Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Jelang Akhir Tahun 2025, Pemkot Balikpapan Beri Imbauan Tegas untuk ASN

Rizkiyan Akbar • Selasa, 30 Desember 2025 | 15:31 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Pemerintah Kota Balikpapan mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak merayakan Tahun Baru secara berlebihan. Imbauan ini disampaikan menjelang pergantian tahun sebagai bentuk empati kepada daerah-daerah yang sedang dilanda bencana, sekaligus untuk memastikan pekerjaan pemerintahan tetap tuntas sebelum tahun anggaran berakhir.

Penasaran kenapa ASN diminta tetap fokus kerja dan menahan euforia akhir tahun? Yuk, simak ulasan berikut ini sampai akhir biar ikam paham konteksnya secara utuh, Cess!

Baca Juga: TKD Balikpapan Dipangkas, Pemkot Siapkan Strategi Cerdas Kelola APBD 2026

Kenapa ASN Balikpapan Diimbau Tidak Merayakan Tahun Baru Berlebihan?

Pemkot Balikpapan menilai akhir tahun sebagai fase penting yang menentukan kelancaran pemerintahan ke depan. Karena itu, ASN diimbau menjaga sikap, termasuk dalam merayakan Tahun Baru, agar tetap selaras dengan situasi nasional yang sedang berduka akibat bencana alam di sejumlah daerah.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa imbauan ini bukan larangan mutlak, melainkan ajakan menjaga empati sosial. ASN diharapkan bisa menempatkan diri dan memberi contoh sikap sederhana kepada masyarakat luas.

Menurutnya, sikap tidak berlebihan ini juga mencerminkan kepekaan sosial. Ya’kalo melihat kondisi saudara-saudara di daerah lain, pahamlah ikam, momen akhir tahun bukan sekadar soal selebrasi.

Apa Fokus Utama Pemerintah Kota Menjelang Tutup Tahun Anggaran?

Menjelang 31 Desember, banyak pekerjaan administrasi yang harus diselesaikan tepat waktu. Agus menekankan bahwa laporan, pembayaran tagihan, hingga urusan administratif lain masih menumpuk dan tidak bisa ditunda ke tahun berikutnya.

“Masih banyak pekerjaan yang perlu dituntaskan, mulai dari penyusunan hingga finalisasi laporan, pembayaran tagihan, sampai berbagai urusan administratif lainnya. Waktu yang tersisa hanya tiga hari, jadi jangan sampai ada pekerjaan yang terlewat dan berujung menjadi persoalan di tahun berikutnya, terutama terkait anggaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, periode akhir tahun adalah masa krusial. Jika lengah sedikit saja, dampaknya bisa panjang. Nah’ itu sudah, kerjaan numpuk tapi fokus buyar, tentu bukan pilihan bijak.

Bagaimana Sikap Pemkot Terkait WFA dan Kondisi Balikpapan?

Secara nasional, kebijakan work from anywhere atau WFA memang ada. Namun menurut Agus, kondisi Balikpapan relatif terkendali, termasuk dari sisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

“Secara nasional, Kementerian PAN-RB memang telah menetapkan kebijakan work from anywhere (WFA). Namun, kondisi di Balikpapan masih terbilang terkendali, termasuk soal kemacetan. Karena itu, kami berharap ASN tetap menjalankan aktivitas kerja seperti biasa,” ujarnya.

Aktivitas kota yang masih berjalan normal menjadi alasan kuat Pemkot untuk menjaga ritme kerja ASN. Tidak ada urgensi untuk mengendurkan kinerja, apalagi waktu tersisa sangat terbatas.

Bagaimana Aturan Cuti ASN di Akhir Tahun?

Pemkot Balikpapan menegaskan hak cuti ASN tetap berlaku. Namun, pelaksanaannya harus mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan pelayanan publik agar tidak terganggu.

“Cuti merupakan hak setiap pegawai. Namun, jika pimpinan menilai kehadiran pegawai tersebut masih diperlukan untuk menuntaskan pekerjaan, maka yang bersangkutan bisa diminta tetap bekerja. Sebaliknya, apabila tugasnya masih dapat dialihkan atau ditangani oleh pegawai lain, hak cuti tetap dapat diberikan,” pungkasnya.

Dengan kata lain, fleksibel tapi tetap bertanggung jawab. ASN diminta saling memahami kondisi kerja masing-masing. Bagikan jua info ini ke bubuhan ikam, supaya kekawalan ikam sama-sama paham aturan mainnya.

Kesimpulan Singkat:

Pemkot Balikpapan mengajak ASN menahan euforia Tahun Baru, menjaga empati sosial, dan fokus menuntaskan pekerjaan akhir tahun. Dengan disiplin kerja dan kepekaan terhadap kondisi nasional, pelayanan publik diharapkan tetap optimal.

Yuk, bagikan artikel ini ke bubuhan ikam, Cess! Agar makin banyak yang paham konteksnya.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

 

FAQ

1. Apakah imbauan ini berarti ASN dilarang merayakan Tahun Baru?

Tidak. Imbauan bersifat ajakan agar tidak berlebihan dan tetap menjaga empati serta fokus kerja.

2. Apakah ASN masih boleh mengajukan cuti akhir tahun?

Boleh, selama tidak mengganggu penyelesaian tugas dan pelayanan publik.

3. Kenapa Balikpapan tidak menerapkan WFA penuh?

Karena kondisi kota dinilai terkendali dan aktivitas pemerintahan masih berjalan normal.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti apel bersama dengan mengenakan seragam Korpri biru di Balikpapan.
Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti apel bersama dengan mengenakan seragam Korpri biru di Balikpapan.

Editor : Arya Kusuma
#asn #balikpapan #pemkot balikpapan #tahun baru