Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

DPRD Balikpapan Segera Pindah ke Gedung Baru Senilai Rp140 Miliar, Siap Tingkatkan Pelayanan Warga, Ini Fasilitas Lengkap yang Disiapkan

Arya Kusuma • Jumat, 17 Juli 2026 | 13:42 WIB
Interior ruang rapat anggota DPRD Balikpapan yang dirancang mendukung pelayanan legislatif lebih efektif.
Interior ruang rapat anggota DPRD Balikpapan yang dirancang mendukung pelayanan legislatif lebih efektif.

Durasi: 8 menit

Topik: Penyelesaian gedung baru DPRD Balikpapan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan legislatif daerah

Ikhtisar: Progres pembangunan gedung DPRD Balikpapan telah memasuki tahap akhir. Artikel ini membahas kesiapan operasional, fasilitas, efisiensi anggaran, serta dampaknya terhadap pelayanan masyarakat.

Balikpapan TV - Hai Ces! Gedung baru DPRD Kota Balikpapan kini memasuki tahap akhir pembangunan dengan progres fisik mencapai sekitar 90 persen. Fasilitas yang berlokasi di kompleks DPRD Balikpapan itu mulai digunakan secara terbatas karena dinilai mampu menunjang pembahasan agenda penting, sekaligus menjadi langkah menuju operasional penuh pada Agustus 2026.

Kini pembahasan anggaran mulai berlangsung di gedung baru. Perubahan ini menarik untuk dicermati karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Simak sampai selesai, Ces!

Mengapa gedung baru DPRD Balikpapan mulai digunakan sebelum diresmikan?

Meski proses serah terima resmi belum dilakukan, beberapa ruangan sudah dimanfaatkan untuk kepentingan kedewanan. Salah satunya ruang rapat gabungan yang dipakai membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 pada 15 hingga 16 Juli.

Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menjelaskan penggunaan tersebut masih bersifat pinjam pakai dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan.

"Kami meminjam ruang pembahasan kepada Dinas PU karena memang belum ada proses serah terima secara resmi," ujar Alwi Al Qadri.

Menurutnya, keputusan itu diambil karena ruang rapat gabungan di gedung lama sudah tidak mampu menampung seluruh peserta rapat yang terlibat dalam pembahasan anggaran daerah.

Ruang yang lebih luas dinilai penting agar pembahasan kebijakan strategis berlangsung nyaman sekaligus mendukung koordinasi antara DPRD dan perangkat daerah.

Apa manfaat gedung baru terhadap efisiensi anggaran daerah?

Keberadaan gedung baru tidak hanya menghadirkan fasilitas yang lebih modern, tetapi juga berpotensi menghemat pengeluaran pemerintah daerah.

Selama ini, rapat paripurna DPRD Balikpapan beberapa kali harus dilaksanakan di hotel karena keterbatasan kapasitas ruang sidang. Kondisi tersebut membutuhkan anggaran tambahan setiap kali kegiatan berlangsung.

Alwi berharap kondisi tersebut segera menjadi bagian dari masa lalu setelah gedung baru mulai difungsikan sepenuhnya.

"Dengan adanya kantor baru yang representatif ini, mudah-mudahan kami tidak perlu lagi menyewa hotel untuk pelaksanaan rapat ke depannya. Kami sangat berterima kasih kepada Dinas PU atas realisasi pembangunan gedung ini," tuturnya.

Efisiensi ini menjadi salah satu nilai penting karena anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk penyewaan fasilitas dapat dimanfaatkan pada kebutuhan pelayanan publik lainnya sesuai prioritas pemerintah daerah.

Selain itu, DPRD juga menargetkan rapat paripurna mulai digelar di kantor baru pada Senin, 20 Juli, sebagai bagian dari masa transisi sebelum operasional penuh.

Baca Juga: Pipa Tua 40 Tahun Mulai Diganti, Pemkot Balikpapan Janji Bereskan Masalah Air dan Banjir!

Fasilitas apa saja yang tersedia di gedung baru DPRD Balikpapan?

Gedung legislatif baru dibangun di atas lahan seluas 6.480 meter persegi, tepat di lokasi bekas ruang rapat paripurna lama.

Bangunan tiga lantai tersebut dirancang menggunakan konsep modern, namun tetap mempertahankan identitas lokal melalui penggunaan aksen kayu khas Kalimantan Timur pada beberapa bagian interior maupun eksterior.

Kabid Gedung Pemerintahan Dinas PU Balikpapan, Dewi Idamawaty, mengatakan pembangunan saat ini memasuki tahap ketiga sekaligus tahap penyempurnaan akhir.

"Kami optimis bisa selesai sesuai target dan proses serah terima berjalan Agustus."

Total anggaran pembangunan gedung mencapai sekitar Rp140 miliar. Nilai tersebut terdiri atas pembangunan fisik sekitar Rp93 miliar, sedangkan interior dan furnitur telah menghabiskan sekitar Rp38 miliar dari total alokasi Rp50 miliar.

Gedung baru dirancang agar seluruh aktivitas legislatif dapat berlangsung dalam satu kawasan dengan fasilitas yang jauh lebih lengkap dibanding sebelumnya.

Beberapa fasilitas utama meliputi:

Alwi menjelaskan jumlah ruang kerja juga telah disesuaikan dengan kebutuhan anggota DPRD.

"Karena total anggota DPRD Balikpapan ada 45 orang, maka kapasitas di gedung baru ini menyediakan sekitar 50 ruangan. Alhamdulillah, semua fasilitas penunjangnya juga sudah sangat lengkap."

Sementara itu, gedung DPRD lama tetap dimanfaatkan sebagai kantor sekretariat sehingga aktivitas administrasi dan pelayanan pendukung tidak berpindah seluruhnya ke bangunan baru.

Baca Juga: Bus Sekolah Gratis Brimob di Balikpapan Bantu Pelajar Berangkat Aman Setiap Pagi

Bagaimana pembagian fungsi setiap lantai gedung baru?

Perencanaan ruang dibuat berdasarkan kebutuhan kerja legislatif agar aktivitas dapat berjalan lebih efektif.

Lantai dasar difokuskan sebagai area pelayanan publik sekaligus pusat kegiatan rapat utama. Total terdapat sekitar 26 ruangan, termasuk lobi, ruang rapat alat kelengkapan dewan, media center, klinik kesehatan, ruang laktasi, restoran, hingga dapur pendukung.

Lantai satu menjadi pusat aktivitas utama DPRD. Di area ini tersedia sekitar 52 ruangan yang terdiri atas Ruang Paripurna, ruang pimpinan DPRD, ruang wakil ketua, ruang anggota Komisi II dan Komisi III, mushola, ruang tunggu, hingga fasilitas keselamatan berupa jalur evakuasi.

Sementara lantai dua berisi sekitar 44 ruangan yang digunakan sebagai ruang kerja Komisi I, Komisi IV, ruang fraksi, serta ruang serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai agenda internal.

Pembagian fungsi tersebut diharapkan mampu mempercepat koordinasi antarfraksi maupun antarkomisi sehingga pembahasan kebijakan berlangsung lebih efisien.

Apa harapan DPRD setelah gedung baru resmi beroperasi?

Gedung baru dipandang bukan sekadar perubahan fisik kantor, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Fasilitas yang lebih memadai diharapkan mendukung produktivitas legislator dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Alwi berharap lingkungan kerja baru mampu meningkatkan semangat seluruh anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat Kota Balikpapan.

"Semoga kantor baru ini semakin memacu teman-teman di DPRD Balikpapan untuk bekerja lebih semangat lagi dalam melayani dan memperjuangkan aspirasi masyarakat," pungkasnya.

Jika proses penyelesaian berjalan sesuai target, serah terima gedung dilakukan pada awal Agustus 2026 dan seluruh aktivitas kedewanan akan dipusatkan di fasilitas baru tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Pemanenan Air Hujan, Balikpapan Dorong Warga Manfaatkan Air Hujan, Ini Penjelasan DLH

Poin Penting:

Insight Redaksi: Hadirnya gedung baru DPRD Balikpapan menjadi ukuran bagaimana investasi fasilitas publik dapat memberi manfaat nyata bila diikuti peningkatan kinerja. Masyarakat tentu berharap perubahan ini Kada berhenti pada bangunan yang megah, tetapi juga terlihat melalui pelayanan yang makin cepat, pembahasan kebijakan yang makin efektif, serta aspirasi warga yang makin mudah diperjuangkan. Itu yang paling penting, Ces.

Manfaatkan fasilitas baru dengan kinerja yang benar-benar terasa untuk warga. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam agar makin banyak yang memahami perkembangan DPRD Balikpapan.

Penasaran bagaimana perubahan fasilitas publik memengaruhi pelayanan masyarakat? Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan gedung baru DPRD Balikpapan mulai beroperasi penuh?
Target operasional penuh dan serah terima gedung dijadwalkan pada awal Agustus 2026.

2. Mengapa gedung baru sudah digunakan meski belum diresmikan?
Karena ruang rapat lama tidak lagi memadai sehingga DPRD memanfaatkan ruang baru melalui mekanisme pinjam pakai dari Dinas PU.

3. Berapa total anggaran pembangunan gedung baru DPRD Balikpapan?
Total anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp140 miliar.

4. Apa manfaat utama gedung baru bagi anggaran daerah?
Gedung baru diharapkan mengurangi kebutuhan penyewaan hotel untuk pelaksanaan rapat paripurna sehingga anggaran menjadi lebih efisien.

Sumber Informasi: Artikel ini mengacu pada informasi resmi yang disampaikan Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan mengenai penyelesaian pembangunan gedung baru DPRD Balikpapan. Artikel disusun ulang secara orisinal dengan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
legislatif daerah gedung baru dprd balikpapan Alwi Al Qadri