Durasi Baca: 4 menit
Topik: Penguatan keluarga dan digitalisasi UMKM kader PKK menuju Indonesia Emas 2045
Ikhtisar: Peringatan HKG ke-54 dimanfaatkan TP PKK Balikpapan untuk memperkuat keluarga, meningkatkan kapasitas kader, serta mendorong pemasaran digital produk UP2K.
Balikpapan TV - Hai Ces! Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan menegaskan penguatan keluarga sebagai prioritas utama dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 di BSCC Dome, Selasa (28/7/2026). Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan usaha kader melalui digitalisasi produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Keluarga menjadi titik awal perubahan. Dari rumah, dampaknya diharapkan meluas ke lingkungan sekitar. Ikuti pembahasannya sampai tuntas, Ces!
Mengapa penguatan keluarga menjadi fokus utama PKK?
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas'ud, menegaskan pembangunan masyarakat harus diawali dari keluarga yang memiliki karakter kuat dan ekonomi yang lebih mandiri.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045 melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang sejalan dengan arah pembangunan nasional.
"Kita mulai dari dasar, bagaimana memperkuat keluarga sendiri dulu. Jika karakter dan ekonomi keluarga sendiri sudah kuat, baru ke lingkungan sekitar. Dasar yang kuat ini juga menjadi fondasi utama meraih cita-cita Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Semangat tersebut juga menjadi bagian dari peringatan HKG ke-54 yang mengangkat penguatan 10 Program Pokok PKK sebagai gerakan bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.
Baca Juga: RSKD Balikpapan Gelar Workshop PONEK Berkala, Langkah Nyata Perkuat Keselamatan Ibu dan Bayi
Digitalisasi jadi peluang baru bagi produk UP2K
Selain penguatan keluarga, TP PKK Balikpapan memberi perhatian besar terhadap pengembangan UMKM kader yang tergabung dalam program UP2K.
Nurlena menjelaskan pembinaan dilakukan melalui kolaborasi agar kader memperoleh akses pelatihan, pendampingan usaha, hingga peluang pemasaran yang lebih luas.
"Tidak semua kader mampu atau memahami cara menciptakan produk UMKM yang bisa dipasarkan. Ini yang harus kita temukan solusinya," katanya.
Salah satu strategi yang didorong ialah pemanfaatan platform digital.
Melalui pemasaran daring, produk UP2K dinilai dapat menjangkau lebih banyak konsumen tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa tempat usaha.
"Tapi bagaimana caranya, tentu mereka harus belajar. Kita tidak bisa meningkatkan produk UP2K jika tidak memahami dasar-dasarnya. Mulai dari mengenali produknya, pengemasan yang baik, hingga label halal. Itu yang harus dipelajari para kader, termasuk cara memasarkannya," ungkap Nurlena.
Pendekatan tersebut juga sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing UMKM lokal melalui inovasi, kualitas produk, dan pemanfaatan teknologi digital.
Motivasi dan karakter kader ikut diperkuat
Dalam rangkaian HKG ke-54, TP PKK Kota Balikpapan menghadirkan motivator nasional Sri Sumahardani untuk memberikan penguatan karakter kepada para kader.
Menurut Nurlena, kader PKK tidak cukup hanya memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga perlu menjaga nilai etika, sopan santun, serta keharmonisan keluarga.
"Bagaimana kita berbicara, memperlakukan suami dan anak-anak. Ini penting, karena kalau di rumah saja tidak merasa bahagia, bagaimana di luar. Jadi dari keluarga kecil dulu, baru kita bisa sampai ke tetangga dan lingkungan sekitar," tutupnya.
Penguatan kapasitas kader tersebut diharapkan mampu memperbesar kontribusi PKK sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: BI Balikpapan Jadikan FentuRun 2026 Ajang Edukasi QRIS Cross Border dan Dorong UMKM Naik Kelas
Poin Penting:
- Penguatan keluarga menjadi fokus utama HKG ke-54 PKK Balikpapan.
- TP PKK mendorong digitalisasi pemasaran produk UP2K.
- Kader didorong memahami produksi, pengemasan, hingga sertifikasi halal.
- Kolaborasi pelatihan dan pendampingan usaha terus diperkuat.
- Penguatan karakter keluarga dinilai menjadi dasar menuju Indonesia Emas 2045.
Insight Redaksi: Penguatan ekonomi keluarga melalui digitalisasi menjadi langkah yang relevan bagi Balikpapan sebagai kota penyangga IKN. Tantangannya kini bukan hanya menghasilkan produk, tetapi memastikan kader mampu memasarkan secara digital dan membangun kualitas usaha yang berkelanjutan. Kada cukup hanya semangat, kemampuan juga harus terus diasah agar manfaat program benar-benar terasa.
Rekomendasi: Kader PKK dapat mulai memanfaatkan media sosial dan marketplace lokal sambil mengikuti pelatihan pemasaran digital agar produk UP2K semakin kompetitif.
Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak warga memahami pentingnya penguatan keluarga dan digitalisasi UMKM.
Terus ikuti perkembangan program pemberdayaan masyarakat dan informasi daerah lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa tujuan peringatan HKG ke-54 PKK?
Memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.
2. Apa itu UP2K PKK?
UP2K merupakan program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga yang bertujuan meningkatkan ekonomi keluarga melalui kegiatan usaha produktif.
3. Mengapa digitalisasi penting bagi produk UP2K?
Karena mampu memperluas pasar, menekan biaya operasional, dan memudahkan promosi produk secara lebih efektif.
4. Siapa yang menjadi narasumber utama kegiatan ini?
Ketua TP PKK Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas'ud.
5. Di mana kegiatan HKG ke-54 PKK Balikpapan berlangsung?
Di BSCC Dome Balikpapan pada Selasa, 28 Juli 2026.
Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul "HKG ke-54 Jadi Titik Awal Penguatan Keluarga, PKK Balikpapan Dorong Digitalisasi Produk UP2K", oleh Oktavia Megaria. Artikel diperbarui dengan sudut pandang, verifikasi, dan gaya jurnalistik Balikpapantv.id. Didukung informasi resmi dan pemberitaan terkait HKG PKK 2026.