Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

DPRD Balikpapan Soroti Kerusakan Pelican Crossing, Minta Dishub Segera Bertindak

Arya Kusuma • Kamis, 11 Juni 2026 | 08:57 WIB
Fasilitas pelican crossing dengan sensor sentuh dan lampu lalu lintas mendukung keselamatan warga di depan Gedung Parkir Kelandasan
Fasilitas pelican crossing dengan sensor sentuh dan lampu lalu lintas mendukung keselamatan warga di depan Gedung Parkir Kelandasan

Durasi Baca: 4 Menit

Topik: DPRD Balikpapan Dorong Perbaikan dan Pemeliharaan Pelican Crossing Kota

Ikhtisar: DPRD Balikpapan meminta perbaikan pelican crossing yang rusak serta mendorong pemeliharaan berkelanjutan demi mendukung keselamatan penyeberang jalan di kawasan padat lalu lintas.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! DPRD Balikpapan meminta Dinas Perhubungan segera memperbaiki sejumlah pelican crossing yang mulai mengalami kerusakan, termasuk fasilitas di depan Kantor DPRD Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman.

Penasaran kenapa fasilitas ini kembali jadi sorotan? Simak sampai habis, supaya makin paham fungsi dan urgensinya bagi keselamatan warga di jalan raya, Ces!

Mengapa Pelican Crossing di Balikpapan Perlu Segera Diperbaiki?

Perbaikan dinilai mendesak karena pelican crossing menjadi fasilitas penting bagi pejalan kaki. Keberadaannya membantu masyarakat menyeberang dengan aman di ruas jalan yang ramai kendaraan.

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di depan Kantor DPRD Balikpapan. Kondisi fasilitas yang mulai mengalami kerusakan memunculkan kekhawatiran terhadap efektivitas penggunaannya.

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Yusri, menegaskan pentingnya keberadaan fasilitas tersebut.

“Fasilitas ini penting dan sangat membantu masyarakat beraktivitas,” ujarnya.

Apa Peran Pelican Crossing di Jalan Jenderal Sudirman?

Jalan Jenderal Sudirman termasuk salah satu jalur utama di Balikpapan dengan arus kendaraan yang padat hampir sepanjang hari. Kondisi itu membuat penyeberangan jalan menjadi tantangan tersendiri bagi pejalan kaki.

Menurut Yusri, pelican crossing memiliki peran besar dalam memberikan ruang aman bagi masyarakat saat menyeberang.

“Ini juga menjadi bagian dari upaya menertibkan kota,” katanya.

Keberadaan fasilitas keselamatan tersebut juga mendukung mobilitas pelajar, pekerja, dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pusat kota.

Baca Juga: Imbas Kontraktor Wanprestasi Proyek Bozem Grand City Balikpapan Terbengkalai 25 Persen.

Mengapa DPRD Mendorong Pemeliharaan Berkelanjutan?

Pembangunan fasilitas keselamatan dinilai belum cukup tanpa adanya perawatan rutin. Kerusakan yang dibiarkan berpotensi mengurangi fungsi utama pelican crossing sebagai pelindung pengguna jalan.

Karena itu, DPRD meminta agar pemeliharaan menjadi perhatian serius setelah pembangunan dilakukan.

“Jangan hanya membangun, tetapi tidak merawat fasilitas yang sudah ada,” tegas Yusri.

Pesan tersebut menyoroti pentingnya menjaga kualitas fasilitas publik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Di Mana Saja Lokasi Pelican Crossing di Balikpapan?

Saat ini terdapat empat titik pelican crossing yang telah dipasang oleh Dinas Perhubungan Balikpapan sejak 2024.

Lokasi tersebut meliputi:

Pemasangan fasilitas ini dilakukan berdasarkan kajian lalu lintas yang menunjukkan tingginya risiko kecelakaan pejalan kaki pada sejumlah titik, terutama di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Apa Bedanya Pelican Crossing dengan Zebra Cross Biasa?

Pelican crossing memiliki sistem yang lebih lengkap dibanding zebra cross konvensional. Fasilitas ini dilengkapi lampu lalu lintas, sensor sentuh, serta pengeras suara.

Cara penggunaannya juga cukup sederhana. Pejalan kaki hanya perlu menyentuhkan telapak tangan pada sensor yang tersedia tanpa harus menekan tombol.

Setelah sensor aktif, sistem akan memberikan jeda waktu sebelum lampu lalu lintas berubah. Pada saat itu kendaraan wajib berhenti sehingga pejalan kaki dapat menyeberang dengan aman.

Keberadaan teknologi tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan keselamatan di kawasan dengan volume kendaraan tinggi.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Pelican crossing sering dianggap sekadar pelengkap jalan kota. Padahal, fungsi utamanya menyangkut keselamatan warga setiap hari. Sorotan DPRD Balikpapan kali ini menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas publik tidak berhenti saat proyek selesai. Perawatan menjadi bagian yang sama pentingnya. Di Balikpapan yang terus berkembang, fasilitas keselamatan harus tetap berfungsi optimal. Rusak sedikit saja, dampaknya bisa besar bagi pengguna jalan. Nah, perhatian terhadap pemeliharaan seperti ini patut terus dikawal bersama, Ces. Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham pentingnya fasilitas keselamatan pejalan kaki.

Pelican crossing yang berfungsi baik bukan sekadar fasilitas jalan, tetapi perlindungan nyata bagi warga setiap hari. Ikuti terus perkembangan informasi daerah hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu pelican crossing?
Pelican crossing adalah fasilitas penyeberangan jalan yang dilengkapi lampu lalu lintas dan sensor untuk membantu pejalan kaki menyeberang dengan aman.

2. Mengapa DPRD Balikpapan meminta perbaikan pelican crossing?
Karena beberapa fasilitas mulai mengalami kerusakan dan berpotensi mengurangi fungsi keselamatan bagi pengguna jalan.

3. Di mana lokasi pelican crossing yang menjadi sorotan DPRD?
Salah satunya berada di depan Kantor DPRD Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman.

4. Berapa jumlah pelican crossing yang ada di Balikpapan saat ini?
Saat ini terdapat empat titik pelican crossing yang telah dipasang sejak 2024.

5. Apa keunggulan pelican crossing dibanding zebra cross biasa?
Pelican crossing memiliki lampu lalu lintas, sensor sentuh, dan pengeras suara yang membantu mengatur penyeberangan secara lebih aman.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#dprd balikpapan #Pelican crossing Balikpapan #Jalan Jenderal Sudirman #dishub