Durasi Baca: 4 Menit
Topik: Digitalisasi Perlindungan Sosial Balikpapan Dorong Akurasi Penyaluran Bantuan Masyarakat
Ikhtisar: Pemkot Balikpapan memperluas digitalisasi perlindungan sosial melalui portal Perlinsos, pendamping lapangan, dan integrasi data kependudukan guna meningkatkan ketepatan penerima bantuan.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kota Balikpapan mulai memperkuat sistem bantuan sosial berbasis digital dengan memperluas proyek percontohan Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran dan mudah diakses masyarakat.
Penasaran bagaimana sistem baru ini bekerja dan apa dampaknya bagi warga? Simak sampai habis supaya makin paham dan kada ketinggalan informasi penting, Ces!
Mengapa Pemkot Balikpapan Mendorong Digitalisasi Perlinsos?
Digitalisasi Perlinsos menjadi langkah yang ditempuh Pemkot Balikpapan untuk memperbaiki tata kelola perlindungan sosial berbasis data. Sistem ini dirancang agar proses pendataan penerima bantuan berjalan lebih akurat.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menyebut program tersebut merupakan bagian dari transformasi pemerintahan yang memanfaatkan teknologi dalam pelayanan publik.
Menurut Rahmad, masyarakat nantinya dapat mengakses portal digital Perlinsos secara mandiri maupun dengan bantuan petugas yang telah disiapkan di lapangan.
"Melalui program ini, pemerintah menghadirkan portal digital Perlinsos yang dapat diakses masyarakat secara mandiri maupun melalui pendampingan petugas di lapangan," jelas Rahmad.
Bagaimana Cara Warga Mendaftar ke Sistem Perlinsos?
Masyarakat yang telah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi Perlinsos.
Proses tersebut dibuat sederhana dan aman agar memudahkan warga saat memperbarui data maupun mengakses layanan perlindungan sosial.
Bagi warga lanjut usia, masyarakat dengan keterbatasan literasi digital, atau yang belum memiliki IKD, pemerintah menyediakan pendampingan khusus melalui agen Perlinsos di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Langkah ini membuat layanan tetap dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Baca Juga: Evakuasi Dramatis di Plaza Balikpapan, Pekerja Terjebak dalam Tandon Berhasil Diselamatkan
Siapa Saja yang Akan Mendampingi Warga?
Dinas Sosial Balikpapan menyiapkan 365 agen Perlinsos yang akan tersebar di seluruh wilayah kota.
Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Arfiansyah, menjelaskan setiap kelurahan akan diperkuat oleh sepuluh petugas lapangan yang bertugas membantu masyarakat selama proses registrasi.
Petugas tersebut terdiri dari:
- 7 Aparatur Sipil Negara (ASN)
- 3 Mitra Perlinsos daerah
- Puskesos
- Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)
- Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)
Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) juga dilibatkan untuk memperkuat layanan di lapangan.
"Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemkot Balikpapan menyiapkan 365 agen Perlinsos yang tersebar di seluruh wilayah kota," kata Arfiansyah.
Kapan Pendampingan dan Registrasi Mulai Dilaksanakan?
Rangkaian kegiatan dimulai pada 2 Juni melalui sosialisasi dan bimbingan teknis bagi seluruh agen Perlinsos.
Sebagian petugas akan mengikuti pembekalan di Aula Balai Kota Balikpapan, sementara petugas lainnya menjalani pelatihan di Aula Gedung Bank Indonesia.
Setelah proses pembekalan selesai, registrasi masyarakat dijadwalkan mulai berlangsung pada 4 Juni di kelurahan dan kecamatan.
Para ketua RT juga diminta menyiapkan data terbaru kepala keluarga agar proses validasi berjalan lancar dan cepat.
Apa Manfaat Integrasi Data Digital bagi Bantuan Sosial?
Integrasi data menjadi inti dari program Perlinsos. Data penerima bantuan akan terhubung dengan identitas kependudukan sehingga proses verifikasi dapat dilakukan secara lebih akurat.
Dengan sistem yang terintegrasi, potensi kesalahan data dapat diminimalkan. Penyaluran bantuan juga berpeluang berlangsung lebih cepat karena proses administrasi menjadi lebih sederhana.
"Melalui digitalisasi ini, data penerima bantuan sosial menjadi lebih valid sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran," kata Arfiansyah.
Pemkot Balikpapan juga menginstruksikan camat, lurah, hingga ketua RT untuk aktif menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.
Baca Juga: Mengapa Pedestrian Pontianak Jadi Contoh? DPRD Balikpapan Ungkap Alasannya
Poin Penting:
- Pemkot Balikpapan memperluas digitalisasi perlindungan sosial melalui portal Perlinsos.
- Warga yang memiliki IKD dapat mendaftar secara mandiri melalui aplikasi.
- Sebanyak 365 agen Perlinsos disiapkan untuk mendampingi masyarakat.
- Bimbingan teknis agen berlangsung mulai 2 Juni.
- Registrasi masyarakat dijadwalkan dimulai pada 4 Juni.
- Integrasi data digital ditargetkan membuat bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Insight Redaksi: Digitalisasi bantuan sosial bukan sekadar mengganti formulir kertas menjadi aplikasi. Yang menarik dari langkah Balikpapan adalah upaya menggabungkan teknologi dengan pendampingan langsung di lapangan. Ini penting karena kemampuan masyarakat dalam mengakses layanan digital masih beragam. Kehadiran 365 agen Perlinsos menunjukkan bahwa teknologi saja kadada cukup. Data yang akurat memang penting, tetapi pendampingan warga tetap menjadi kunci. Nah, itu sudah, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh proses berjalan konsisten hingga tingkat RT agar manfaatnya benar-benar terasa di lingkungan masyarakat.
Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak warga memahami perubahan sistem bantuan sosial yang sedang berjalan di Balikpapan.
Ingin selalu mengetahui perkembangan layanan publik, bantuan sosial, dan kebijakan terbaru yang berdampak langsung bagi warga? Tetap ikuti update hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu program Perlinsos di Balikpapan?
Program digitalisasi perlindungan sosial untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial.
2. Siapa yang bisa mendaftar melalui aplikasi Perlinsos?
Warga yang telah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD).
3. Bagaimana jika warga belum memiliki IKD?
Pendaftaran dapat dibantu oleh agen Perlinsos di kelurahan dan kecamatan.
4. Berapa jumlah agen Perlinsos yang disiapkan Pemkot Balikpapan?
Sebanyak 365 agen yang tersebar di seluruh wilayah kota.
5. Kapan registrasi masyarakat mulai dilakukan?
Registrasi dijadwalkan mulai 4 Juni setelah pelaksanaan bimbingan teknis petugas.
Editor : Arya Kusuma