Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Harga Bahan Pokok di Balikpapan Meroket Jelang Nataru 2025, Cabe Tembus Rp80 Ribu!

Rizkiyan Akbar • Senin, 8 Desember 2025 | 07:37 WIB

Pedagang di pasar tradisional Kota Balikpapan.
Pedagang di pasar tradisional Kota Balikpapan.

Balikpapan TV - Minggu, 7 Desember 2025, Hai Cess! Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Balikpapan mulai merangkak naik jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kenaikan paling menonjol terjadi pada beras dan telur ayam ras—dua komoditas wajib yang hampir setiap hari nongol di meja makan warga. Selain itu, sejumlah bumbu dapur juga mengalami kenaikan yang signifikan.

Nah, penasaran bahan pokok dan bumbu dapur apa saja yang naik di Balikpapan jelang Nataru 2025? Yuk, lanjut baca artikel ini sampai habis, Cess!

Baca Juga: Pelaku Usaha Wajib Pasang Palet! Pemkot Balikpapan Ingatkan Sanksi Tembus Rp2 Miliar

Apa Saja Bahan Pokok yang Naik di Balikpapan Jelang Nataru 2025?

Harga beras kini menembus Rp15.000 per kilogram, sementara beras kemasan 5 kilogram sudah menyentuh Rp80.000. Telur ayam ras pun mengikuti tren serupa dengan harga mencapai Rp60.000 per piring.

Kondisi ini dipengaruhi meningkatnya permintaan menjelang libur panjang serta penyesuaian dari pemasok yang terjadi rutin setiap akhir tahun.

“Kenaikan harga ini biasanya terjadi karena permintaan naik jelang akhir tahun dan ada penyesuaian dari pemasok,” jelas Nur, pedagang sembako di Pasar Klandasan.

Menariknya, tidak semua komoditas ikut bergerak. Minyak goreng, gula, dan sejumlah bahan pokok lain masih stabil. Catatan pedagang menunjukkan komoditas tersebut belum terdampak fluktuasi besar.

Apa Saja Bumbu Dapur yang Mengalami Kenaikan Signifikan?

Kenaikan juga merembet ke komoditas bumbu dapur seperti cabai, tomat, bawang putih, dan bawang merah. Harga cabai tembus Rp80.000 per kilogram, sementara bawang putih dan bawang merah mencapai Rp60.000 per kilogram.

Menurut Suprihatin, pedagang di Pasar Klandasan, penyebab utamanya adalah pasokan yang tersendat akibat musim hujan di berbagai daerah penghasil.

“Karena barangnya didatangkan dari luar daerah dan pasokannya berkurang akibat hujan, kami kesulitan memastikan harga tetap stabil setiap hari,” ungkapnya.

Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat pasokan datang tidak seragam, memaksa pedagang menyesuaikan harga secara bertahap mengikuti perubahan stok harian.

Apa Penyebab Utama Kenaikan Harga Tahun Ini?

Faktor cuaca dan permintaan adalah dua penyebab terbesar lonjakan harga jelang Nataru 2025.

Musim hujan mempersulit proses distribusi dari sentra produksi seperti Jawa dan Sulawesi. Truk logistik sering mengalami keterlambatan, sehingga pasokan ke Balikpapan ikut terhambat.

Di sisi lain, konsumsi meningkat menjelang perayaan agama dan libur panjang. Kenaikan permintaan membuat stok cepat menipis di tingkat distributor. 

Apakah Kenaikan Harga Ini Bisa Berlanjut Selama Liburan?

Menurut pedagang, potensi kenaikan masih ada selama intensitas hujan tetap tinggi.

Setiap kali pasokan tersendat, harga di lapangan akan merespons dengan cepat. Namun, jika masyarakat memutuskan untuk menahan belanja dan membeli seperlunya, harga bisa kembali lebih terkendali.

Pedagang menyarankan pembeli cerdas memantau harga harian sebelum belanja kebutuhan besar. Tren harga jelang Nataru biasanya fluktuatif tetapi tidak terus melonjak tanpa batas.

Apa Imbauan Pedagang dan Pemerintah kepada Masyarakat?

Pemerintah bersama pedagang mengajak masyarakat mengatur belanja secara lebih terukur. Belanja sesuai kebutuhan dianggap langkah paling bijak di tengah fluktuasi harga.

Pemerintah memastikan bahwa kondisi pasar masih dalam kategori terkendali meski ada kenaikan di sejumlah komoditas.

Pemerintah juga mengimbau warga tidak perlu panik menghadapi perubahan harga saat musim liburan. Koordinasi dan pemantauan pasar terus dilakukan untuk mencegah kenaikan yang tidak wajar.

Baca Juga: Hadiah Rp100 Juta! Festival Dayung Manggar 2025 di Balikpapan Dibuka, Buruan Daftar!

Tips Singkat Agar Belanja Tetap Terkontrol Jelang Nataru

1. Cek harga terbaru di pasar terdekat sebelum belanja mingguan.

2. Prioritaskan kebutuhan harian, hindari membeli stok berlebih.

3. Beli dari pedagang yang sama untuk mendapatkan harga konsisten dan komunikasi yang lebih mudah.

Kalau menurut Ikam informasi ini bermanfaat, yuk bagikan artikel ini, Cess! Biar mereka juga makin melek kondisi harga bahan pokok terbaru di Balikpapan jelang Nataru 2025.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

1. Apakah kenaikan harga akan berlangsung sampai awal Januari?

Potensinya ada, terutama jika hujan deras terus menghambat distribusi dan permintaan tetap tinggi.

2. Bahan pokok apa yang paling stabil jelang Nataru?

Minyak goreng, gula, serta beberapa kebutuhan dasar lainnya masih berada pada harga yang relatif tetap.

3. Bagaimana cara mencegah pengeluaran dapur membengkak?

Belanja seperlunya, cek harga harian, dan prioritaskan kebutuhan utama.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#bumbu dapur #balikpapan #nataru 2025 #harga bahan pokok #pasar klandasan