Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Korban Kebakaran Dahor Balikpapan Rela Kehilangan Harta Demi Selamatkan Keluarga

AdminBTV • Jumat, 26 Juni 2026 | 14:36 WIB
Kondisi rumah yang hangus terbakar di Jalan Dahor III Baru Ilir Balikpapan usai kebakaran melanda kawasan padat penduduk.
Kondisi rumah yang hangus terbakar di Jalan Dahor III Baru Ilir Balikpapan usai kebakaran melanda kawasan padat penduduk.

Durasi Baca: 5 Menit

Topik: Prioritas keselamatan keluarga saat kebakaran melanda permukiman padat

Ikhtisar: Artikel ini membahas kondisi korban kebakaran Dahor Balikpapan, jumlah warga terdampak, proses penanganan, serta pilihan korban yang mengutamakan keselamatan keluarganya.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kebakaran yang melanda Jalan Dahor III RT 39, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, Rabu malam (24/6), menghanguskan tiga rumah dan membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa ini menyisakan kisah bertahan yang menyentuh. Simak sampai akhir, ada cerita tentang pilihan paling berat saat keadaan genting. Pahamlah, keselamatan memang nomor satu Ces!

Baca Juga: Ternyata Ada Tunggakan BPHTB di Balikpapan, Ini Dampaknya bagi PAD

Mengapa keselamatan keluarga menjadi pilihan utama korban kebakaran?

Keselamatan anggota keluarga menjadi hal pertama yang dipikirkan Djaelani ketika api mulai membesar di rumahnya.

Saat kejadian sekitar pukul 22.40 Wita, istrinya sedang menyusui bayi mereka. Tidak lama setelah listrik padam, sang istri berteriak memberi tahu bahwa api telah muncul.

Djaelani kemudian memeriksa loteng rumah. Namun kobaran api ternyata sudah membesar dan sulit dikendalikan.

"Jadi saya cek ke atas loteng, ternyata apinya sudah besar sekali," kenangnya.

Dalam situasi darurat itu, ia memutuskan membawa istri dan anak-anak keluar rumah terlebih dahulu. Barang berharga nyaris seluruhnya tertinggal.

Hanya satu unit sepeda motor yang berhasil diselamatkan sebelum api melalap bangunan.

"Kepikiran menyelamatkan barang pasti ada, tapi yang paling penting anak-anak dan keluarga saya selamat," tuturnya.

Bagaimana warga membantu memadamkan api di Dahor III?

Warga sekitar menjadi pihak pertama yang bergerak saat kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk tersebut.

Ketua RT 39 Baru Ilir, Syaiful Basri, mengatakan masyarakat berupaya memadamkan api sambil menunggu armada pemadam kebakaran tiba.

"Penanganan pertama dilakukan oleh warga sekitar sambil menunggu armada pemadam kebakaran tiba di lokasi," ujarnya.

Langkah cepat itu membantu mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berdempetan.

Petugas pemadam bersama warga akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar satu jam kemudian. Tetapi pekerjaan mereka belum selesai.

Sekitar pukul 02.00 Wita, api kembali muncul dari material bangunan yang masih menyimpan panas sehingga dilakukan pemadaman lanjutan.

Baca Juga: WTP Kembali Diraih, Mengapa Balikpapan Masih Punya SiLPA Rp479 Miliar?

Berapa jumlah warga yang terdampak kebakaran Baru Ilir?

Data sementara menunjukkan puluhan warga terkena dampak langsung maupun tidak langsung akibat kebakaran tersebut.

Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Baru Ilir sekaligus anggota Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) Baru Ilir, Bibis, menyebut ada 33 jiwa yang menjadi korban langsung.

Selain itu, terdapat 12 jiwa lain yang ikut terdampak akibat kebakaran.

Sebagian warga memilih bertahan di sekitar lokasi. Mereka menjaga barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari puing rumah.

Sementara warga lainnya mengungsi di Aula Baiturrahmat atau menumpang di rumah kerabat dan tetangga.

"Hingga siang ini bantuan yang diterima korban baru berasal dari Dinas Sosial," katanya.

Apa yang masih dilakukan pemerintah dan petugas setelah kebakaran?

Penyebab kebakaran hingga Kamis (25/6) masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap kerugian material yang dialami korban.

Pemerintah setempat bersama instansi terkait saat ini masih mengidentifikasi kebutuhan para penyintas kebakaran.

Langkah penanganan lanjutan juga disiapkan untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa di tengah kepanikan, keputusan harus dibuat dalam hitungan detik. Barang bisa dicari lagi. Nyawa keluarga tidak tergantikan.

Baca Juga: Hujan Debu di Balikpapan Bikin Resah, DKK Pantau Risiko ISPA, DPRD Akan Panggil Pertamina

Poin Penting:

Insight redaksi: Kebakaran di kawasan padat penduduk Balikpapan selalu menghadirkan persoalan yang sama, yakni sempitnya akses dan cepatnya api merambat. Kisah Djaelani memperlihatkan bahwa saat keadaan mendesak, warga sering dihadapkan pada pilihan sulit antara menyelamatkan barang atau keluarga. Pilihan itu tegas. Keselamatan manusia harus berada di urutan pertama. Pendataan kebutuhan korban juga penting dipercepat agar bantuan tepat sasaran. Pahamlah, musibah kadada yang menginginkan.

Bagi warga sekitar yang ingin membantu, kebutuhan dasar bagi pengungsi dapat menjadi perhatian awal. Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak warga memahami kondisi korban.

Musibah bisa datang tanpa aba-aba. Ikuti terus perkembangan kabar Balikpapan dan cerita warga yang saling menguatkan hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan kebakaran Dahor Balikpapan terjadi?
Kebakaran terjadi pada Rabu malam, 24 Juni sekitar pukul 22.40 Wita.

2. Berapa rumah yang terbakar di Dahor III?
Sebanyak tiga unit rumah dilaporkan hangus terbakar.

3. Berapa jumlah korban terdampak kebakaran?
Data sementara mencatat 33 jiwa korban langsung dan 12 jiwa terdampak.

4. Di mana korban kebakaran mengungsi?
Sebagian korban mengungsi di Aula Baiturrahmat dan sebagian lainnya tinggal sementara di rumah kerabat.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "Korban Kebakaran di Dahor Balikpapan Memilih Dahulukan Keselamatan Keluarga dan Rela Kehilangan Seluruh Harta Benda", oleh penulis Muhammad Taufik. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Djaelani #Jalan Dahor III Baru Ilir #Kebakaran Dahor Balikpapan