Durasi Baca: 6 Menit
Topik: Hari Bhayangkara ke-80 mempertegas komitmen pelayanan Polri dan penguatan kepercayaan masyarakat
Ikhtisar: Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Balikpapan menegaskan arah pengabdian Polri, penguatan profesionalisme, serta peningkatan kualitas pelayanan dan keamanan daerah.
Balikpapan TV - Hai Ces! Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar Polda Kalimantan Timur di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (1/7/2026), dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro dengan pesan utama agar kepercayaan masyarakat dijaga sebagai amanah sekaligus fondasi pelayanan kepolisian.
Momen ini bukan sekadar seremoni. Ada arah baru yang kembali dipertegas untuk pelayanan publik. Ikuti sampai akhir, banyak hal menarik yang layak dicermati, Ces!
Apa pesan utama Kapolda Kaltim pada Hari Bhayangkara ke-80?
Gerimis yang turun di Kota Balikpapan tidak mengurangi kekhidmatan upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Sejumlah unsur pimpinan daerah hadir, mulai dari Gubernur Kalimantan Timur, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Pangdam VI/Mulawarman, Forkopimda Kaltim, pejabat TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.
Mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", peringatan tahun ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara kepada seluruh keluarga besar Polda Kalimantan Timur. Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel yang selama ini menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolda mengingatkan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menandai bertambahnya usia institusi, tetapi menjadi saat yang tepat untuk memperbaiki kualitas pengabdian kepada masyarakat.
"Sebagai anggota Polri, tugas kita bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan setiap kepercayaan masyarakat sebagai amanah yang harus dijaga," tegas Kapolda.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Mengapa pelayanan humanis menjadi fokus Polri Presisi?
Kapolda menegaskan implementasi tema Hari Bhayangkara harus diwujudkan melalui pelayanan yang semakin cepat, profesional, tegas, sekaligus humanis.
Pendekatan tersebut sejalan dengan transformasi Polri Presisi yang menempatkan pelayanan publik sebagai salah satu prioritas utama. Kecepatan pelayanan memang penting, tetapi kualitas komunikasi, kepastian hukum, serta sikap anggota di lapangan juga menjadi perhatian masyarakat.
Selain menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, Polda Kaltim juga mendapat tugas strategis mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
Di antaranya ialah mengawal distribusi Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mendukung penguatan swasembada pangan melalui optimalisasi lahan di Kalimantan Timur, hingga menjaga stabilitas keamanan yang menjadi dasar berlangsungnya pembangunan.
Perhatian lain juga diberikan terhadap pembangunan kawasan strategis nasional. Kapolda meminta seluruh jajaran memastikan keamanan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), kawasan industri hilirisasi, serta objek vital sektor energi yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional.
Di sisi lain, pemberantasan tindak pidana tetap menjadi fokus. Arahan diberikan agar jajaran meningkatkan penindakan terhadap peredaran narkotika, penyelundupan, serta praktik judi online yang masih menjadi perhatian aparat penegak hukum.
Baca Juga: KidUp ITK Hadirkan AI untuk Anak Tunagrahita, Belajar Kini Makin Adaptif dan Interaktif
Apa saja lima arahan Kapolda bagi seluruh personel?
Momentum Hari Bhayangkara dimanfaatkan Kapolda untuk menyampaikan lima pedoman utama yang menjadi arah pelaksanaan tugas seluruh personel Polda Kalimantan Timur.
Kelima arahan tersebut meliputi:
- Memperkuat reformasi kelembagaan Polri.
- Meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
- Memperkuat kapasitas sumber daya manusia.
- Meningkatkan fleksibilitas organisasi menghadapi dinamika lingkungan strategis.
- Memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.
Arahan itu dilengkapi dengan ajakan agar seluruh anggota terus mengamalkan nilai Tribrata dan Catur Prasetya, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda juga menyerahkan penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga personel sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Penerima penghargaan tersebut yakni Kompol Ahmad Supriadi, S.H., M.H., AKP Agus Salim, serta Aipda I Nyoman Gede Suraga.
Usai upacara, suasana semakin semarak melalui penampilan Tari Tiga Pilar yang menggambarkan keberagaman budaya Kalimantan Timur. Atraksi Tari Kolone Senapan dari personel Polda Kaltim dan Satbrimob juga menjadi perhatian karena menunjukkan disiplin, kekompakan, dan semangat pengabdian.
Mengapa kenaikan pangkat 72 personel Polresta Balikpapan menjadi momen penting?
Di lokasi berbeda, Polresta Balikpapan juga menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat pada Selasa (30/6/2026).
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy memimpin langsung kegiatan tersebut.
Sebanyak 72 personel menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Mereka terdiri atas satu personel perwira dan 71 personel bintara.
Rinciannya meliputi satu personel dari Ipda menjadi Iptu, 21 personel dari Aipda menjadi Aiptu, 18 personel dari Bripka menjadi Aipda, satu personel dari Brigadir menjadi Bripka, dua personel dari Briptu menjadi Brigadir, serta 29 personel dari Bripda menjadi Briptu.
Menurut Kapolresta, kenaikan pangkat bukan sekadar pergantian tanda kepangkatan, tetapi merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, integritas, loyalitas, dan disiplin personel selama bertugas. "Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, tetapi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme, disiplin, serta tanggung jawab dalam melayani masyarakat," tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penghargaan tersebut hanya diberikan kepada personel yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi, memiliki rekam jejak baik, serta bebas dari pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta turut mengajak seluruh peserta upacara mendoakan IPTU Elyansyah yang memperoleh kenaikan pangkat, namun belum dapat hadir karena masih menjalani perawatan akibat sakit.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus berjalan beriringan dengan profesionalisme aparat di lapangan.
Baca Juga: Ternyata 80 Rumah dan 34 Sumur Bor Sudah Rampung, Begini Program Sosial Polda Kaltim
Poin Penting:
- Polda Kaltim menggelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di BSCC Dome Balikpapan.
- Kapolda menegaskan kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang wajib dijaga.
- Polri diminta meningkatkan pelayanan cepat, profesional, tegas, dan humanis.
- Polda Kaltim diarahkan mendukung keamanan pembangunan IKN dan program prioritas pemerintah.
- Lima pedoman utama disampaikan sebagai arah pelaksanaan tugas seluruh personel.
- Polresta Balikpapan menaikkan pangkat 72 personel berdasarkan rekam jejak dan kinerja.
Insight Redaksi: Momentum Hari Bhayangkara tahun ini memperlihatkan bahwa tantangan Polri di Kalimantan Timur semakin luas, terutama karena daerah ini menjadi penyangga pembangunan IKN. Kepercayaan publik akhirnya menjadi ukuran yang sama pentingnya dengan keberhasilan penegakan hukum. Kada cukup hanya bekerja baik, hasil kerja juga harus dirasakan masyarakat. Itu pang yang menjadi pekerjaan besar berikutnya, Ces. Pelayanan yang konsisten akan menjadi modal utama membangun kepercayaan jangka panjang.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang memahami arah pelayanan Polri di Kalimantan Timur.
Selalu ikuti perkembangan informasi Kalimantan Timur yang relevan dan mudah dipahami hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Mengapa Hari Bhayangkara ke-80 diperingati di BSCC Dome Balikpapan?
Karena Polda Kalimantan Timur menggelar upacara tingkat daerah yang dipimpin langsung Kapolda Kaltim dan dihadiri unsur Forkopimda serta berbagai tokoh.
2. Apa pesan utama Kapolda Kaltim pada peringatan Hari Bhayangkara?
Kapolda menegaskan setiap kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui pelayanan profesional, cepat, tegas, dan humanis.
3. Apa saja fokus tugas Polda Kaltim ke depan?
Mendukung keamanan pembangunan IKN, mengawal program pemerintah, memperkuat ketahanan pangan, serta memberantas narkotika, penyelundupan, dan judi online.
4. Berapa personel Polresta Balikpapan yang menerima kenaikan pangkat?
Sebanyak 72 personel menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, terdiri atas satu perwira dan 71 bintara.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Balpos.com, dengan judul "Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Kaltim: Jadikan Kepercayaan Masyarakat sebagai Amanah", oleh penulis Suyono, S.E. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.