Durasi Baca: 6 Menit
Topik: Kebakaran Pasar Sepinggan memasuki tahap pendinginan, penyebab masih menunggu penyelidikan kepolisian.
Ikhtisar: Kebakaran besar menghanguskan sejumlah kios di Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan. Artikel ini membahas perkembangan terbaru pemadaman, dugaan penyebab kebakaran, dampak terhadap pedagang, serta langkah pemerintah setelah peristiwa tersebut.
Balikpapan TV - Hai Ces! Petugas gabungan berhasil menguasai kebakaran yang melanda Pasar Sepinggan, Jalan Sepinggan Baru, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (31/7/2026). Setelah berjibaku melakukan pemadaman selama sekitar dua jam, api berhasil dikendalikan dan petugas melanjutkan proses pendinginan, sementara kepolisian memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi pukulan bagi para pedagang yang kehilangan tempat usaha. Aktivitas pasar mendadak lumpuh. Tetap ikuti perkembangan hingga tuntas, Ces!
Mengapa proses pendinginan masih terus dilakukan?
Meski kobaran api telah berhasil dipadamkan, petugas masih menyisir seluruh area pasar untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Garis polisi dipasang di sisi kiri pasar agar lokasi tetap steril selama proses identifikasi penyebab kebakaran berlangsung. Tim Inafis Polresta Balikpapan dijadwalkan melakukan penyelidikan setelah kondisi benar-benar aman.
Suasana haru masih terlihat di sekitar lokasi. Sejumlah pedagang tampak menangis sambil mencari kepastian kondisi kios mereka yang terbakar.
Sebelumnya, saat api mulai membesar sekitar pagi hari, para pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa dievakuasi. Sementara itu, pemilik kios yang berada di titik api hanya dapat menyaksikan kobaran api melalap mata pencaharian mereka.
Bagaimana proses pemadaman berlangsung?
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pagi hari dan seluruh armada segera dikerahkan menuju lokasi.
"Informasi sekitar jam 06.00 pagi terjadi kebakaran di Pasar Sepinggan. Untuk blok yang terbakar masih belum bisa kami identifikasi. Penyebab kebakaran nanti akan disampaikan oleh Inafis Polresta Balikpapan," ucap Usman.
Sedikitnya 15 unit mobil pemadam milik Pemerintah Kota Balikpapan diterjunkan ke lokasi. Bantuan juga datang dari Pertamina, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), TNI, dan Polri.
"Kurang lebih ada 15 unit dari Pemadam Kota Balikpapan, ditambah unit dari Pertamina, PHM, TNI, dan Polri," katanya.
Menurut Usman, api berhasil dikuasai setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah hingga dua jam.
"Api sudah dikuasai, saat ini tinggal proses pendinginan. Waktu penguasaan api sekitar satu setengah sampai dua jam," jelasnya.
Baca Juga: Balikpapan Selatan Percepat Aktivasi IKD, Warga Kini Bisa Perbarui Data Kependudukan di Kelurahan
Apa yang membuat api cepat membesar?
Usman menjelaskan material bangunan pasar yang didominasi kayu menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api.
"Kami bekerja sesuai SOP response time. Lokasinya juga dekat, namun karena sebagian besar bangunan berbahan kayu, api cepat membesar," ungkapnya.
Selain material bangunan, akses menuju titik kebakaran yang sempit serta banyaknya kabel melintang juga menyulitkan petugas ketika memadamkan api.
Kondisi pasar yang masih ramai pada saat kejadian turut memperlambat mobilitas armada menuju pusat kebakaran.
Di tengah proses pemadaman sempat terjadi adu mulut antara sebagian pedagang dan petugas ketika semprotan air mengenai warga maupun barang dagangan yang berada di sekitar lokasi.
Apa penyebab kebakaran Pasar Sepinggan?
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan Tim Inafis dan Satreskrim Polresta Balikpapan.
Informasi yang berkembang di lokasi mengarah pada dugaan korsleting listrik. Beberapa pedagang mengaku melihat percikan api dari instalasi listrik sebelum kobaran api membesar.
Namun informasi tersebut masih merupakan dugaan awal dan belum menjadi kesimpulan resmi.
Di tengah proses pendinginan juga sempat beredar informasi mengenai dugaan adanya satu korban yang masih berada di dalam area pasar. Hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena belum ada keterangan resmi dari BPBD maupun kepolisian.
Baca Juga: 65 Guru Lulus Pelatihan BCKS, Disdikbud Balikpapan Siapkan Kepala Sekolah Baru
Bagaimana langkah Pemerintah Kota Balikpapan setelah kebakaran?
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan pemerintah masih melakukan pendataan terhadap kios yang terdampak.
"Kami masih melakukan investigasi dan berkoordinasi dengan BPBD. Nanti juga berkonsultasi kepada kepolisian terkait penyebab utama kebakaran Pasar Sepinggan," ujar Haemusri.
Ia menyebut pemerintah mempertimbangkan pemanfaatan los kosong di dalam pasar agar pedagang dapat kembali berjualan sambil menunggu penanganan lebih lanjut.
"Nanti akan kami lihat kondisinya. Kalau memungkinkan, pedagang bisa menempati los-los kosong yang masih tersedia," kata Haemusri.
Menurut Haemusri, Pasar Sepinggan merupakan salah satu pasar tertua di Balikpapan yang telah berdiri sejak era 1970-an.
Karena sebagian besar bangunannya telah berusia puluhan tahun, pemerintah berencana mengusulkan revitalisasi pasar pada tahun anggaran mendatang.
"Jika memungkinkan pada tahun anggaran berikutnya, kami akan memprioritaskan revitalisasi agar kondisi pasar menjadi lebih aman dan representatif," pungkasnya.
Poin Penting
- Kebakaran Pasar Sepinggan berhasil dikuasai setelah sekitar dua jam.
- Sekitar 15 unit mobil pemadam diterjunkan bersama unsur bantuan.
- Proses pendinginan masih berlangsung.
- Polisi memasang garis polisi untuk penyelidikan.
- Penyebab kebakaran masih menunggu hasil investigasi Inafis.
- Pemerintah mulai mendata kios terdampak dan menyiapkan langkah penanganan pedagang.
Insight Redaksi
Kebakaran Pasar Sepinggan kembali menunjukkan pentingnya sistem mitigasi kebakaran di kawasan perdagangan lama. Material bangunan yang mudah terbakar, akses sempit, hingga minimnya sarana pemadaman awal menjadi kombinasi yang memperbesar risiko ketika kebakaran terjadi. Kada cukup hanya melakukan penanganan setelah kejadian. Revitalisasi pasar perlu diarahkan pada peningkatan standar keselamatan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
Rekomendasi: percepat pendataan kios terdampak, evaluasi instalasi listrik, serta lengkapi setiap blok pasar dengan APAR dan jalur evakuasi yang jelas.
Bagikan informasi ini kepada bubuhan ikam agar semakin banyak masyarakat memperoleh informasi yang akurat.
Selalu ikuti perkembangan informasi Balikpapan hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apakah penyebab kebakaran sudah diketahui?
Belum. Penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan Tim Inafis Polresta Balikpapan.
2. Apakah ada korban jiwa?
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi mengenai adanya korban jiwa.
3. Mengapa api cepat membesar?
Karena sebagian besar bangunan pasar berbahan kayu sehingga api mudah menjalar.
4. Apa langkah pemerintah setelah kebakaran?
Pemerintah melakukan pendataan kios terdampak, menyiapkan kemungkinan relokasi sementara, serta mengkaji revitalisasi pasar.
5. Apakah aktivitas pasar langsung kembali normal?
Belum. Petugas masih melakukan pendinginan dan sterilisasi lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Editor : Arya Kusuma