Polantas Jadi Pembina Upacara Tanamkan Pesan Penting bagi Pelajar di Balikpapan

AdminBTV • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 07:29 WIB
Personel Ditlantas Polda Kaltim menjadi inspektur upacara dan mengedukasi pelajar Balikpapan tentang keselamatan berlalu lintas.
Personel Ditlantas Polda Kaltim menjadi inspektur upacara dan mengedukasi pelajar Balikpapan tentang keselamatan berlalu lintas.

Durasi Baca: 6 Menit

Topik: Polantas Polda Kaltim Perkuat Edukasi Disiplin Berlalu Lintas bagi Pelajar Balikpapan

Ikhtisar: Program Polantas Menyapa menghadirkan personel lalu lintas sebagai pembina upacara untuk menanamkan disiplin, keselamatan berkendara, dan karakter positif kepada pelajar di Balikpapan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim mengirim personelnya menjadi inspektur upacara di tiga sekolah di Kota Balikpapan pada Senin (27/7/2026) sebagai bagian dari program Polantas Menyapa. Kegiatan ini penting karena menggabungkan edukasi keselamatan berkendara dengan pembentukan karakter disiplin sejak usia sekolah.

Keselamatan di jalan dimulai dari kebiasaan kecil di lingkungan sekolah. Ikuti sampai akhir, ada pesan penting yang layak diterapkan sejak sekarang, Ces!

Baca Juga: Relawan KATANA Gunung Sari Ulu Dibekali Teknik Padamkan Kebakaran, Ini Materinya

Mengapa Polantas Hadir Langsung Menjadi Pembina Upacara?

Suasana upacara bendera di tiga sekolah menengah di Balikpapan terasa berbeda. Para siswa tidak hanya menerima amanat rutin, tetapi juga memperoleh edukasi langsung dari personel Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

Program tersebut merupakan bagian dari Polantas Menyapa, sebuah pendekatan edukatif yang dirancang untuk membangun komunikasi langsung antara kepolisian dengan kalangan pelajar. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan tertib sebelum para siswa aktif menjadi pengguna jalan.

Tiga sekolah yang menjadi lokasi kegiatan ialah SMK 4 Balikpapan, SMK 3 Balikpapan, dan SMA 6 Balikpapan. Seluruh rangkaian berlangsung tertib serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para peserta upacara.

Di SMK 4 Balikpapan, upacara dipimpin Subdit Renmin Ditlantas Polda Kaltim dengan Kompol Retno Ariani sebagai Inspektur Upacara. Sementara di SMK 3 Balikpapan, kegiatan dipimpin Iptu Agus Supriadi bersama personel Subdit Patroli Jalan Raya (PJR).

Sedangkan di SMA 6 Balikpapan, amanat upacara disampaikan personel Subdit Regident Ditlantas Polda Kaltim yang dipimpin AKP Prasetyo Wiwoho.

Apa Pesan Utama yang Disampaikan kepada Para Pelajar?

Fokus utama dalam amanat upacara adalah membangun budaya disiplin, khususnya ketika berada di jalan raya. Para pelajar diingatkan bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan tanggung jawab setiap pengguna jalan.

Mereka diajak menaati seluruh aturan lalu lintas, memakai perlengkapan keselamatan saat berkendara, dan menghindari tindakan yang dapat memicu kecelakaan.

Pesan tersebut menjadi relevan karena banyak pelajar mulai menggunakan kendaraan pribadi untuk berangkat ke sekolah. Kebiasaan mematuhi aturan sejak dini dinilai mampu mengurangi potensi pelanggaran maupun risiko kecelakaan di masa mendatang.

Selain keselamatan berkendara, para siswa juga didorong menjaga sikap sehari-hari, meningkatkan kedisiplinan, serta memanfaatkan masa pendidikan untuk mengembangkan prestasi dan karakter positif.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi mengatakan, "Selain memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara," personel Ditlantas juga memotivasi pelajar agar memiliki karakter disiplin selama menempuh pendidikan.

Baca Juga: Motor Scoopy Raib Ditinggal Sebentar, di Gunung Bugis Balikpapan, Ini Kronologi Lengkapnya

Mengapa Edukasi Sejak Sekolah Dinilai Penting?

Pembentukan budaya tertib lalu lintas tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Edukasi yang diberikan sejak usia sekolah menjadi salah satu cara efektif menanamkan pemahaman mengenai risiko pelanggaran serta pentingnya menghargai pengguna jalan lain.

Pendekatan seperti ini juga membuat interaksi antara polisi dan pelajar berlangsung dalam suasana yang lebih terbuka. Polisi hadir bukan semata sebagai penindak pelanggaran, tetapi juga sebagai mitra pendidikan.

Menurut berbagai kajian keselamatan transportasi, pendidikan lalu lintas sejak usia muda membantu membangun perilaku berkendara yang bertanggung jawab ketika seseorang memasuki usia produktif. Karena itu, sekolah sering menjadi ruang strategis untuk memperkuat budaya keselamatan.

Program Polantas Menyapa selaras dengan upaya nasional meningkatkan kesadaran hukum masyarakat melalui pendidikan preventif. Pendekatan tersebut dinilai mampu melengkapi langkah penegakan hukum yang selama ini telah berjalan.

Harapan Polda Kaltim untuk Generasi Muda

Melalui kegiatan ini, Polda Kaltim berharap pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi menegaskan, "Melalui program Polantas Menyapa, kami ingin menumbuhkan kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah."

Harapan berikutnya, para pelajar dapat tumbuh menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas yang ikut menciptakan kondisi jalan lebih aman, tertib, dan lancar di Kalimantan Timur.

Pesan tersebut juga menjadi pengingat bahwa budaya keselamatan tidak lahir secara instan. Kebiasaan sederhana seperti memakai helm berstandar, mematuhi rambu, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, dan menghormati pengguna jalan lain merupakan fondasi penting bagi keselamatan bersama.

Baca Juga: Duka IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw Berpulang, Sosok yang Pernah Meresmikan Logo Baru Balikpapan TV

Poin Penting:

Insight Redaksi: Edukasi langsung di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa pembentukan budaya tertib lalu lintas membutuhkan pendekatan yang dekat dengan kehidupan pelajar. Bagi Balikpapan yang mobilitasnya terus meningkat, langkah preventif seperti ini memiliki nilai strategis. Kada cukup mengandalkan penindakan di jalan. Kebiasaan baik harus tumbuh sejak bangku sekolah. Itu pondasinya, pang.

Kalau kegiatan seperti ini terus berlanjut di banyak sekolah, bubuhan pelajar punya bekal nyata menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang memahami pentingnya disiplin berlalu lintas.

Selalu cari informasi yang memberi manfaat dan membuka wawasan. Ikuti terus perkembangan terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu program Polantas Menyapa?
Program edukasi Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim yang membangun kedekatan dengan pelajar melalui kegiatan di sekolah.

2. Sekolah mana saja yang mengikuti kegiatan ini?
SMK 4 Balikpapan, SMK 3 Balikpapan, dan SMA 6 Balikpapan.

3. Apa pesan utama yang disampaikan kepada siswa?
Menaati aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga disiplin, dan membangun karakter positif.

4. Siapa yang menyampaikan keterangan resmi?
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "Personel Lantas Jadi Inspektur Upacara Sekolah, Ini Pesannya pada Siswa", oleh penulis M Ibrahim. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Kombes Pol Tedy Sopandi Program Polantas Menyapa balikpapan