Balikpapan TV - Hai Cess! Dishub Balikpapan menyiapkan langkah besar di awal tahun 2026 dengan target pemasangan 4.500 lampu jalan. Program ini digelar untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Balikpapan. Semua titik sudah didata berdasarkan laporan masyarakat hingga usulan tokoh lokal.
Penasaran bagaimana program ini akan berjalan, kapan rampung, dan dampaknya terhadap bubuhan yang setiap hari berkegiatan di jalanan kota? Yuk baca terus sampai habis Cess! Karena ada info lengkap soal penerangan jalan yang akan membuat malam di Balikpapan lebih aman dan nyaman.
Baca Juga: Kapal Tenggelam Warnai Awal Tahun 2026 di Kaltim, Belasan Penumpang Jadi Korban
Bagaimana proses pendataan titik lampu yang akan dipasang?
Dishub Balikpapan menegaskan bahwa seluruh titik pemasangan lampu telah dihitung secara menyeluruh. Data diperoleh dari berbagai sumber, mulai tokoh masyarakat, kelurahan, kecamatan, anggota DPRD, hingga laporan langsung masyarakat ke kantor Dishub.
“Kami akan mengawali tahun 2026 dengan menyiapkan 4.500 lampu sesuai titik-titik yang telah diusulkan melalui tokoh masyarakat, kelurahan, kecamatan, anggota dewan, serta berbagai respons yang masuk ke kantor kami. Semua itu sudah kami data dan insya Allah akan kami laksanakan,” ujar Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli, Jumat (2 Januari 2026).
Pendataan ini menjadi langkah awal yang krusial. Dengan mengetahui lokasi-lokasi prioritas, pemasangan lampu diharapkan bisa merata, terutama di wilayah yang selama ini minim penerangan. Nah, ikam pasti pahamlah, semua titik ini sudah siap dieksekusi.
Kapan pemasangan dan penggantian lampu akan dilakukan?
Target pelaksanaan diperkirakan berlangsung sejak awal 2026 dan diupayakan rampung paling lambat pertengahan tahun. Proses ini tidak hanya memasang lampu baru, tetapi juga mengganti lampu yang sudah tidak berfungsi serta memperbarui tiang-tiang tua yang tidak layak.
“Kami menargetkan paling lambat pada bulan keenam, pemasangan dan penggantian lampu—termasuk penanganan tiang-tiang yang sudah tua—bisa diselesaikan. Insya Allah, seluruhnya tuntas dalam dua hingga tiga bulan di tahun 2026,” jelas Fadli.
Langkah ini diharapkan mampu menurunkan risiko kecelakaan, terutama di malam hari. Jalan-jalan yang sebelumnya gelap akan lebih terang, membuat aktivitas bubuhan di jalan jadi lebih aman. Pahamlah ikam, pentingnya penerangan ini bukan sekadar estetika, tapi soal keselamatan setiap hari.
Apa manfaat tambahan dari program penerangan jalan ini bagi Balikpapan?
Selain aspek keamanan, program ini mendukung kenyamanan warga yang berkegiatan malam. Penerangan yang memadai membuat jalan lebih terlihat, memudahkan pengendara, dan memberikan rasa aman bagi pejalan kaki.
Fadli menambahkan, Dishub juga memiliki tanggung jawab tambahan pada 2026, yakni memastikan kelancaran lalu lintas kota.
“Selain menjalankan tugas-tugas yang sudah ada, Dinas Perhubungan kini mengemban satu tanggung jawab tambahan, yakni memastikan arus lalu lintas di Balikpapan tetap lancar,” katanya.
Program ini juga mendukung visi Wali Kota Balikpapan untuk membangun kota yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Nah’ itu sudah, jadi setiap langkah Dishub bukan cuma soal lampu, tapi soal membangun kota yang lebih hidup di malam hari.
Seberapa besar progres pemasangan lampu selama tahun sebelumnya?
Sepanjang tahun 2025, Dishub telah memasang sekitar 5.400 lampu di berbagai titik kota. Meski begitu, kebutuhan lampu penerangan masih tinggi, terutama di kawasan permukiman, jalan lingkungan, serta jalur penghubung antarwilayah.
Program 2026 akan menambah 4.500 lampu lagi sehingga totalnya semakin merata dan cakupan penerangan meningkat. Langkah ini dianggap penting untuk mendukung keamanan, kenyamanan, dan mobilitas bubuhan di Balikpapan.
Fadli menegaskan bahwa program ini selaras dengan visi pembangunan kota.
“Hal ini menjadi catatan penting, mengingat kebutuhan lampu penerangan adalah aspek yang tak bisa dipisahkan dalam mendukung visi dan misi Bapak Wali Kota agar Balikpapan terus berkembang,” pungkasnya.
Ikhtisar
Dishub Balikpapan menargetkan pemasangan 4.500 lampu penerangan jalan di sepanjang 2026. Program ini mencakup pemasangan lampu baru, penggantian lampu rusak, serta peremajaan tiang tua. Tujuannya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas. Penerangan jalan juga mendukung kelancaran mobilitas bubuhan dan memperkuat visi Wali Kota Balikpapan membangun kota aman dan berkelanjutan.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya banyak yang semakin paham soal penerangan jalan di kota kita Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
1. Berapa jumlah lampu yang akan dipasang Dishub Balikpapan pada 2026?
Dishub menargetkan pemasangan 4.500 lampu di seluruh wilayah kota.
2. Apa saja yang termasuk dalam program penerangan jalan 2026?
Program meliputi pemasangan lampu baru, penggantian lampu rusak, dan peremajaan tiang lampu tua.
3. Bagaimana progres pemasangan lampu pada 2025?
Sepanjang 2025, Dishub telah memasang 5.400 lampu di berbagai titik, terutama di jalan utama dan kawasan permukiman.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.