Durasi: 5 menit
Topik: LPDP memperluas akses beasiswa setelah capaian Tahap I belum mencapai target
Ikhtisar: LPDP mencatat keterisian Tahap I sekitar 72 persen dan memperkuat sosialisasi Tahap II, termasuk akses sertifikasi bahasa.
Balikpapan TV - Hai Ces! LPDP mencatat keterisian peserta Beasiswa Tahap I 2026 sekitar 72 persen, sehingga sosialisasi Tahap II digencarkan untuk menjangkau lebih banyak calon penerima, termasuk dari daerah.
Kesempatan ini pang buat bubuhan yang sedang menyiapkan studi lanjut, sebab pendaftaran Tahap II sudah dibuka dan sejumlah opsi sertifikasi bahasa diperluas Ces!
Baca Juga: Pertemuan Kapolda Kaltim dan Pangdam VI Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas IKN
Mengapa LPDP kembali memperkuat sosialisasi beasiswa di Balikpapan?
Direktur Keuangan dan Umum LPDP Albertus Kurniadi Hendartono menyebut capaian Tahap I 2026 masih berada di kisaran 72 persen dari target yang ditetapkan.
“Memang, sampai dengan tahap satu kemarin masih sekitar 72 persen. Tetapi itu kan target jangka menengah dan harapannya tahun depan sudah bisa mendapatkan target yang diharapkan,” ujar Albertus.
Keterangan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Beasiswa LPDP Tahap II di Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Balikpapan, pada 14 Juli 2026. Kegiatan itu diikuti mahasiswa, alumni, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat yang ingin memperoleh informasi studi lanjut.
Angka 72 persen menjadi salah satu gambaran bahwa peluang beasiswa masih perlu dikenalkan secara lebih luas. Bagi calon pendaftar di daerah, informasi yang mudah diakses bisa menjadi langkah awal untuk memahami persyaratan dan menyiapkan dokumen.
Apa yang berubah dalam akses sertifikat bahasa untuk pendaftar?
LPDP melihat sebagian calon peserta, khususnya dari wilayah yang jauh dari pusat layanan pendidikan, masih menghadapi kendala ketika hendak mengikuti tes kemampuan bahasa asing.
“Karena tidak semuanya berada di kota besar. Banyak juga golongan yang masuk dalam komponen afirmasi yang perlu mendapatkan fasilitas. Salah satunya melalui kemudahan memperoleh sertifikasi bahasa,” kata Albertus.
Pada Tahap II 2026, LPDP membuka sejumlah opsi sertifikat bahasa, termasuk tes kemampuan Bahasa Inggris internal yang diselenggarakan perguruan tinggi dalam negeri sesuai ketentuan yang berlaku. Opsi lain juga tersedia sesuai kategori pendaftar dan tujuan studi.
Dengan kebijakan tersebut, calon pendaftar tidak hanya bergantung pada lembaga tes yang selama ini paling dikenal masyarakat. Perguruan tinggi yang memiliki layanan tes sesuai ketentuan LPDP dapat menjadi pilihan akses.
Bagi pendaftar afirmasi, ketentuannya juga memiliki sejumlah kemudahan. Untuk tujuan studi dalam negeri, sertifikat kemampuan Bahasa Inggris tidak dipersyaratkan bagi kategori tersebut.
Baca Juga: Kasus 1.205 Batang Kayu di Balikpapan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum soal Dugaan Dokumen Palsu
Kapan pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 dibuka?
LPDP membuka pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026 pada 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Program yang tersedia mencakup Beasiswa STEM Industri Strategis, SHARE, kemitraan, double degree atau joint degree, kerja sama khusus, serta program non-degree.
Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung hingga 3 Agustus 2026. Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 28 Agustus, sedangkan hasil sanggah diumumkan 22 September 2026.
Tahapan berikutnya mencakup Seleksi Bakat Skolastik pada 29 September hingga 4 Oktober, lalu Seleksi Substansi pada 14 Oktober sampai 20 November 2026. Hasil akhir dijadwalkan diumumkan 30 November 2026.
LPDP juga menyebut periode perkuliahan paling cepat dimulai Januari 2027. Karena itu, calon pendaftar perlu memperhatikan jadwal sejak awal, terutama untuk menyiapkan dokumen akademik dan persyaratan yang sesuai.
Apakah LPDP menetapkan jumlah penerima secara pasti?
Albertus menjelaskan jumlah penerima beasiswa tidak ditentukan melalui satu angka kelulusan yang kaku. Hasil akhir dipengaruhi jumlah pendaftar dan proses seleksi yang berlangsung.
Berdasarkan data beberapa tahun terakhir, jumlah pelamar LPDP setelah pandemi berada di kisaran 4.000 hingga 5.000 orang, dengan angka yang mengalami perubahan dari satu periode ke periode lain.
“Terutama setelah pandemi, rata-rata memang berada di angka sekitar 4.000 sampai 5.000 pendaftar. Jadi memang datanya naik turun,” pungkasnya.
Artinya, calon peserta perlu melihat proses seleksi sebagai persaingan yang ditentukan oleh kelengkapan administrasi, kesesuaian program, dan hasil setiap tahapan. Informasi resmi menjadi pegangan utama agar persiapan tidak hanya bergantung pada kabar yang beredar.
Poin Penting:
-
LPDP mencatat keterisian peserta Tahap I 2026 sekitar 72 persen.
-
Sosialisasi Tahap II digelar di ITK Balikpapan untuk memperluas akses informasi beasiswa.
-
Pendaftaran Tahap II 2026 berlangsung 30 Juni hingga 31 Juli 2026.
-
LPDP memperluas opsi sertifikasi Bahasa Inggris melalui pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri sesuai ketentuan.
-
Jumlah penerima tidak ditetapkan melalui angka kelulusan yang pasti.
-
Jumlah pendaftar dalam beberapa tahun terakhir berada di kisaran 4.000–5.000 orang dan bersifat fluktuatif.
Insight Redaksi: Dari Balikpapan, isu 72 persen ini menunjukkan satu hal penting: akses informasi ikut menentukan siapa yang berani mendaftar. Kemudahan sertifikasi bahasa bisa membantu, tetapi persiapan tetap menjadi kunci. Kada cukup hanya tahu ada beasiswa; ikam perlu membaca syarat resmi dan menyiapkan dokumen sejak awal. Kesempatannya terbuka, pang. Bagikan info ini ke kawalan ikam supaya makin banyak calon talenta daerah yang berani mencoba Ces!
Update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Berapa keterisian peserta Beasiswa LPDP Tahap I 2026?
Sekitar 72 persen dari target yang ditetapkan LPDP.
2. Kapan pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 berlangsung?
Pendaftaran dibuka 30 Juni hingga 31 Juli 2026.
3. Apa kemudahan yang diberikan terkait sertifikat bahasa?
LPDP menambah opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri sesuai ketentuan.
4. Berapa jumlah pendaftar LPDP dalam beberapa tahun terakhir?
Rata-rata sekitar 4.000 hingga 5.000 pendaftar setelah pandemi, dengan jumlah yang naik turun.
5. Apakah LPDP menetapkan jumlah penerima secara pasti?
Tidak. Jumlah penerima dipengaruhi jumlah pendaftar dan hasil proses seleksi.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul “LPDP: Kuota Beasiswa Tahap I Baru Terisi 72 Persen, Sosialisasi Tahap II Digencarkan”, oleh penulis Oktavia Megaria. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.