Durasi baca: 5 menit
Topik: SDN 022 Balikpapan Timur Beroperasi, Akses Air Bersih Jadi Perhatian
Ikhtisar: SDN 022 Balikpapan Timur mulai digunakan pada tahun ajaran baru, tetapi kebutuhan air bersih dan perbaikan fasilitas pendukung masih menjadi perhatian.
Balikpapan TV - Hai Ces! SDN 022 Balikpapan Timur mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Tahun Ajaran 2026/2027, tetapi akses air bersih di sekolah baru itu masih terbatas karena belum terhubung jaringan pipa PTMB.
Sekolahnya sudah jalan, namun kebutuhan dasar jangan sampai tertinggal. Isu ini penting pang, Ces!
Baca Juga: DPRD Soroti Air Bersih di SDN 022 Balikpapan Timur, Ini Langkah yang Disiapkan
Kenapa SDN 022 Balikpapan Timur langsung menjadi perhatian?
SDN 022 Balikpapan Timur berada di Jalan Pemuda Dalam, kawasan Perumahan Pesona Bukit Batakan 3, Kecamatan Balikpapan Timur.
Sekolah tersebut resmi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada Tahun Ajaran 2026/2027 setelah pembangunan fisiknya dinyatakan rampung.
Namun, operasional sekolah masih menghadapi persoalan fasilitas dasar berupa keterbatasan akses air bersih.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menyebut lokasi sekolah belum terjangkau jaringan pipa distribusi Perumda Tirta Manuntung Balikpapan atau PTMB.
Kondisi itu membuat kebutuhan air sekolah sementara dipenuhi melalui pasokan dari luar dan penampungan menggunakan tandon.
Bagi sekolah yang setiap hari digunakan siswa dan tenaga pendidik, ketersediaan air bukan sekadar fasilitas tambahan.
Air dibutuhkan untuk berbagai aktivitas dasar di lingkungan sekolah, sehingga keberlanjutan pasokannya menjadi bagian penting dari kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Bagaimana kondisi air bersih di sekolah yang sudah beroperasi?
Gasali mengatakan Komisi IV DPRD Balikpapan menerima aduan masyarakat mengenai persoalan tersebut beberapa hari sebelum rencana koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Ia menyampaikan harapan agar manajemen sekolah bersama Disdikbud Balikpapan segera mengupayakan ketersediaan air bersih bagi para siswa.
“ Kita berharap manajemen sekolah dan Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) mengupayakan ketersediaan air bersih bagi siswa,” ujar Gasali.
Untuk sementara, sekolah masih mengandalkan pasokan air dari luar serta tandon sebagai tempat penampungan.
Pola tersebut dapat membantu kebutuhan harian, tetapi pengelolaan pasokan harus dipastikan berjalan teratur selama jaringan distribusi permanen belum tersedia.
Di sinilah koordinasi antarpihak menjadi penting. Sekolah membutuhkan kepastian, sementara pemerintah daerah perlu mencari solusi yang bisa menjaga kebutuhan air tetap tersedia.
PTMB sendiri merupakan perusahaan daerah yang bertanggung jawab terhadap penyediaan air bersih di Kota Balikpapan dan mengelola sistem distribusi bagi masyarakat.
Apakah pembangunan fisik SDN 022 sudah selesai seluruhnya?
Dari sisi proyek fisik, Gasali menyebut pembangunan SDN 022 Balikpapan Timur telah selesai secara teknis.
Meski begitu, bangunan sekolah masih berada dalam masa pemeliharaan hingga Desember 2026.
Masa tersebut menjadi periode penting untuk memastikan fasilitas yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki oleh pihak yang bertanggung jawab.
Komisi IV meminta kontraktor pelaksana segera menangani sejumlah keluhan warga sekitar, termasuk siring yang mengalami keretakan dan paving jalan yang amblas.
“Kalau masih ada kerusakan terkait bangunan, itu menjadi tanggung jawab kontraktor. Kami sudah tekankan ke pihak kontraktor untuk segera menyelesaikan perbaikan agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar,” tegas Gasali.
Sebelumnya, informasi mengenai kesiapan SDN 022 untuk menerima murid baru telah disampaikan pada masa penerimaan peserta didik Tahun Ajaran 2026/2027.
Sekolah tersebut diproyeksikan beroperasi di gedung barunya dan tidak menempatkan murid yang diterima ke sekolah lain.
Mengapa persoalan fasilitas dasar perlu segera diselesaikan?
Sekolah baru tidak hanya membutuhkan ruang kelas yang selesai dibangun.
Kegiatan pendidikan juga bergantung pada fasilitas pendukung yang membuat lingkungan belajar dapat digunakan secara nyaman dan aman setiap hari.
Karena itu, persoalan air bersih dan kerusakan fasilitas pendukung perlu dipisahkan dari kondisi bangunan utama.
Berdasarkan keterangan Komisi IV, proyek fisik sekolah telah rampung dan bangunan utama dapat digunakan, sementara sejumlah fasilitas pendukung masih memerlukan perhatian serta perbaikan.
Temuan kerusakan yang muncul di masa pemeliharaan juga menjadi alasan kontraktor diminta segera melakukan perbaikan.
Dalam peninjauan lapangan pada 14 Juli 2026, Komisi IV DPRD Balikpapan menyoroti sejumlah fasilitas pendukung, termasuk siring dan paving block yang mengalami penurunan.
Untuk masyarakat sekitar, penyelesaian persoalan tersebut penting karena SDN 022 dibangun sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan di kawasan Balikpapan Timur.
Pemerintah Kota Balikpapan sebelumnya menyebut pembangunan SDN 022 menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur pendidikan kota.
Kini, tantangannya bukan lagi sekadar memastikan sekolah berdiri.
Sekolah harus benar-benar siap digunakan.
Apa langkah yang perlu segera dilakukan?
Ada dua kebutuhan yang berjalan bersamaan: memastikan pasokan air bersih dan menyelesaikan perbaikan fasilitas pendukung.
Untuk persoalan air, koordinasi antara Disdikbud, manajemen sekolah, dan PTMB menjadi langkah penting agar kebutuhan harian siswa memiliki solusi yang jelas.
Sementara untuk kerusakan fisik, kontraktor masih memiliki tanggung jawab selama masa pemeliharaan berlangsung hingga Desember 2026.
Komisi IV DPRD Balikpapan juga telah mendorong agar perbaikan tidak menunggu masa pemeliharaan berakhir.
Dengan sekolah yang sudah digunakan, setiap fasilitas pendukung harus dipastikan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Baca Juga: Driver Ojol Balikpapan Kehilangan Waktu Cari Order karena Antrean Pertalite
Poin Penting:
-
SDN 022 Balikpapan Timur sudah digunakan untuk KBM Tahun Ajaran 2026/2027.
-
Sekolah berada di Jalan Pemuda Dalam, Perumahan Pesona Bukit Batakan 3.
-
Akses air bersih belum terhubung jaringan pipa distribusi PTMB.
-
Kebutuhan air sementara dipenuhi melalui pasokan luar dan tandon.
-
Proyek fisik sekolah telah rampung dan memasuki masa pemeliharaan hingga Desember 2026.
-
Kontraktor diminta memperbaiki kerusakan seperti siring retak dan paving yang amblas.
Insight Redaksi: Sekolah baru memang menjadi kabar baik bagi akses pendidikan Balikpapan Timur, tetapi fasilitas dasar menentukan apakah pembangunan benar-benar terasa manfaatnya. Air bersih tidak bisa diposisikan sebagai urusan belakangan. Bangunan sudah berdiri, siswa sudah belajar, maka kebutuhan harian harus ikut siap. Dari kaca mata Balikpapan, koordinasi antarinstansi mesti cepat dan konkret. Kada cukup hanya meresmikan gedung, Ces. Yang penting, sekolah benar-benar nyaman dipakai setiap hari.
Rekomendasi paling realistis adalah membuat kepastian pasokan air sementara sambil menyiapkan solusi distribusi yang lebih permanen. Perbaikan fasilitas pendukung juga perlu dipantau sampai tuntas, bukan sekadar dimulai.
Bagikan informasi ini ke kawalan ikam supaya semakin banyak warga memahami kondisi terbaru SDN 022 Balikpapan Timur, Ces.
Baca terus perkembangan pendidikan dan kabar Balikpapan lainnya, karena info terbaru selalu hadir di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Kapan SDN 022 Balikpapan Timur mulai digunakan?
SDN 022 Balikpapan Timur mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Tahun Ajaran 2026/2027.
2. Mengapa sekolah masih mengalami kendala air bersih?
Karena lokasi sekolah belum terjangkau jaringan pipa distribusi PTMB.
3. Bagaimana kebutuhan air sekolah dipenuhi sementara?
Kebutuhan air dipenuhi melalui pasokan dari luar dan penampungan menggunakan tandon.
4. Kerusakan apa yang dilaporkan di sekitar sekolah?
Kerusakan yang dilaporkan antara lain siring retak dan paving jalan yang mengalami penurunan atau amblas.
5. Sampai kapan proyek sekolah berada dalam masa pemeliharaan?
Masa pemeliharaan proyek berlangsung hingga Desember 2026.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul “SD 022 Balikpapan Timur Sudah Beroperasi, Tapi Masih Terkendala Air Bersih”, oleh penulis Dina Angelina. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.