Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Anak TK Sari Asih Balikpapan Serap Semangat Kartini Sambil Belajar Membatik di Batik Shaho.

Novaldy Yulsa Polii • Minggu, 26 April 2026 | 17:31 WIB
Anak TK Sari Asih mengenakan batik saat belajar langsung di Batik Shaho Balikpapan
Anak TK Sari Asih mengenakan batik saat belajar langsung di Batik Shaho Balikpapan

Topik: ANAK TK SARI ASIH BELAJAR BATIK SAMBIL SERAP SEMANGAT KARTINI DI BALIKPAPAN
Durasi Baca: 4 menit

 

Ikhtisar: Siswa TK Sari Asih kunjungi Batik Shaho, belajar budaya sekaligus memahami semangat emansipasi Kartini sejak dini.

Baca Ringkas 30 Detik: Kunjungan siswa TK Sari Asih ke rumah produksi Batik Shaho jadi momen belajar yang hangat dan penuh makna. Anak-anak dikenalkan proses membatik dari awal hingga pewarnaan, sambil menyerap nilai emansipasi Kartini. Didampingi orang tua, mereka belajar menghargai budaya lokal sekaligus memahami bahwa semua punya kesempatan yang sama untuk bermimpi dan berkembang dalam kehidupan. Scroll Kebawah Lanjutkan Terus Baca Selengkapnya...

 

Balikpapan TV - Hai Cess! Suasana ceria mewarnai rumah produksi Batik Shaho di Balikpapan, Selasa siang. Puluhan siswa TK Sari Asih hadir bukan sekadar jalan-jalan, tapi ikut belajar langsung proses membatik sambil memperingati Hari Kartini.

Penasaran bagaimana serunya anak-anak usia dini belajar budaya sambil menyerap nilai perjuangan Kartini? Ikuti terus sampai selesai, banyak cerita hangat di sini Cess!

Kenapa siswa TK diajak langsung ke rumah produksi batik?

Kegiatan ini langsung mengarah pada satu tujuan utama, mengenalkan budaya sejak dini dengan cara yang dekat dan nyata. Anak-anak tidak hanya melihat, tapi ikut merasakan setiap proses membatik khas Kalimantan.

Dengan mengenakan pakaian batik, mereka terlihat antusias. Dari melukis pola hingga proses pewarnaan, semuanya diikuti dengan penuh rasa ingin tahu. Pendek tapi bermakna. Di sinilah pengalaman belajar terasa hidup.

Pendekatan seperti ini membuat anak lebih mudah memahami. Kada cuma dengar cerita, tapi langsung praktik. Nah, itu sudah… pembelajaran jadi terasa nyata, pahamlah ikam.

Apa saja yang dipelajari anak-anak selama kunjungan?

Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan tahapan membatik secara utuh. Mulai dari pencantingan hingga pewarnaan, semuanya diperlihatkan secara langsung kepada siswa.

Didampingi orang tua, anak-anak diajak melihat bagaimana kain polos bisa berubah jadi karya bernilai budaya tinggi. Mereka juga belajar bahwa proses itu butuh kesabaran dan ketelitian.

Selain itu, ada nilai penting yang ikut disisipkan. Rasa bangga terhadap produk lokal. Dari sini, anak-anak mulai dikenalkan bahwa batik bukan sekadar kain, tapi identitas bangsa.

Bagaimana semangat Kartini dikenalkan ke anak usia dini?

Momentum Hari Kartini dimanfaatkan untuk menanamkan nilai emansipasi dengan cara sederhana. Anak-anak diajak memahami bahwa semua punya kesempatan yang sama untuk belajar.

Kepala TK Sari Asih Balikpapan, Wejiyati, menyampaikan, “Melalui momen ini, anak-anak diajarkan bahwa perempuan memiliki hak yang sama untuk belajar seperti laki-laki, serta dapat berperan aktif dalam kehidupan melalui semangat emansipasi.”

Pesan ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami anak. Singkat, tapi kuat. Mereka diajak bermimpi tanpa batas, tanpa melihat perbedaan.

Baca Juga: Ide Ottoman Minimalis 2026, Solusi Duduk Santai Sekaligus Penyimpanan yang Cocok untuk Rumah Modern

Kenapa penting mengenalkan budaya sejak usia dini?

Jawabannya sederhana. Karena kebiasaan terbentuk sejak kecil. Saat anak dikenalkan budaya sejak dini, rasa memiliki itu tumbuh perlahan.

Melalui pengalaman langsung, anak jadi lebih mudah menghargai. Kada cuma tahu, tapi juga merasakan. Ini yang bikin nilai budaya melekat lebih lama.

Selain itu, kegiatan seperti ini juga membangun karakter. Anak belajar sabar, teliti, dan menghargai proses. Hal kecil, tapi dampaknya panjang ke depan.

Apa harapan dari kegiatan ini untuk masa depan anak?

Kegiatan ini membawa harapan besar. Anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, bahagia, dan punya cita-cita tinggi.

Tidak berhenti di situ. Mereka juga diajak untuk punya mimpi besar tanpa batasan gender. Semua punya peluang yang sama.

Semangat ini penting. Karena dari sinilah karakter tangguh mulai terbentuk. Sedikit demi sedikit, tapi konsisten. Nah, ikam pasti pahamlah.

Poin Penting:

  1. Siswa TK Sari Asih belajar membatik langsung di Batik Shaho Balikpapan.
  2. Kegiatan ini jadi bagian peringatan Hari Kartini.
  3. Anak dikenalkan proses membatik dari awal hingga pewarnaan.
  4. Nilai emansipasi dan kesetaraan gender mulai ditanamkan sejak dini.
  5. Budaya lokal diperkenalkan untuk membangun rasa bangga dan identitas bangsa.

Insight: Kegiatan seperti ini terlihat sederhana, tapi efeknya panjang. Anak belajar dari pengalaman, bukan sekadar teori. Di Balikpapan, pendekatan langsung seperti ini terasa pas. Tidak perlu rumit, yang penting konsisten. Nilai budaya dan kesetaraan bisa masuk tanpa terasa berat. Nah, kegiatan begini perlu terus ada dan dikembangkan di sekolah lain jua, supaya generasi berikutnya kada kehilangan arah, pahamlah ikam.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham pentingnya pendidikan budaya sejak dini. Biar makin luas dampaknya, nah!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ:

  1. Apa tujuan kunjungan siswa TK ke Batik Shaho?
    Untuk mengenalkan proses membatik sekaligus menanamkan nilai budaya dan semangat Kartini sejak dini.
  2. Apa saja yang dipelajari anak selama kegiatan?
    Anak belajar tahapan membatik mulai dari melukis, pencantingan, hingga pewarnaan.
  3. Mengapa kegiatan ini dikaitkan dengan Hari Kartini?
    Karena kegiatan ini juga mengenalkan nilai emansipasi dan kesetaraan gender kepada anak.
  4. Siapa yang mendampingi siswa saat kegiatan?
    Siswa didampingi oleh orang tua saat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di lokasi. 
    my ride-or-die for updates
    my ride-or-die for updates
     
Editor : Arya Kusuma
#TK Sari Asih Balikpapan #Batik Shaho Balikpapan #hari kartini