Durasi Baca: 6 menit
Topik: Peningkatan kunjungan perpustakaan Balikpapan mencerminkan perubahan perilaku literasi masyarakat modern
Ikhtisar: Kunjungan perpustakaan meningkat seiring berkembangnya layanan digital, ruang belajar, dan penguatan budaya literasi masyarakat Balikpapan.
Balikpapan TV - Hai Ces! Minat masyarakat Balikpapan mengunjungi perpustakaan terus bertambah sepanjang awal 2026. Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan mencatat kenaikan kunjungan sebesar 13 persen pada kuartal pertama, memperlihatkan bahwa perpustakaan masih menjadi tujuan penting untuk belajar, mencari informasi, hingga beraktivitas bersama komunitas.
Membaca kini bukan sekadar membuka halaman buku. Perpustakaan juga berubah menjadi ruang yang hidup. Menarik, pang. Ikuti terus informasinya sampai tuntas, Ces!
Mengapa kunjungan perpustakaan Balikpapan terus meningkat?
Periode Januari hingga Maret 2026 mencatat sebanyak 27.789 kunjungan ke Perpustakaan Kota Balikpapan. Angka tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 24.578 kunjungan.
Peningkatan itu menunjukkan masyarakat masih memberikan ruang bagi perpustakaan dalam aktivitas sehari-hari, meski pilihan memperoleh informasi kini semakin beragam melalui internet.
Tak hanya layanan tatap muka, aktivitas membaca melalui layanan digital juga mengalami kenaikan. Penggunaan website perpustakaan dan aplikasi i-Library meningkat dari 4.424 menjadi 4.652 aktivitas.
Meski demikian, tren kunjungan pada bulan Maret kembali mengalami penurunan seperti pola yang juga terjadi pada tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi bagian dari evaluasi rutin pengelola layanan perpustakaan.
Baca Juga: Dugaan Aliran Dana Tambang Ilegal Balikpapan Mulai Terungkap, Saksi Diperiksa 13 Jam
Bagaimana perpustakaan beradaptasi dengan kebiasaan masyarakat digital?
Selama semester pertama 2026, jumlah pengguna layanan utama perpustakaan mencapai 60.962 orang.
Layanan perpustakaan keliling juga dimanfaatkan 2.719 pengunjung, memperlihatkan bahwa akses literasi terus diperluas hingga menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.
Bulan April menjadi periode dengan jumlah kunjungan tertinggi, yakni 15.299 pengunjung.
Kelompok pelajar tingkat TK dan SD masih mendominasi jumlah pengunjung, memperlihatkan bahwa budaya membaca sejak usia dini tetap menjadi perhatian utama.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan, Kartini, menilai tingginya kunjungan membuktikan fungsi perpustakaan telah berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.
"Di era digital, masyarakat tidak lagi datang ke perpustakaan hanya untuk meminjam buku. Perpustakaan telah bertransformasi menjadi ruang belajar, pusat informasi, dan tempat berkolaborasi yang nyaman. Masyarakat datang untuk membaca, belajar, mengikuti berbagai kegiatan literasi, mengakses internet dan koleksi digital, serta memperoleh informasi yang tepercaya," ujarnya.
Perubahan fungsi tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong perpustakaan menjadi ruang belajar sepanjang hayat melalui pendekatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Program ini menempatkan perpustakaan bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga ruang kolaborasi, peningkatan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Inovasi digital apa saja yang disiapkan untuk masyarakat?
Agar layanan semakin mudah dijangkau, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan menghadirkan berbagai inovasi digital.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Perpustakaan Digital iBalikpapan
- OPAC (Online Public Access Catalog)
- Pojok Baca Digital (POCADI)
- Tugu Titik Baca
- Spot Baca di sejumlah fasilitas umum.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses koleksi bacaan maupun informasi secara lebih fleksibel tanpa harus selalu datang langsung ke gedung perpustakaan.
Transformasi layanan seperti ini juga menjadi bagian dari penguatan perpustakaan berbasis inklusi sosial yang telah diterapkan di Balikpapan untuk memperluas manfaat perpustakaan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain menyediakan ribuan koleksi buku, perpustakaan juga menjadi lokasi berbagai kegiatan edukatif seperti pelatihan, seminar, kelas literasi, diskusi komunitas, hingga aktivitas belajar bersama.
Apa target literasi Balikpapan hingga akhir 2026?
Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan menargetkan peningkatan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) sepanjang 2026.
Target tersebut ditempuh melalui beberapa strategi, antara lain:
1. Memperkuat kualitas layanan perpustakaan.
2. Memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan.
3. Mengembangkan perpustakaan berbasis inklusi sosial.
4. Mempercepat transformasi layanan digital.
Kartini berharap perpustakaan dapat menjadi pusat belajar sepanjang hayat yang modern, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Balikpapan.
Di tingkat nasional, Perpustakaan Nasional juga menegaskan bahwa penguatan TKM dan IPLM menjadi indikator penting untuk mendukung kualitas literasi masyarakat melalui layanan perpustakaan yang semakin relevan dengan kebutuhan publik.
Baca Juga: Dinkes Balikpapan Perkuat Puskesmas Ramah Remaja, Ini Layanan Baru yang Bisa Dimanfaatkan Keluarga
Poin Penting:
- Kunjungan Perpustakaan Kota Balikpapan naik 13 persen pada kuartal pertama 2026.
- Tercatat 27.789 kunjungan selama Januari-Maret 2026.
- Aktivitas membaca digital meningkat menjadi 4.652 aktivitas.
- Semester pertama mencatat 60.962 pengunjung layanan utama.
- Pelajar TK dan SD masih menjadi kelompok pengunjung terbanyak.
- Balikpapan terus mengembangkan layanan digital dan perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Insight Redaksi: Perubahan wajah perpustakaan di Balikpapan menunjukkan bahwa literasi kada lagi hanya soal rak buku. Ruang belajar yang nyaman, akses digital, hingga kegiatan komunitas membuat perpustakaan menjadi tempat yang relevan bagi generasi sekarang. Tantangannya kini bukan sekadar menambah koleksi, tetapi memastikan seluruh warga mudah menjangkaunya. Semakin dekat layanan dengan masyarakat, semakin besar peluang budaya membaca terus tumbuh. Kaitu pang arah yang layak dijaga, Ces.
Bagikan informasi ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak warga mengetahui bahwa perpustakaan sekarang menawarkan pengalaman belajar yang jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
Selalu ikuti perkembangan informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Berapa kenaikan kunjungan Perpustakaan Kota Balikpapan pada awal 2026?
Naik 13 persen dibandingkan kuartal pertama 2025.
2. Berapa jumlah kunjungan selama Januari hingga Maret 2026?
Sebanyak 27.789 kunjungan.
3. Layanan digital apa yang tersedia?
Antara lain Perpustakaan Digital iBalikpapan, OPAC, POCADI, Tugu Titik Baca, dan Spot Baca.
4. Siapa kelompok pengunjung terbanyak?
Pelajar tingkat TK dan SD masih menjadi penyumbang kunjungan terbesar.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul Era Digital, Minat Warga Balikpapan ke Perpustakaan Tetap Tinggi, oleh penulis Putra Malinau. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.