Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Balikpapan Menyala! 7 Pelaku Ekonomi Kreatif Raih Penghargaan Bergengsi

AdminBTV • Minggu, 7 Desember 2025 | 22:36 WIB

Perwakilan PT Balikpapan TV berpose usai menerima penghargaan pada malam penganugerahan Balikpapan Creative Award 2025.
Perwakilan PT Balikpapan TV berpose usai menerima penghargaan pada malam penganugerahan Balikpapan Creative Award 2025.

Balikpapan TV - Minggu, 7 Desember 2025, Hai Cess! Malam apresiasi bagi para pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) Kota Balikpapan akhirnya mencapai puncaknya pada Minggu (7 Desember 2025), melalui gelaran Balikpapan Creative Award 2025.

Acara bertema “Kreatif Bergerak, Balikpapan Menyala” ini sukses mengguncang Halaman Balikpapan Creative Center, Gedung Parkir Klandasan Lantai 1, sejak pukul 19.00 WITA hingga selesai.

Di balik panggung yang meriah, ada banyak cerita hangat dan inspiratif yang perlu kamu simak sampai habis. Soalnya, tiap detiknya penuh arti—mulai dari hadirnya tokoh penting, proses kurasi ketat, sampai pengumuman tujuh pemenang terbaik. Yuk teruskan bacaannya, Cess!

Siapa Saja Tokoh yang Hadir Memeriahkan Malam Apresiasi Ini?

Photo
Photo

Acara dibuka langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Dr. Rahmat Mas’ud, S.E., M.E., didampingi Ketua Umum Forum Ekraf, Hj. Nurlena Rahmad Mas'ud, S.E.

Turut hadir mendampingi: Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. Bagus Susetyo, MM; Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman; Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Ratih Kusuma; Ketua MUI Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rasyid Bustomi, S.Pd., M.Pd.; serta Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, S.T., M.T.

Photo
Photo

Kehadiran lintas tokoh ini menunjukkan satu pesan: kreativitas bukan hanya hiburan, tapi bagian dari identitas dan masa depan ekonomi kota.

Baca Juga: Hadiah Rp100 Juta! Festival Dayung Manggar 2025 di Balikpapan Dibuka, Buruan Daftar!

Apa yang Membuat BCA 2025 Jadi Sorotan Pelaku Ekonomi Kreatif Balikpapan?

Gelaran ini menjadi momen penting karena merupakan penyelenggaraan perdana yang langsung membuka lembaran baru bagi ekosistem kreatif lokal.

Photo
Photo

Christina Yanti, Ketua Panitia BCA 2025, menegaskan bahwa ajang ini menjadi pijakan awal bagi Balikpapan untuk berdiri di garis depan perkembangan ekonomi kreatif nasional.

“Balikpapan Creative Award ini adalah yang pertama di Balikpapan bahkan di Indonesia. Harapannya, Balikpapan dapat menjadi pionir dan contoh bagi perkembangan ekonomi kreatif nasional,” ujarnya.

Acara yang dirancang sebagai bentuk penghargaan ini langsung menarik sorotan karena melibatkan subsektor kreatif yang lengkap dan lintas bidang. Energinya terasa, apalagi seluruh peserta datang dengan karya terbaiknya.

Bagaimana Proses Seleksi hingga Terpilihnya Tujuh Pemenang?

BCA 2025 melalui proses seleksi ketat yang melibatkan tujuh subsektor: musik, seni pertunjukan, fashion, kuliner, seni rupa, kriya, TV & radio, serta fotografi.

“Kami melakukan kurasi dari 50 peserta, disaring menjadi 27, dan kemudian mengerucut pada tujuh nominator terbaik dari yang terbaik,” tambah Christina.

Metode kurasi ini memastikan bahwa tiap karya yang masuk ke panggung final benar-benar mewakili kualitas tertinggi dari tiap subsektor. Inilah momen ketika kualitas berbicara lantang.

Siapa Tujuh Pemenang yang Membawa Pulang Penghargaan BCA 2025?

Photo
Photo

Satu per satu nama diumumkan, diiringi riuh tepuk tangan audiens. Mereka adalah pelaku ekonomi kreatif yang tak hanya menyumbang karya, tapi juga energi positif bagi perkembangan industri kreatif Balikpapan.

Berikut tujuh pemenangnya:

1. Kharisma Habibah – Seni Pertunjukan, materi: “Junjung”

2. Nurlisda Meivana Azhar, SE – Kuliner, materi: “Makanan untuk Stunting”

3. Mohamad Alfi – Kriya, materi: “Akar Ulin”

4. Fransiska, S.Si – Penerbitan, materi: “Taman Bacaan”

5. Primas G. Prihanta – Fashion, materi: “Kimochan”

6. Cevin Immanuel B. Sidabutar – Musik, materi: “Out Class Band”

7. PT Balikpapan TV – Kaltim Post Group – TV & Radio, materi: Program literasi seni budaya “Guyup Rukun”

Nama-nama ini jadi wajah baru kebanggaan kota. Sebuah bukti bahwa kreativitas tidak mengenal batas, dan selalu punya ruang untuk tumbuh.

Apa Pesan Panitia bagi Peserta yang Belum Terpilih Tahun Ini?

Di akhir acara, Christina menyampaikan pesan penuh semangat untuk para nominator yang belum berhasil membawa pulang penghargaan. Ia menegaskan bahwa karya kreatif tidak berhenti karena satu hasil, tapi terus bergerak bersama proses.

“Untuk para nominator yang belum berhasil malam ini, teruslah berkarya dan buktikan bahwa kalian bisa. Kami akan kembali menggelar Balikpapan Creative Award pada tahun 2026,” pungkasnya.

Malam itu ditutup dengan suasana hangat. Semua pulang membawa motivasi baru. Karena dalam dunia kreatif, perjalanan adalah bagian dari kemenangan.

Yuk, sebarkan energi positif kreatif Balikpapan ini ke bubuhan ikam! Biar mereka juga ikut terinspirasi, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, ‘Bukan Sekadar Info Biasa!’

 

FAQ

1. Apa tujuan utama Balikpapan Creative Award 2025?

Untuk memberi apresiasi kepada pelaku kreatif lokal dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Balikpapan.

2. Ada berapa subsektor yang ikut serta dalam BCA 2025?

Terdapat tujuh subsektor: musik, seni pertunjukan, fashion, kuliner, seni rupa, kriya, TV & radio, serta fotografi.

3. Apakah acara BCA akan diadakan lagi tahun depan?

Ya, panitia memastikan BCA akan kembali digelar pada tahun 2026.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#balikpapan #Balikpapan Creative Award 2025 #pelaku ekonomi kreatif #ekraf