disusun ulang secara orisinal dengan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.